Ternyata Dia Jodoh Ku

Ternyata Dia Jodoh Ku
EPISODE 28


__ADS_3

Kak Arga menggit bibir bawah ku dengan pelan tanpa sadar mulut ku otomatis tebuka aku bisa merasakan sepertinya lidah kak Arga sedang bermain didalam sana. Aku masih berperang dengan otak ku rasanya aneh tapi nikmat perlahan aku menutup mataku dan menikmatinya. Seketika bayangan kak jordi dikepalai tanpa berpikir panjang aku langsung mendorong badan kak Arga dengan sekuat tenaga ku.


" kakak keterlaluan " kataku


lalu aku pergi berlari meninggal kan kak Arga dan keranjang sampah ku juga tertinggal disana.


" keranjang sampah tadi mana nan.." kata Rangga


" eh iya dimana iya.. sepertinya aku lupa membawa nya" memang benar aku lupa membawa nya gara-gara ulah kak Arga tadi.


" lho tadi buang sampah nya dimana?" rangga


" di belakang sana" kataku


rangga menggelengkan kan kepalanya dan pergi meninggalkan tempat ini sepertinya dia mau mengambil keranjang sampah tersebut.


" nan lho kenapa? bobi


" gue ngk kenapa-kenapa kok.."


" muka kamu merah"


" perasaan biasa aja deh bob"


" baju sama rambut kamu kenapa?"


" hah.. kenapa emang baju sama rambut aku?"


" ditanya malah nanya balik. ngk biasanya baju kamu berantakan kayak gitu rambut kamu juga acak-acakan macam kuntilanak kehilangan sisir aja loh , sebenar nya kamu dari mana?"


" seburuk itu kah?" kataku lagi


" mmm ( bobi sambil mengangguk kan kepalanya) sebenarnya lho tadi dari mana?"


" gue abis buang sampah... ah... ia...benar buang sampah" kataku


" biasa aja kali nan jawabnya. jadi curiga gue?".


" kepo banget sih lho"

__ADS_1


" nan tadi lho darimana" rangga


" dari belakang"


" lho kebelakang ngapain?"


" iya buang sampah lah.. masa iya gue tidur"


" trus keranjang sampah nya mana?"


" ya ketinggalan disana.."


" gue udah dari sana nan.. dan ngk ada keranjang sampah disana tapi sampah yang baru di buang ada"


" lagi pula ngk logika deh nan?? masa lho ninggalin keranjang nya gitu aja" bobi


" lho berdua kenapa sih??? curiga banget deh sama gue"


" kita cuman nanya lho doang kok.. malah dibilang curiga" rangga


" ya nanya ny ngk usah gitu banget lah.. macam nyuri aja gue"


" nan ini keranjang sampah kamu ketinggalan" kak Arga


" kenapa bisa ini jadi sama kakak?" bobi


" gue tadi pinjam dari nanda" kak Arga


" bukan ny tadi lho bilang keranjang ny ketinggalan yah nan?? trus kenapa kak Arga bilang pinjam dari lho?" bobi


tiba -tiba aja aku dan kak Arga sama-sama menjawab namun jawaban kami berbeda.


" oh iya gue lupa kak Arga tadi minjam dariku"


" sebenarnya tadi gue liat nanda bawa ini pas gue buang sampah ternyata keranjang ny ketinggalan"


" yang benar nya mana sih ketinggalan apa minjam? rangga


" yang benar nya adalah pas nanda buang sampah tidak sengaja bertemu dengan kak arga. kemudian sesuatu terjadi disana dan karena sesuatu tersebut nanda tidak menyadari meninggal kan keranjang nya " bobi

__ADS_1


" sial..." kataku namun masih bisa terdengar oleh rangga, bobi dan juga kak Arga.


" lho tau darimana" Rangga


" lihat penampilan nanda..rambut acak-acakan, baju berantakan, muka pucat? lho pikirin aja sendiri mereka ngapain?" bobi


" hahahahaha.... iya juga iya"


aku langsung menendang keranjang tersebut dan pergi meninggal kan mereka. aku masuk ke kelas.


" awas lho ber dua" kataku


dan mereka berdua langsung tertawa.


setelah aku masuk tidak berapa lama bobi dan rangga masuk. bobi berjalan melewati bangku ku karna bangku nya berada di paling belakang. dia memasukkan kedua tangannya kedalam saku celana nya sambil ber siul.


dan rangga juga sambil senyum-senyum. aku tau mereka sedang mengejek ku.


" hmmmm.. khmmmm.. hm.." rangga


" lho batuk" bobi


"iya..."


" kirain demam"


" apa hubungan nya?"


" kalian berdua kekompakan sama nanda" bobi


" apa hubungan nya"


" lho batuk dan nanda panas dingin. jadi kalian berdua kompakan"


seketika saja rangga dan bobi tertawa meledek ku.


" kalian berdua bisa diam ngk??? nanda


" hahahaha bidadari marah" bobi

__ADS_1


" cinta ku bersemi di SMA GARUDA." kini giliran rangga yang bernyanyi.


aku langsung ambil handset dan kuputar lagu di hp ku. aku memasang nya ke kuping ku, setidaknya aku tidak mendengar mereka lagi mengejek ku. aku, adrian, dimas, sarah, melati, bobi, dan juga rangga kami masih berada di kelas yang sama dan kami mengambil posisi yang sama juga karna memang kami sudah dekat dan kami mengambil jurusan yang sama ya itu IPA. dan diantara kami ada yang gk suka ipa, diantara nya Adrian, melati dan juga Bobi. tapi karena tidak mau pisah kelas akhirnya mereka bertiga ngikut kami. oh ya untuk saat ini Adrian,dimas,melati, dan juga sarah sedang memandu mos. yang jadi ketua osis sekarang adalah Adrian dan wakil nya adalah Dimas.


__ADS_2