Ternyata Dia Jodoh Ku

Ternyata Dia Jodoh Ku
EPISODE 151


__ADS_3

kini mereka berada di dalam mobil, Kevin diam dan hanya memandangi Nadia.


" terima kasih kamu lagi-lagi menolongku" kata Nadia sambil tertunduk


" kenapa kamu keluar dari hotel?" kata Kevin


" aku sangat membutuhkan uang, jadi aku bekerja di tempat itu" kata Nadia


" lalu dengan bekerja di tempat seperti itu apakah kamu sudah mendapatkan uang nya" kata Kevin


" lalu apa yang bisa saya lakukan,, orang sepertiku tidak gampang untuk mencari uang sebanyak itu" kata Nadia


" setidaknya kamu bisa bercerita kepadaku" kata Kevin


" aku tidak mau membebani mu lagi, aku tahu kamulah yang membayar biaya rumah sakit Nadine" kata Nadia


" kamu tahu dari mana aku yang membayarnya" kata Kevin


" aku tidak memiliki seseorang pun yang dapat membantu dan menolong ku. hanya kamu yang selalu membantuku disaat aku susah" kata Nadia


" apa pekerjaanmu di dalam bar itu" kata Kevin


" aku hanya bekerja sebagai pengantar minuman saja" kata Nadia


" selama kamu bekerja di situ apakah terjadi sesuatu yang buruk kepadamu?" kata Kevin


" tidak.... aku baik-baik saja" kata Nadia


" syukurlah..." kata Kevin


Kevin langsung menarik tubuh Nadia ke dalam pelukannya, dan Nadia juga membalas pelukan Kevin.


" jika kamu dalam keadaan sulit, ceritalah kepadaku, aku akan membantumu" kata Kevin


" aku berhutang Budi sangat banyak kepadamu, aku tidak akan pernah melupakan ini" kata Nadia


" jangan pernah menganggapku orang lain" kata Kevin


kemudian Kevin melepaskan pelukannya.


" Nadia.... aku tidak pernah merasakan ini sebelumnya dengan wanita lain. tetapi jika aku bersamamu aku merasa sesuatu yang aneh. aku merasa sangat bahagia bersamamu, apa kamu mau menjadi pacarku?" kata Kevin


" aku mau....." kata Nadia langsung memeluk tubuh Kevin

__ADS_1


" terima kasih kamu telah menerima aku" kata Kevin mencium keningnya Nadia


" aku yang berterima kasih kepadamu. seburuk apapun aku kamu selalu ada bersamaku" kata Nadia


" apapun yang terjadi, jangan pernah meninggalkanku lagi" kata Kevin


"........." Nadia hanya menganggukkan kepalanya


" mari aku antar kamu pulang" kata Kevin


kemudian Kevin melajukan mobilnya, ke alamat yang diberikan oleh Nadia.


" aku tidak menyangka ternyata kamu memiliki saudara kembar?" kata Nadia


" apa Dia mengganggumu?" kata Kevin


" tidak.... aku hanya salah paham saja kepada nya, aku pikir dia itu adalah kamu" kata Nadia


" kami sudah biasa mengalamin itu" kata Kevin


" kalian tidak ada bedanya, sangat sulit untuk mengenali kalian berdua" kata Nadia


" kalau orang yang sudah sering bertemu dengan kami, mereka sudah bisa mengenali kami" kata Kevin


" apa kamu menyukai dia juga?" apa Kevin


" hahaha... tidak seperti itu, meskipun kalian kembar, tetapi kalian sangatlah berbeda" kata Nadia


" apa bedanya aku Dan Dia?" kata Kevin


" dia lebih ramah dibanding dengan dirimu" kata Nadia


" dia hanya ramah kepada wanita cantik seperti dirimu saja" kata Kevin


kini mereka sudah sampai di rumah Nadia, Kevin melihat rumah Nadia hanya bangunan kecil dan sederhana.


" kamu tinggal sendiri di sini" kata Kevin


" iya.... semenjak nenek meninggal, kami berdua dengan Nadine tinggal di sini. namun Nadine sudah meninggal, kini hanya aku yang tinggal di sini" kata Nadia


" rumah ini cocok denganmu, tidak terlalu besar untuk kamu tinggal sendiri" kata Kevin


" apa kamu tidak merasa risih dengan rumahku?" kata Nadia

__ADS_1


" kenapa aku harus merasa risih?" kata Kevin


" aku hanyalah anak orang miskin, sementara kamu anak orang kaya. rumahku sangat jauh berbeda dengan rumahmu" kata Nadia


" sebegitu buruknya kah penilaianmu terhadap ku?" kata Kevin


" kebanyakan orang kaya seperti itu" kata Nadia


" tapi aku tidak seperti mereka" kata Kevin


" lalu apa keluargamu setuju jika mereka tahu kamu berpacaran dengan ku?" kata Nadia


" keluarga aku juga tidak seperti itu, suatu saat nanti aku akan mengajak mu bertemu dengan kedua orang tuaku" kata Kevin


Nadia membuatkan minuman dan cemilan untuk Kevin.


" silakan diminum" kata Nadia


" terima kasih" kata Kevin


setelah beberapa menit Kevin berada di dalam rumah Nadia kini Kevin waktunya pulang.


" kalau begitu saya pamit dulu untuk pulang" kata Kevin


" kamu hati-hati" kata Nadia


" mana ponselmu?" kata Kevin


" ini.... untuk apa?" kata Nadia memberikan ponselnya kepada Kevin


kemudian Kevin memasukkan nomornya kedalam ponsel Nadia, dan setelah itu ponsel Kevin berdering.


" ini nomorku,,, jangan diblokir lagi" kata Kevin mengembalikan ponselnya Nadia


" maaf,,, saya pikir itu mantan pacarku" kata Nadia


" jangan mengungkit nya lagi jika kamu sedang bersama aku" kata Kevin


"........" Nadia hanya menganggukan kepalanya


" jaga dirimu " kata Kevin sambil mengusap kepala bagian depan Nadia


" kabari aku setelah sampai" kata Nadia

__ADS_1


" oke baiklah..." kata Kevin


__ADS_2