
LIMA TAHUN KEMUDIAN
hari ini adalah waktunya bagi Alvin kembali ke Indonesia, dia berhasil melakukan operasi terhadap tulang kakinya. dan dia juga sudah bisa berjalan sama seperti dahulunya, namun kakinya tidak bisa mengeluarkan tenaga yang sangat banyak, seperti berlari dan menendang.
sementara Chika dan Aditya mereka sudah lebih dulu berangkat 5 bulan yang lalu ke Indonesia. sedangkan Radit sudah 4 tahun di Indonesia mengurus bisnisnya.
1 bulan lagi adalah hari pernikahan Kevin dan juga Nadia. kini Alvin sudah duduk di dalam pesawat, sebelum pesawat mereka berangkat Alvin memandang dari balik jendela.
dia melihat seorang perempuan menggunakan dress merah di atas lutut, sepatu heels, kacamata hitam dan rambut panjang terurai.
Wanita tersebut berlari ke arah pesawat dan sambil menarik sebuah koper miliknya. Alvin tertawa saat wanita itu terjatuh gara-gara tumit sepatu yang dia gunakan terlalu tinggi.
wanita itu membuka sepatu itu dan menenteng nya, akhirnya dia berjalan memasuki pesawat tanpa menggunakan alas kaki.
" hem.... dasar wanita... rasain lho.. udah tau perjalanan jauh ngapain juga pake dandanannya seperti itu, memang nya mau syuting apa?" kata Alvin, tanpa Alvin sadari wanita itu sudah duduk disebelah nya.
namun Alvin tidak bisa melihat wajahnya karena wanita tersebut menutupi wajahnya menggunakan majalah.
__ADS_1
" huh.... dia yang berdandan seperti itu tapi gue yang tidak bisa duduk dengan tenang" kata Alvin
" mulut lho bisa diam nggak, gue ngerti bahasa Indonesia. jadi berhenti lo ngatain gue" kata wanita itu tanpa mengalihkan majalah tersebut.
Alvin langsung terdiam dan malu mendengarkan perkataan wanita itu.
sambil membaca majalah wanita itu juga mengunyah sebuah permen karet, dia tidak lupa memainkan permen karet tersebut yang berada di dalam mulutnya membuat sebuah balon dan kemudian mengeluarkan sebuah bunyi.
" mba berisik banget sih... gue nggak bisa tidur tau nggak" kata Alvin
" kalau lo mau tidur, kenapa tidak naik pesawat pribadi aja?" kata wanita itu
" ngatain orang tidak sopan santun, nyatanya lho sendiri menertawakan seorang wanita yang sedang kesusahan" kata wanita itu
" kalau wanitanya sepertimu, pantas aja diketawain. apa lho tidak tahu arti fashion?" kata Alvin
" gue tidak mengerti itu semua, gue hanya melakukan apa yang membuat gue senang" kata wanita itu
__ADS_1
" percuma saja gue berdebat denganmu, gue bisa gila jika terus melawan mu" kata Alvin mengalihkan wajahnya sambil melipat kedua tangannya
" gue tidak butuh lho menjawab gue" kata wanita itu namun Alvin tidak menjawab wanita itu lagi dia lebih memilih untuk diam.
melihat sikap Alvin yang di seperti itu, wanita itu tidak bisa terima. kemudian wanita tersebut membuang permen karet menggunakan mulutnya ke arah Alvin.
Alvin yang menyadari ada sesuatu jatuh di bagian pahanya akhirnya dia membuka matanya.
" lo apaan sih,,,,, jorok banget tau nggak" kata Alvin sambil berdiri. akhirnya karena sudah tidak nyaman duduk di sana, Alvin pergi meninggalkan wanita itu dan mencari bangku yang kosong untuk didudukin.
wanita itu merasa rencananya berhasil, akhirnya dia tersenyum bahagia. dan tidak lama kemudian seorang om-om datang menemui wanita tersebut.
"excuse me Miss that's my bench (permisi Nona itu bangku saya) " kata lelaki itu menggunakan bahasa Inggris
" what??? but the man sitting here was not you ( apa??? tetapi pria yang duduk di sini tadi bukan kamu)" kata wanita itu membalasnya menggunakan bahasa Inggris juga
" orang itu sudah membayar kursiku 5 kali lipat" kata lelaki itu menggunakan bahasa Inggris
__ADS_1
akhirnya wanita itu hanya diam dan mengalah.