Ternyata Dia Jodoh Ku

Ternyata Dia Jodoh Ku
EPISODE 71


__ADS_3

Radit menyadari nanda masuk dia sekilas melihat nanda, ternyata nanda datang membawa sebuah nampan berisi dua gelas susu hangat.


Radit langsung berdiri membantu nanda, nanda tadi pergi meninggalkan Radit untuk membuat susu. karena dia melihat Radit sedang bekerja.


" terima kasih"


" hanya hal kecil saja"


" ruang kerja kamu besar sekali"


" ruang kerja kita sayang"


" ini semua buku mu? apa kamu sudah membaca semuanya"


" hmm.." Radit sambil fokus ke laptop nya


" tentu butuh waktu ku seumur hidup untuk membaca semua ini"


Radit hanya tersenyum. nanda melihat Radit yang begitu fokus bekerja, akhirnya dia diam. dia melihat lihat buku Radit dan sepertinya sebuah buku menarik perhatiannya .


buku tersebut berkitan dengan arsitek, akhirnya dia mengambil dan membaca buku itu. dia duduk di sofa yang terdapat di ruang kerja Radit.


semakin serius nya Radit bekerja hingga tidak terasa sudah jam dua belas malam. dia merenggang kan semua otot nya hingga di menyadari sesuatu.


Radit langsung melempar kan pandangan nya ke semua sudut ruangan nya untuk mencari nanda. dia melihat nanda sebelah tangan nya memegang buku dan sambil tertidur.


Radit tersenyum melihat nanda yang sedang tertidur disana.


" astaga.... ck... aku melupakan nya"


" bahkan di saat tidur pun dia sangat cantik"


Radit menghampiri nanda dan menggendong nya kekamar mereka. dia tidak lupa mencium kening nanda.


" selamat malam sayang"


hari ini zoan datang ke kantor nya nanda untuk bertemu dengan Radit sekaligus ingin meminta hasil progress pembangunan apartemen kakak nya.


" gimana kabar kak Radit,?"


" seperti yang kamu lihat. apa yang membuat mu datang ke kantor ku "


" akh.... kak Kim meminta hasil progress pembangun apartemen nya."

__ADS_1


" tunggu sebentar"


Radit menelpon sekretaris nya.


" segera suruh yang menangani pembangunan apartemen Putra kesini, untuk membawa laporan progres nya. sekarang"


" baik pak presidir"


Tidak lama kemudian nanda datang membawa selembar kertas dan mengetuk pintu. kali ini nanda langsung masuk karena dia sudah tau bahwa ruangan Radit kedap suara.


nanda melihat ada Zoan disana. nanda tersenyum pada zoan, zoan pun sebaliknya.


Radit melihat mereka menyerngit kan kedua alis nya.


" hai.... kak zoan"


" hai nan... kita bertemu lagi!"


" apa kalian saling kenal?"


" iya... nanda pernah menolong ku"


Radit melihat nanda dengan sejuta pertanyaan.


Radit menerima kertas tersebut.


" cepat pergi lah dari sini!, selesai kan pekerjaan mu"


" kenapa lagi dia" batin nanda


" baik pak. kalau begitu saya permisi, kak zoan selamat bertemu kembali"


" aku akan menelpon mu nanti"


setelah nanda pergi meniggalkan ruangan Radit.


" dia wanita yang sangat cantik kak"


" lalu apa hubungan nya dengan ku"


" apa dia sudah punya kekasih kak?"


" tidak tau, aku tidak terlalu mencampuri urusan pribadi karyawan ku"

__ADS_1


" apa sekarang aku bersaing dengan bayi yang baru lahir" batin Radit


" bisa kah kakak membantu ku dekat dengan nya?"


" tidak bisa" jawab Radit spontan


" kenapa kak?" tanya zoan curiga


" dia bukan manusia, dia adalah singa yang sangat galak"


" darimana kakak tau?? bukan nya tadi kakak bilang tidak terlalu mencampuri urusan pribadi nya" zoan semakin curiga


" aih... lihatlah dia apa yang ingin dia lakukan sekarang" batin Radit


" akh... aku tidak sengaja pernah melihat


nya beberapa kali menghajar orang disini"


"bukan kah kaka baru disini yah, selama ini kan kakak ada di paris, dan nanda juga belum lama kerja disini. apa kakak juga menyukai nanda"


" akh... ternyata kelinci ini ingin mencoba menjebak se ekor kancil" batin Radit


" tidak ada alasan ku untuk membencinya"


" iya..... iya.... berarti aku harus bersaing dengan kakak"


" aku tidak perlu bersaing dengan mu, kurasa kamu sudah tau sendiri jawabannya, "


" hahhahahaha mari kita coba kak"


" kamu pasti tau kan siapa aku? apa yang ku inginkan pasti aku akan mendapatkan nya"


" hahahaha apa kah kakak betul-betul menyukai nya?, aku hanya bercanda saja tadi"


" apa kamu ingin mengerjai ku?"


" hahahaha dari awal nanda tadi tersenyum pada ku aku sudah curiga pada kakak, aku cuman memastikan nya saja, apa itu benar. dan hasil nya sangat memuaskan, ini akan berita bagus buat kak kim"


"diam kamu sialan, pergi kamu dari kantor ku sekarang juga" Radit merasa kesal dan malu pada zoan.


" hahahaha baik lah... aku akan pergi. jika kamu kewalahan minta lah bantuan ku"


" hais.... seorang bayi yang baru lahir mengerjai ku" batin Radit

__ADS_1


__ADS_2