
6 BULAN KEMUDIAN
Pagi hari yang sangat indah dan cerah kini kami beserta dengan teman yang lainnya melakukan kebersihan lingkungan sekolah karna setelah 2minggu libur sekolah jadi dikelilingi banyak sampah, kini aku sudah kelas XI IPA A. kuraih sapulidi yang ada dipojok kelas ku dan aku bergabung dengan yang lainnya untuk membersihkan pekarangan sekolah. kedua sahabat ku tidak bersamaku sekarang, mereka disibukkan dengan murid baru karna mereka berperan di bidang osis. meskipun dari dulu aku pintar dan selalu mendapat juara pertama di kelasku bahkan juara umum aku tidak pernah tertarik dibidang osis karna memang itu menurut ku sangat merepotkan tapi jangan salah, aku juga di SMA GARUDA masih terkenal karna selama setahun ini aku berhasil membawa 8 perlombaan mata pelajaran antar kabupaten masing-masing semuanya juara satu, bukan cuman itu aku juga berhasil membawa harum nama sekolah GARUDA antar Provinsi kami mendapat nilai terbaik di bidang Bahasa KOREA DAN JEPANG bahkan aku sering dipanggil beberapa perusahaan jika mereka bermasalah dibidang bahasa jikalau mereka kedatangan tamu dari luar negeri. Aku juga sudah mendapat beberapa tawaran pekerjaan sebagai penerjemah dari beberapa perusahaan dengan gaji yang cukup lumayan padahal aku masih kelas 2 sma tapi aku menolaknya karna menurut ku aku masih terlalu mudah untuk itu.pada saat aku membuang sampah di belakang sekolah disini tempat nya sangat sunyi murid jarang kesini karna lokasi nya berada diujung sekolah.aku tidak sengaja bertemu dengan kak Arga sepertinya dia juga sedang membuang sampah. dia menunggu ku membuang sampah yang kubawa tadi dan sekarang kini kami berjalan menuju taman lagi.
" hai nan" kata kak Arga sambil tersenyum kearah ku.
" hai juga kak"
" gimana liburannya"
" sangat lah membosankan"
"emank kamu tidak jalan-jalan"
" jalan-jalan kemana kak"
" ke luar negeri kek.."
" dari aku sejak kecil aku tidak pernah keluar Negeri kak"
" bukan nya bokap kamu di Korea yah"
" iyah kak. papah asli orang korea dan aku juga lahir di korea. dulunya sebelum aku dan saudara kembar ku lahir kami tinggal dikorea kak. tapi setelah kami berdua lahir keluarga ku tinggal di Indonesia."
" kenapa begitu?"
__ADS_1
" karna aku mempunyai alergi terhadap cuaca baik itu panas atau pun dingin tapi lebih sensitif pada cuaca dingin."
" separah itu yah nan?"
" kata dokter bahkan bisa merenggut nyawa ku. dan itu sebab nya papah tidak membawa ku bersamanya"
" apa itu seumur hidup"
" menurut dokter penyakit seperti itu ada yang bisa sembuh dan ada yang tidak bisa. dan menurut kesembuhan nya juga tidak memandang umur bisa saja waktu dewasa, diwaktu anak-anak,dan bahkan diwaktu tua. tergantung kekuatan fisik masing-masing."
Beginilah aku dengan kak Arga aku tau dari dulu dia menyukaiku bahkan pada saat kami pergi ke mall diwaktu dulu sebenarnya dia yang mengaturnya. padahal pada saat itu aku berpikir kami sedang menemani melati dan kak Rudy PDKT. ehh.. rupanya sebaliknya.ntah kenapa aku lebih nyaman bercerita dan lebih terbuka pada kak Arga dibandingkan dengan kak jordi. padahal kak jordi adalah tunangan ku, sementara kak Arga cuman teman biasa.
" trus kalau kamu sembuh nya kapan"
" aku juga ngk tau kak... "
" udah...3 bulan yang lalu pada saat kita lomba olimpiade di Bandung"
"owh...jadi kamu gatal-gatal dan demam gara-gara itu?"
"iyah kak..."
" kasihan banget kamu nan"
" hahahaha... memangnya aku seburuk itu yah kak sampai dikasihani"
__ADS_1
" bukan gitu maksud aku loh nan.... dari luar kamu dilihat wanita yang kuat.. ehh ternyata kamu sangat lah lemah"
seketika aku meninju bahu kak Arga.
" yei... sembarangan aja ngomong"
" hahahahaha maksud ku kamu adalah wanita yang harus dilindungi"
" gue bukan selemah itu kali kak"
kak Arga langsung merangkul pundak ku.dan dia mengontrol jalan seketika jantung ku berdetak dua kali lebih cepat dari sebelumnya, aku mengenal kak Arga sudah satu tahun dan baru kali ini aku kontak fisik sama kak Arga selain waktu itu. aku berjalan tapi mataku hanya tertuju padanya dan ternyata dia menyadarinya.
" lihat jalan nya sanyang" katanya sebelah tangan nya mengusap wajah ku
" a...a..i..ia kak" kataku dengan gugup
lalu dia tersenyum lagi dan mendekat kan wajah nya kearah ku dan tanpa kusadari aku menutup mataku.
" sayang detak jantung kamu kuat banget. hahahaahhah...." katanya dia tertawa lepas dan melepaskan rangkulan nya. aku pikir tadi dia mau cium aku rupanya dia cuman membisik kan itu. sumpah gue malu banget mungkin wajahku sudah merah seperti tomat busuk.
" dan kenapa kamu menutup matamu? muka kamu juga merah nan.."
" sial...kak Arga lagi-lagi menggoda ku " batin ku
" ah... masa sih kak...perasaan biasa aja deh kak.."
__ADS_1
" kamu yakin???" tanyanya lagi sambil tersenyum.
senyum yang sangat manis, aku hanya mengangguk dan tersenyum. dan tanpa persiapan ku kak Arga langsung memeluk pinggang ku dan satu tangan nya meraih tengkuk ku dia langsung mencium bibir ku. aku seketika terkejut mataku membulat dengan sempurna sepertinya biji mataku mau keluar dan keranjang sampah yang aku pegang lepas begitu saja dari tangan ku. aku diam terpaku tidak ada perlawanan dariku karna aku belum sepenuhnya sadar dan kak Arga menggigit bibir bawah ku dan otomatis mulut ku terbuka begitu saja dan aku merasakan sepertinya lidah kak Arga sedang bermain didalam sana.