Ternyata Dia Jodoh Ku

Ternyata Dia Jodoh Ku
EPISODE 95


__ADS_3

kini pernikahan Radit dan Nanda tidak terasa sudah 10 bulan berjalan. dan ini bulan Desember, Radit ingin merayakan hari Natal bersama dengan Nanda ke Korea.


sekaligus Radit ingin memperkenalkan Nanda istrinya kepada keluarganya.


kini mereka sudah sampai di negara Korea, Radit membawa Nanda ke rumah pribadinya bukan ke rumah keluarganya.


" ini rumah siapa? kenapa rumahnya sepi" kata Nanda


" ini rumah kita sayang" kata Radit


" lalu dimana keluarga besar mu? " kata Nanda


" besok saja kita bertemu dengan keluargaku, hari ini kita istirahat saja lah dulu" kata Radit


" bisakah aku meminta sesuatu padamu" kata Nanda


" katakanlah apa yang kau inginkan" kata Radit


"kalau kamu mengizinkan, bisakah kamu menemaniku untuk berziarah ke makam mantan pacarku? tapi kalau kamu tidak mengizinkan tidak apa-apa aku tidak akan pergi" kata Nanda


" aku mengijinkanmu dan aku akan menemanimu" kata Radit


" terima kasih, kapan kita akan pergi" kata Nanda


" kita akan pergi satu jam lagi karena besok kita akan ke rumah keluargaku. aku takut kita tidak punya waktu" kata Radit


"baiklah aku mandi dulu" kata Nanda


" apa kamu tidak ingin bertemu dengan keluargamu? apa kamu tidak ingin bertemu dengan ayah mertua?" kata Radit


" tapi sebelum kita membalas wanita itu bagaimana mungkin aku bisa bertemu dengan papah, bukankah keberadaanku masih kita dirahasiakan?" kata Nanda


" kamu tenang saja, sudah kubilang sebelumnya masalah ini serahkan saja kepadaku. aku akan memberikan kado natal terindah pada keluargamu" kata Radit


" baiklah....kapan rencana mu membawa ku bertemu dengan papah" kata Nanda

__ADS_1


" lusa... sekaligus kita merayakan Natal pertama di sana" kata Radit


" kenapa kamu tidak memberitahuku pada saat kita di Indonesia, kita akan bertemu dengan papah aku pasti akan membeli oleh-oleh pada papah" kata Nanda


" aku sudah membelinya kamu tidak usah khawatir" kata Radit


" terima kasih.... kamu memang suami yang terbaik aku semakin mencintaimu" kata Nanda sambil memeluk Radit


" semua yang kulakukan tidak pernah gratis, kamu harus membayarnya" kata Radit


" apa yang akan jadi bayarannya?" kata Nanda


" kita harus mandi bersama, itu saja tidak terlalu mahal?" kata Radit


" tidak....tidak.... aku tidak mau dan aku tidak akan membayarnya" kata Nanda berlari ke dalam kamar mandi


Radit tertawa bahagia, karena dia merasa berhasil menggoda Nanda.


" mau lari kemana kamu" kata Radit menghampiri pintu kamar mandi


" diam kamu...dasar laki-laki mesum," kata Nanda


" tutup mulutmu, berhenti berbicara. kau selalu saja menggoda ku" kata Nanda


" dan aku sangat menyukainya" kata Radit tertawa


Nanda langsung mengunci pintu kamar mandi, dia melanjutkan ritual mandinya.


waktu terus berjalan, hari ini Radit dan Nanda pergi menemui keluarga besar Radit. setelah satu jam mengemudi kini mereka sudah sampai rumah besar Radit.


" syallom" kata Radit memasuki pintu utama rumah mereka.


semua keluarga besar di sana terkejut melihat kedatangan Radit terlebih lagi Radit membawa seorang wanita.


" syallom" kata orang-orang yang sudah berkumpul di sana.

__ADS_1


" siapa wanita ini son" kata nenek Radit menggunakan bahasa Korea


" kenalkan semuanya. ini Nanda istri saya" kata Radit menggunakan bahasa Korea juga


" apa maksudmu son, aku tidak mengerti" kata ibunya Radit


" mami aku sudah menikah 10 bulan yang lalu" kata Radit


" bagaimana mungkin kamu menikah tidak memberitahu kami satu pun keluargamu" kata kakeknya Radit


" maafkan Radit kek,, pernikahan Radit tiba-tiba" kata Radit


" sudah-sudah seharusnya kita bahagia ternyata carson sudah menikah, selama ini carson selalu saja menolak untuk menikah bahkan mengenal wanita pun tidak ada waktunya."kata ayahnya Radit


"cepatlah berikan kami cicit yang sangat banyak" kata kakeknya Radit


namun sepertinya nya nenek dan ibunya Radit tidak menyukai Nanda terlihat dari cara pandang mereka berdua.


" bagaimana kamu bisa menikahi perempuan yang tidak jelas asal-usulnya" kata ibunya Radit


" aku setuju dengan perkataanmu" kata nenek Radit


" aku mencintai Nanda jadi tolong jangan ada yang mempermasalah kan pernikahanku," kata Radit


"jangan ada keributan di antara kita. ini adalah hari natal, mari kita merayakan hari natal dengan bahagia dan damai"kata ayahnya Radit


tidak terasa waktu sudah malam, Radit ingin membawa Nanda pulang ke rumahnya tetapi neneknya tidak mengijinkannya.


" mau ke mana kamu son?" kata neneknya Radit


" kami harus pulang nek ini sudah malam" kata Radit


" tidak... menginap lah di sini malam ini, besok saja kalian pulang, aku masih merindukanmu, aku ingin berbincang denganmu malam ini" kata neneknya Radit


Radit melihat Nanda di seakan bertanya apakah Nanda ingin menginap. tapi Nanda tidak mempunyai pilihan lain dia takut keluarga Radit salah paham padanya.

__ADS_1


Nanda menganggukkan kepalanya pertanda setuju.


" baiklah nek... tapi besok pagi kami harus pulang karena masih ada yang harus kami urus" kata Radit


__ADS_2