
Alvin bangkit berdiri dari tempat duduknya, Dia pergi meninggalkan ketiga sahabatnya tersebut.
namun pandang ketiga sahabatnya tersebut tidak pernah lepas dari Alvin. kini Alvin sudah sampai di meja wanita tersebut. Alvin melihat wanita itu sepertinya sibuk mengerjakan sesuatu.
" hai neng...." kata Alvin
seketika wanita itu sejenak diam dan melihat kearah Alvin
" ada apa yah mas" kata wanita itu cuek
" boleh kita bicara sebentar??" kata Alvin
" bicara apa" jawab gadis itu jutek
" bisa aku duduk?" kata Alvin
" disitu lihat ada bangku kosong kan??" kata wanita itu
" oh iya,,, hehehe" kata Alvin sambil duduk berhadapan dengan gadis itu
" aku Alvin" kata Alvin menjulurkan tangannya kearah gadis itu
" gue ngk ada nanya kan" kata wanita itu.
" busyet dah... nih Cewe judes banget.. kalau gini caranya gue bisa gagal ini" batin Alvin sambil menarik tangannya kembali
Ketiga sahabat Alvin tertawa melihat Alvin yang di tolak mentah-mentah sama Wanita itu.
" hehehehe... gue pengen kenalan doang kok" kata Alvin, Alvin melihat cewe itu menutup file yang ia kerjakan dan meletakkan nya diatas meja.
" lho berani nolak gue,, lihat aja apa yang akan terjadi setelah ini, lho pasti akan cari gue kemanapun gue pergi" batin Alvin
__ADS_1
pada saat itu juga pelayanan datang menghampiri mereka dan membisikkan sesuatu kepada wanita tersebut.
Alvin yang melihat wanita itu sibuk mengobrol dengan pelayanan tersebut dia mengambil file yang ada di meja dan memasukkan nya kedalam tas nya.
" sepertinya kamu sedang sibuk, kalau begitu gue cabut dulu" kata Alvin meninggal kan wanita itu
Alvin langsung pergi menuju mobil, dan ketiga temannya menyusul Alvin.
" lho ngapain Ambil itu" kata Bagas
" biarin... biar dia tau rasa" kata Alvin
" hahaha.. gagal lho kan?" kata Roni
" sial lo semua.. gue cabut dulu, nanti tuh nenek lampir keburu datang" kata Alvin dan langsung melajukan mobilnya menuju kampus Chika
dan ketiga nya juga pergi meninggalkan kafe, mereka pergi ke tempat tujuan masing-masing.
" maaf gue ada urusan tadi kak, ayok kita berangkat" kata Alvin
" Al.. kita nanti ke mall dulu yah, kakak mau beli kado buat teman kakak yang ulang tahun" kata Chika
" iya kak.." kata Alvin
" Al.. nanti malam kamu yang temani kakak yah.." kata Chika
" akh... malas gue jadi satpam kakak.. " kata Alvin
" hahahaha... kakak janji tidak ganggu kamu nanti malam" kata Chika
" yang benar yah,,, awas aja kalau kakak ingkar janji, " kata Alvin
__ADS_1
" iya bawel..." kata Chika mencubit kedua pipi Alvin
kini mereka sudah sampai di mall, Chika ingin membeli sebuah kalung untuk sahabat nya. pada saat Chika melihat-lihat kalung tersebut HP Alvin berdering.
" kak... aku angkat telpon dulu, kakak tunggu disini. kakak jangan kemana-mana yah" kata Alvin
" iya jangan lama-lama" kata Chika
sudah 30 menit lebih Chika selesai membeli barang tersebut namun Alvin tidak kunjung datang.
Chika mencoba menelpon Alvin, tapi Alvin mereejeck panggilan Chika. Chika kwartir dia pergi meninggalkan toko.
namun dari jauh Chika melihat Alvin sedang duduk bersama dengan seorang wanita, sepertinya mereka berdua tertawa.
" kurang ajar lo yah Al..."
" Lo matikan telepon gue demi cewe itu"
" lihat saja apa yang akan kulakukan pada mu" kata Chika berjalan dengan lemas dan sempoyongan kearah mereka
Alvin yang melihat Chika seperti nya kurang sehat seketika dia panik.
" kak Chika... kakak kenapa kak??" kata Alvin panik
" kepalaku pusing banget... uaeeeak...ueaaaakk " kata Chika pura-pura muntah
" kak kita ke dokter aja yok..Intan maaf sepertinya gue harus pergi" kata Alvin pada Wanita itu
" oh... tidak apa-apa kok .." kata Intan
" kita ngk usah ke dokter... aku tidak apa-apa kok...ini biasa terjadi pada wanita hamil sayang, aku Hamil anak kita" kata Chika
__ADS_1
" apa hamil??? apa-apaan ini?? dasar laki-laki kurang ajar" kata Intan menampar wajah tampan Alvin