Ternyata Dia Jodoh Ku

Ternyata Dia Jodoh Ku
EPISODE 124


__ADS_3

setelah mereka semua masuk ke dalam ruang operasi namun beberapa saat lagi dokter itu kembali keluar untuk menemui Radit.


" suami Bu Nanda?" kata dokter itu


" saya dok..." kata Radit


" setelah bu Nanda melahirkan anaknya ini,, rahimnya sudah tidak bisa digunakan lagi.. jika kita tidak menangkapnya itu akan membahayakannya" kata dokter


" angkat saja rahimnya dok" kata Radit kepada dokter itu.


" baiklah" kata dokter itu lalu kembali masuk ke dalam ruang operasi.


sudah 3 jam lebih operasi berlangsung namun salah satu perawat ataupun dokter tidak ada yang keluar masuk ruangan.


mereka semua sangat takut, terlebih pada Radit. ini yang kedua kalinya buat dia menunggu Nanda dari ambang kematian.


namun takutnya dulu tidak seberapa dengan takutnya sekarang,, dia selalu berdoa, ibunya Radit pun tidak lupa mendoakan Nanda juga. ibu Radit sampai menangis minta tolong kepada Tuhan untuk memberikan nya kesempatan memiliki Nanda sebagai menantunya.


tidak berapa lama kemudian perawat ke luar dan membawa 2 orang bayi. semua yang menunggu di luar sangat terkejut kecuali Adrian.

__ADS_1


" sus... anak siapa ini" kata Radit


" ini anaknya Bu Nanda pak" kata perawat


" apa?? jadi istri saya melahirkan anak kembar??" kata Radit


" iya pak... selamat untuk bapak... anak bapak sangat tampan dan sehat..." kata suster


" lalu bagaimana dengan keadaan menantu saya" kata ibu Radit


" ibun anda sudah lewat dari masa kritis,, ibu Nanda juga sehat... ketiga dokter yang didalam lagi menangani ibu Nanda" kata suster


setelah 1 jam kemudian, Arga dan yolan beserta dokter itu, keluar dari ruang operasi. Yolanda dan Arga tersenyum bahagia karena operasi mereka lancar dan ketiganya selamat.


" Radit... selamat untukmu... kamu adalah ayah yang sangat beruntung" kata Arga kepada Radit


" berkat kalian istri dan anakku tertolong,,, aku tidak akan pernah melupakan jasamu... kamu dua kali menolong istriku dari ambang kematian" kata Radit pada Arga


" apa yang kamu bicarakan.... dulu aku menolongnya sebagai teman dekat.... dan sekarang aku menolongnya sebagai kakak,,. tentu saja aku akan berusaha untuk menolong teman dan adikku" kata Arga pada Radit

__ADS_1


" baiklah kak Radit... sebentar lagi kami akan memindahkan nanda ke ruangannya, apa kamu tidak ingin memperbaiki penampilan mu... apa jadinya nanti Nanda melihatmu seperti ini kalau dia sudah sadar" kata Yolan


Radit baru menyadari ternyata penampilannya selama ini sangatlah hancur. dia tidak pernah sebelumnya seperti ini,, semakin besarnya cintanya kepada Nanda membuat dia lupa diri.


2 jam kemudian Nanda sudah bangun darikoma dia melihat perutnya yang sudah tidak membesar lagi. dan dia melihat Radit yang setia duduk di sampingnya.


" apa yang terjadi padaku di mana anakku" kata Nanda


Radit melihatnya hanya tersenyum dan mencium kening dan bibir Nanda.


" terima kasih sayang.... kamu begitu berkorban buat ku" kata Radit


" di mana anak-anakku apa kamu membunuhnya" kata Nanda pada Radit


" apa yang kau katakan sayang.... bagaimana mungkin aku membunuh anak-anak...ku" kata Radit pada Nanda


" apakah anak-anak kita selamat? " kata Nanda


" iya sayang anak-anak kita selamat dan kamu juga selamat terima kasih banyak" kata Radit mencium bibir Nanda

__ADS_1


" kenapa penampilan hancur seperti ini? aku bahkan tidak mengenal suamiku lagi" kata Nanda


__ADS_2