Ternyata Dia Jodoh Ku

Ternyata Dia Jodoh Ku
EPISODE 102


__ADS_3

sesampainya di rumah Radit dan Nanda langsung menuju kamar mereka. Nanda langsung membersihkan dirinya setelah Nanda keluar dari kamar mandi, Radit masuk untuk membersihkan dirinya juga.


setelah Nanda selesai membereskan dirinya dia kembali membuka laptopnya untuk melanjutkan pekerjaannya yang masih belum siap.


Radit keluar dari kamar mandi dia tidak melihat ada Nanda di dalam kamar. Radit mencoba turun ke bawah mencari Nanda namun dia tidak menemukan Nanda.


dia kembali naik keatas dan dia melihat pintu ruang kerjanya terbuka.


" apa yang membuatmu lembur seperti ini? apakah pekerjaanmu terlalu banyak?" kata Radit pada Nanda


" aku bingung... tadi di lapangan ada kecelakaan kerja,,, hotel yang sedang kita bangun ambruk tanpa sebab" kata Nanda


"lalu apa yang ingin kamu lakukan"kata Radit


" aku ingin mencoba cari tahu apa masalah penyebabnya bisa ambruk" kata Nanda


" kamu sudah mencek desain mu? apakah ada yang salah dengan desain mu?" kata Radit


" tadi kami sudah mencoba memeriksa nya di kantor tidak ada yang salah dengan desain ku tapi aku ingin mencoba memastikannya lagi" kata Nanda.


" lalu apakah ada yang korban di lapangan?" kata Radit


" ada 3 orang, tidak terlalu parah sih... aku sudah membawanya ke rumah sakit dan aku sudah membayar administrasi nya, aju juga sudah memberikan tunjangan untuk BPJS ketenaga kerjaan mereka." kata Nanda


" apa ada keluarganya yang komplain?" kata Radit


" tidak ada... karena perusahaan kita sudah langsung menanggung jawabpi nya" kata Nanda


" syukurlah" kata Radit


pagi ini Nanda dan anggotanya kembali melanjutkan pekerjaan nya yang tertinggal tadi malam.

__ADS_1


" Romi pergilah ke bagian material minta bon pertinggal yang berhubungan dengan pembangunan hotel" kata Nanda


" kslau begitu aku permisi dulu"kata Romi


tidak beberapa lama kemudian Romi kembali dari bagian material membawa setumpukan kertas bon yang berhubungan dengan pembangunan hotel tersebut.


mereka mencoba mencek satu persatu bon material dengan data-data mereka. Nanda mengernyitkan kedua alisnya, dia melihat adanya beberapa kejanggalan di sana.


data yang dari material dengan data yang pertinggal untuk mereka berbeda. Nanda menelepon Ayu sebagai manager material untuk datang ke ruangannya.


sudah 1 jam lebih Ayu tidak datang-datang. Nanda pergi menghampiri Ayu dan membawa bon tersebut.


" Ayu apa-apaan ini" kata Nanda sambil melemparkan data-data tersebut kemeja Ayu


" siapa kau bersikap seperti itu kepadaku,


dan berani-beraninya kamu menyuruhku datang ke ruangan mu"kata Ayu


Ayu mengambil data yang dilemparkan Nanda kepadanya dia membaca apa masalahnya.


" material yang kalian minta tidak ada jadi ini saya kirim ke lapangan" kata Ayu


" kenapa kamu mengirim yang bukan kami minta" kata Nanda


" kan sudah kubilang yang kalian minta tidak ada" kata ayu


" seharusnya kalian harus konfirmasi dulu kepada kami." kata Nanda


" lagipula apa bedanya sih sama-sama material kok" kata Ayu pada Nanda


" material yang kami minta berbeda dengan material yang kamu kirim. kamu tau itu akan menjadi masalah pada bangunan kami" kata Nanda pada Ayu

__ADS_1


" kamu ingin menyalahkan kami atas ambruknya bangunan hotel itu" kata Ayu pada Nanda


" yah... jelas.... ini salah kalian" kata Nanda


" kamu menyalahkan kami??? gambar yang kamu buat tidak sesuai dengan keadaan hotel," kata Ayu


" kami meminta material produk A untuk bangunan dasar Hotel, karena kualitas Material A lebih kuat untuk menopang bangunan teratas. tapi apa yang kalian lakukan, kalian mengirim materi produk B yang kualitasnya kurang memungkinkan untuk bangunan dasar hotel."


" dan kami meminta material produk B di bangunan teratas karena material produk B yang lebih Ringan dan cocok untuk bangunan atas. tetapi kalian mengirim material produk A di bangunan atas. material produk A lebih berat daripada material produk B itu penyebab terjadinya ambruknya hotel." kata Nanda


" kamu ingin mencoba mencari kesalahan ku? asal kamu tahu aku sudah lima tahun bekerja disini, tetapi belum pernah mengalami ini sebelumnya. lihatlah dirimu, setelah kamu yang menangani ini baru kali ini terjadi disini." kata Ayu menyalahkan Nanda


" kalau memang kamu sudah lama menangani seperti ini seharusnya kamu sudah tahu itu tanpa saya beritahukannya padamu." kata Nanda


dan Ayu langsung terdiam, dia tidak bisa menjawab Nanda.


" baiklah kali ini kamu ku maaf kan, tapi jika ini terjadi sekali lagi aku tidak akan tinggal diam, aku akan membebankan semua biaya kerugian nya padamu " kata Nanda


" baraninya kamu berkata seperti itu padaku perempuan murahan," kata Ayu pada Nanda


" jaga ucapanmu, siapa yang kamu katakan perempuan murahan" kata Nanda


" kamu.... jelas-jelas kamu sudah tahu pak presidir sudah menikah. tapi apa yang kamu lakukan, kamu tidur bersamanya di dalam ruangan itu, kamu pikir aku tidak mengetahuinya?" kata Ayu


" lalu apa masalahmu jika aku tidur bersama pak presidir?. kami sama-sama saling mencintai, apa kamu cemburu padaku?" kata Nanda


" kamu sungguh murahan sekali, tidak adakah sedikit pun rasa malumu mengatakan itu? dasar perempuan penggoda lahir dari rahim seorang penggoda" kata Ayu pada Nanda


Nanda sangat emosi mendengar Ayu menghina ibu Nanda.


plaaaaaak

__ADS_1


__ADS_2