
Satu bulan kemudian nanda sudah mulai bekerja, luka di kaki nya sudah sembuh. dia semakin sering mengalami pusing.
hari ini Radit berangkat ke Jogja bersama dengan kim. Radit menyuruh sita untuk memanggil nanda keruangan nya, disana ada kim juga.
nanda mengetuk pintu lalu masuk, namun dia tidak mendapati Radit disana nanda melihat kim ada diruangan radit. kim melihat nanda dengan pandangan membunuh.
kim menggunakan kameja biru muda, dia membuka dua kancing dari bagian atas dan dia menggulung lengan bajunya sampai siku tangan nya.
" oh.... jadi kamu kerja disini ternyata" kata kim pada nanda
"maaf saya tidak punya urusan dengan anda tuan" kata nanda
" hm.... ternyata perempuan penggoda seperti mu bisa bersikap sombong" kata Radit
" apa maksud mu... kau selalu menghina ku" kata nanda.
nanda terdiam sejenak, dia melihat tahi lalat di dada kim berbentuk segitiga, pandangan nya langsung ke siku tangan kim ternyata siku tangan sebelah kanan kim ada bekas luka.
nanda mengingat sewaktu dia berumur 4 tahun dulu, dia pernah bermain layangan. nanda kecil tidak sengaja membuat layangan nya nyangkut di pohon akibat angin.
nanda kecil menangis pada yolanda kecil untuk meminta berbagi layangan pada yolan, namun yolan tidak mau berbagi pada nanda.
__ADS_1
Marchel kecil tidak tega melihat nanda yang menangis, dengan terpaksa akhirnya Marchel memanjat pohon tersebut. dan pada saat itu juga Marchel jatuh, siku tangan kanan nya terluka dan juga lutut kaki sebelah kiri nya.
setelah nanda mengingat itu air mata nya jatuh, kim yang melihat nanda menangis akhir nya kim diam. dan pada saat itu juga Radit keluar dari kamar tempat untuk istirahatnya.
" nanda... kamu kenapa menangis ?" kata Radit
nanda langsung mengusap air matanya.
" akh... tidak apa-apa, hanya binatang kecil tadi masuk ke mata ku" kata nanda berbohong
kim yang mendengar Radit menyebut nama nanda langsung melihat ke arah nanda..
" nan... aku mau keluar kota, mungkin tiga atau empat hari tolong beres kan barang-barang ku" kata Radit
" baiklah " kata nanda
" kim ... mari kita berangkat" kata Radit
" hmm..... ayo" kata kim
setelah kim dan Radit berangkat nanda langsung membereskan barang-barang Radit. nanda memasukkan buku sedang sepertinya berupa buku agenda ke dalam tas radit. namun nanda tidak sengaja menjatuhkan buku tersebut dan satu lembar poto terjatuh dari dalam buku itu.
__ADS_1
nanda mengambil poto itu dan melihat nya , ternyata itu poto bersama keluarga besar Nanda sewaktu mereka masih kecil dulu. dan pada saat itu juga setelah kim masuk kedalam mobil dia menyadari ternyata hp nya ketinggalan di ruangan Radit.
" son... kamu tunggu sebentar.. hp ku ketinggalan" kata kim
" ck... kamu ini gimana sih... cepat lah sedikit" kata Radit
didalam ruangan Radit nanda menangis sambil memandangi poto itu. pada saat juga kim sampai disana, dia langsung merampas poto itu dari tangan nanda. dia sangat marah dan memaki nanda.
" dasar pencuri kamu, perempuan tidak tau diri. berani sekali kau menyentuh barang ku" kata kim
"maafkan aku kak...." kata nanda sambil menangis
" aku bukan kakak mu.... dan mungkin orangtua mu tidak mengajari mu dengan benar sehingga kamu berani menyentuh yang bukan barang mu, atau mungkin orangtua mu seperti itu juga" kata kim
plaaakkkk
nanda menampar keras wajah kim
" kamu bisa menghinaku tapi tidak dengan orangtua ku, kamu menunjukkan dirimu yang tumbuh tanpa kasih sayang orangtua. aku sangat menyesal bertemu dengan mu. dan sepertinya selama ini, kamu hidup bukan seperti manusia melainkan binatang" kata nanda menangis
kim diam terpaku setelah nanda pergi meninggal kan nya. Radit merasa kim begitu lama kemudian dia menelepon kim.
__ADS_1