
Setelah seminggu bermanja - manja di apartemen pribadinya, kini waktu nanda masuk kuliah.
dia mengambil jurusan arsitektur, dan ini hari pertama buat dia. namun di kampusnya ini selama satu minggu diadakan ospek dan di bimbing oleh kakak senior mereka dan selama seminggu itu pula mereka di diwajibkan memakai pakaian militer.
hari pertama sukses di jalani tanpa ganguan dan hambatan.
di hari kedua dia duduk di bangku taman kampus sambil menikmati angin yang berhembus. namun seseorang wanita cantik berdiri di sekitarnya seperti nya wanita itu sedang memaki seseorang menggunakan bahasa indonesia.
dan sepertinya dia satu tingkatan dengan nanda, karena wanita tersebut memakai pakaian militer juga.
" sial..... coba gue laki-laki pasti gue hajar tu orang. sembarangan banget nindas orang lemah"
" kalau begitu jangan mau ditindas dong" nanda
" sorri.. lho orang indonesia?"
" kenapa emangnya" nanda
" ngk gue heran aja.... lho ngerti bahasa gue.. tapi wajah lho seperti bukan orang indonesia, tapi orang korea"
" oh yah... masa sih?
" kenalin nama gue Yanti"
" nama gue Nanda... santai aja gue juga dari Indonesia"
" ohh... syukur lah gue ada teman dari negara gue"
" jurusan apa"
" bisnis dan manajemen"
" apa yang membuat mu jauh-jauh kemari?"
" sebenarnya papah yang memaksa ku kesini, kata papah jiwa berbisnis itu sangat kuat disini"
" owh..."
" lalu kamu sendiri?"
" ingin menikmati indah nya kota sakura" jawab nanda asal
tentu dia bukan langsung menceritakan tujuannya pada orang yang baru di kenal nya.
__ADS_1
" selanjutnya apakah kamu mau jadi teman ku" yanti
" kita lihat aja kedepan nya"
lalu nanda pergi meninggalkan wanita tersebut. karna waktunya sudah pulang akhirnya dia langsung pulang ke apartemen.
hari berikutnya dia berangkat ke kampus.. namun saat nanda turun dari mobilnya tiba-tiba se ekor anjing yang sangat imut menghampiri nanda, tanpa pikir panjang nanda menggendong anjing tersebut.
namun seseorang mengagetkan nanda.
" humchigo sipni "( apakah kamu ingin mencurinya?)
nanda lansung melepaskan anjing tersebut dari tngan nya,
" namjjog mian geuneun na-ege on salam " ( maaf dia sendiri yang datang pada saya)
"dodug ttaemun-e heunhada" ( itu sudah biasa untuk alasan seorang pencuri)
" mian neneun dodug-i aniya" ( maaf saya bukan pencuri)
" dodug-i anilamyeon" ( kalau bukan pencuri lalu apa)
" namjjog neneun dangsin-ni gaee gwansim-i eobs-sebnida" ( saya tidak tertarik dengan anjing anda)
" namjjog dangsin-eun naleul ohaehago nan dangsin-ege gwansim-i eobs - seubnida "( anda salah paham dan saya tidak tertarik dengan anda)
"namjjog -eulo nae gwansim -eul kkeuida" kamu menarik perhatian ku"
" sa useu sillyehabnid, dangsin-ege nongsa nai sigan-i eobs-seubnida."( permisi saya tidak punya waktu meladenin anda)
mereka berdebat menggunakan bahasa korea, tentu saja nanda sangat mengerti bahasa korea karna sejak kecil dia sudah di latih.
nanda berjalan di koridor dengan kesal dan sangat marah..
" apa-apan dia?? dia pikir aku pencuri? emang gue serendah itu"
tiba-tiba seseorang menjawab dari belakang.
" kalau begitu jangan mau dong di rendah kan" yanti
" apa-apaan sih lho?"
" hahahaha..... lho tenang ajah... gue juga ditindas sama dia kok" yanti
__ADS_1
" gue ngk serendah lho kali, setidak nya gue masih bisa melawan"
" hahahahaha.... itu kelebihan lho...?"
" ngapain lho kesini?"
" ngk sengaja tadi gue lewat parkiran, liat lho diserang sama kakak senior, jadi gue mau hibur lho aja."
" gue ngk butuh hiburan dari lho, karna lho bukan siapa-siapa gue"
" gue teman lho dan lho teman gue"
" gue ngk punya teman disini"
" ck.. ayolah nan... setidaknya kita teman satu negara"
nanda pergi begitu aja meninggalkan yanti, namun yanti tidak menyerah.. dia mengejar nanda...
kini waktu jam istirahat bagi para maha siswa, nanda keluar dari kelas namun saat dia keluar yanti sudah menunggu nya dipintu ruangan nanda.
" hai nan...." dengan senyuman manis nya menyapa nanda
" ck..astaga begitu menderita nya hidup mu, sampai kamu mengejarku seperti itu."
" ayo lah nan... setidaknya kita kan sama-sama tidak punya teman."
" apa mau lho?"
" jadi teman gue"
" apakah caramu terus seperti ini untuk mencari teman?"
" akh... tidak lah.. ini hanya untuk lho?"
" seistimewah itu kah diriku buat lho??
" tentu saja"
" sorri tapi gue tidak deman ma cabe?"
" hahahaha... gue masih normal kali,,,sembarangan aja lho ngomong"
mereka sama-sama pergi ke kantin.
__ADS_1