
kini kami sudah berada di bandara aku sangat bahagia kali ini mamah ikut bersamaku. semenjak aku mengalami kebutaan mamah sudah meluangkan waktunya untuk ku.
beliau sudah tidak tinggal di apartemen lagi.
dan hubungan kami perlahan mulai membaik.
namun aku sedih kak jordi hari ini tidak bisa mengantar ku dan sebelum aku berangkat dia tidak ada menemui ku. katanya dia ada di luar kota untuk pemotretan.
saat ini mamah dan nenek menggandeng tangan ku. dan tidak lupa juga sarah dan melati ikut mengantarkan ku ke bandara, mereka rela tidak masuk sekolah hari ini.
kini giliran kami akan cek in.
" sayang... aku pasti akan merindukan mu" sarah
" semoga operasinya berjalan dengan lancar dan cepatlah kembali" melati
" terimakasih buat dukungan kalian"
kami bertiga berpelukan tanpa malu kami menangis di depan orang banyak cengeng sekali bukan.
" nanda ayo kita berangkat" mama
setelah beberapa jam kini kami sudah sampai ditujuan. disini 2 orang keluarga dari nenek sudah datang menghampiri kami sepertinya mereka berdua laki-laki.
"õ-bachan o kangei shimasu " kata seseorang disana ( selamat datang nenek)
" Arigato shohei" kata nenek ( trimakasih shohei)
" ya obasa " katanya ( hai tante)
" kon'nichiwa shohei, kento ( hai juga shohei, kento)
" kon'nichiwa watashi no nameo o shõkai shimasu shohei "( hai perkenalkan namaku Shohei)
" kon'nichiwa watashi no nameo mo Nanda" ( hai juga namaku Nanda)
" watashi no nameo Kento" ( namaku kento)
" hajime ni , ikimashou" ( sudah kenalannya, mari kita berangkat) nenek
setelah beberapa menit kini kami sudah sampai di rumah nenek.
* * ***
sekarang kami berada di sebuah ruangan rumah sakit , dan sebentar lathi waktunya operasi.
Aku sangat takut, namun semuanya memberiku semangat.
__ADS_1
" sayang apa kamu takut" nenek
" sedikit nek"
" tidak akan ada sesuatu terjadi sayang"
" semoga saja nek"
" ingat nan. kau harus semangat, didepan sana dunia yang terang sudah menunggu mu... dan kamu harus keluar dari tempat yang gelap itu" mamah
" iya mah.. tapi nanda takut mah..."
" tidak apa-apa hanya sebentar saja"
dan tidak lama kemudian dokter dan perawat memasuki ruangan kami.
" kon'nichiwa nanda" ( hai nanda)
" kon'nichiwa dokutā ( hai juga pak dokter)
" jumbi wa ī desuka Nanda" ( apakah kamu sudah siap nanda)
" mõ isha " ( sudah pak dokter)
" daijõbu ima yoko ni narimasu " ( oke. sekarang berbaring lah"
dan tidak beberapa lama aku merasa ngantuk dan tertidur.
setelah beberapa lama aku tertidur akhirnya aku bangun dan aku meraba mataku masih terbungkus perban.
" sayang tunggu sebentar nenek panggil dokter"
dan tidak lama kemudian dokter nya datang dan kemudian pelan- pelan membuka perban dan sambil berkata.
" watashi go sorera o hiraku yõ ni iu mae ni anata no me o akanaide kudasai" ( jangan buka dulu matamu sebelum saya suruh di buka yah)
" ī isha) baik dokter
" jã yakkuri me o akate" ( oke sekarang buka matamu pelan-pelan)
perlahan ku buka mataku dengan pelan dengan pandangan kabur aku melihat mereka. lama kelamaan pandangan ku mulai jelas dan kini sudah sangat jelas.
aku tersenyum dan sangat bahagia dan tersenyum
" mieru........" ( saya dapat melihat.) kat
ku dengan bahagia
__ADS_1
" seikõ sita okage de " ( syukur lah kita berhasil. )kata dokter.
aku sangat bahagia..kuambil hp ku dan aku langsung melakukan video call dengan sarah.
" hai rah..."
" hai nan... apa kau bisa melihat ku"
aku tersenyum bahagia ke arah ny.
" iya aku bisa melihat mu dan kau sangat cantik hari ini"
sepertinya dia menangis.
" bodoh kamu .. kamulah yang tercantik sayang" katanya
" setelah sekian lama aku tidak melihatmu dan kau sangat berubah banyak " kataku
dia semakin menangis...
" hei... apakah kau menangis? sejak kapan kau cengeng seperti ini? oh.. ya ampun... apakah kamu tidak suka aku bisa melihat sekarang?"
" bodoh....... aku sangat bahagia melihat mu. cepatlah pulang aku merindukan mu?"
" apakah kamu juga sudah tidak normal sekarang? aku tidak merindukan mu.."
" ck. kau bahkan jahat sekali padaku"
" ia aku tau. meskipun aku jahat padamu setidaknya kamu bersyukur kamu lah orang pertama yang aku hubungi setelah aku sembuh"
" apa.... terimakasih banyak sayang"
" mmmmm"
" kapan kamu pulang?"
" gk tau... kata dokter selama 4 bulan ini aku harus rutin periksa sekali 2 minggu"
" itu berarti selama 4 bulan itu lho masih di Jepang"
" iya..."
" ck. lama banget.. gue udah kangen banget tau ngk??tapi tak apa-apa yang penting kamu sudah sembuh. dan aku pasti menunggu mu.
tidak terasa kami mengobrol sangat banyak.. kami tertawa bahagia..
dia juga tidak lupa membahas tentang sekolah padaku.
__ADS_1
mengingat sekolah aku sangat merindukannya.