
" sini sayang sama Mama" kata Nanda pada Chika
namun sepertinya Chika tidak terlalu mengenal Nanda lagi dia malah pergi ke bi minah.nanda dan Radit melihat itu sangat sedih mereka sangat terpukul melihat Chika yang tidak mengenali mereka berdua.
Nanda menangis.
" maafkan mamah nak"
" Mama seharusnya tidak meninggalkan kamu"
" Mama sangat merindukanmu sayang..."
" apakah kamu membenci mama" kata Nanda menangis
Radit mencoba menenangkan Nanda.
" tidak apa... nanti sebentar lagi dia akan kembali pada kita"
" dulu juga pada saat kita meninggalkan nya.. dia juga seperti itu kepada bi Minah"
" nanti kan pasti terbiasa juga" kata Radit
waktu terus berjalan kini hari sudah semakin sore. Sore ini mereka semua berkumpul di ruang tamu Radit. mereka tidak menyadari Chika yang sudah bangun dari tadi.
dan Chika mencoba untuk ikut bergabung ke bawah, tidak ada yang melihat Chika berjalan diatas tangga. dan tiba-tiba Chikaa jatuh dan berguling ke bawah lantai
plakk
semua orang terkejut melihat Chika yang sudah tidak sadarkan diri lagi kepalanya terluka dan mengeluarkan darah yang sangat banyak.
__ADS_1
Nanda dan Radit langsung berlari menghampiri Chika,, dia menangis histeris Radit juga sangat panik.
" Chika......." teriak Nanda
" ayo cepat bawa Chika ke rumah sakit" kata Arga
Nanda, Radit, melati, dan juga Arga langsung menuju rumah sakit. Sarah dan yang lainnyaainya tinggal untuk menjaga si kembar.
kini Chika sudah berada di ruang ICU sedari tadi Nanda tidak berhenti menangis.
sudah 2 jam lebih Arga di dalam, belum ada tanda-tanda untuk Chika.
kini Arga keluar dari ruang ICU.
" Chika dalam keadaan kritis dia mengalami pendarahan" kata suster
" ambil darah saya" kata Nanda
" ambil darah saya Ga.." kata Radit
" apakah golongan darah mu A? " kata Arga
" tidak golongan darah aku B?" kata Radit
" Melati tidak ada pilihan lain kami akan mengambil daerahmu" kata Arga
" golongan darah ku B kak" kata melati
" berarti kita harus mengambil darah Jordy, kemungkinan Chika mengikuti ayahnya golongan darah A" kata Arga
__ADS_1
Radit dan juga Nanda terkejut mendengar Arga mengatakan bahwa ayah chika adalah Jordy, badan Nanda lemas dia hampir pingsan namun Radit menopangnya.
" tapi aku tidak tau Jordy ada Dimana?" kata melati
" hubungi keluarga Jordy sekarang" kata Arga
tidak lama kemudian Jordi bersama kedua orang tuanya datang ke rumah sakit setelah melati menelepon nya. Nanda dari tadi tidak berhenti menangis.
" apa semua ini?" kata Nanda pada melati
" maafkan aku Nanda" kata melati
" tapi bu Minah mengatakan anak mu sudah meninggal" kata Arga
" maafkan aku,,, aku pikir kamu tidak bisa mempunyai anak... aku hanya ingin memberikan anakku pada mu, aku yang minta tolong pada kak Arga" kata melati
" apakah kak Arga juga mengetahui ini" kata Nanda
" iya.... tapi aku yang minta tolong kepada kak Arga. untuk mengatakan kepada keluarga ku kalau anakku sudah meninggal" kata melati
" lalu bi Surti?" kata Nanda
" bi surti tidak tahu ini,, hanya kak Arga dan juga aku yang mengetahuinya " kata Melati menangis
" jadi cucuku selama ini sebenarnya masih hidup" kata ibu jordi
" bukankah ibu selama ini tidak menginginkan anakku, dan bahkan mengancam ku jika anakku lahir kamu akan membunuhnya" kata melati
" maaf untuk kalian semua,, chika adalah anakku, tidak ada yang bisa mengambil chika dari ku" kata Nanda menangis
__ADS_1
Jordi sangat terkejut bahwa selama ini anaknya adalah Chika, Chika selama ini dibesarkan oleh mantan tunangannya sendiri, keluarga yang sengaja dihancurkan oleh Jordy.