
Diruang musik 5 orang pria sedang bercengkrama mereka sedang membuat sebuah album musik baru mereka, yaitu adalah Alvin, Iwan, dan tiga orang lainnya.
mereka menoleh kearah pintu yang tiba-tiba terbuka dari luar. mereka melihat tiga orang pria tampan berjalan memasuki ruangan musik yaitu adalah Kevin, Rino Dan Bagas.
Iwan, Rino dan Bagas adalah sahabat karib nya sikembar. mereka bersahabat semenjak mereka duduk di bangku SMP.
" ngapain kamu ke sini" kata Alvin
" aku mau ke kantor hari ini, jadi tolong kamu yang jemput Kak Chika ke kampusnya" kata Kevin
" ck.... kenapa gue sih... ntar aja ke kantornya kan bisa" kata Alvin
" ada pekerjaan yang harus gue selesaikan jadi waktu gue mepet banget soalnya" kata Kevin
" ya udah deh kalau gitu, kamu hati-hati" kata Alvin
" sok perhatian lo" kata Kevin melempar pulpen pelan ke arah Alvin
" gini nih,,, adik yang tidak tahu diri itu. bersyukur lo punya kakak tampan yang masih memperhatikan mu" kata Alvin
" sembarangan aja lo ngomong, lo bukan kakak gue. paman Arga tuh yang salah angkat kita" kata Kevin
" hahahaha.... secara tidak langsung kamu mengakui aku adalah kakak kamu" kata Alvin
" akh...... sialan lho... udah gue cabut" kata Kevin meninggal kan Alvin.
setelah beberapa menit kemudian kini Alvin selesai latihan musik.
" cabut yuk" kata Iwan
__ADS_1
" ntar dulu lah, ngantin aja yuk" kata Bagas
" gays gimana kita ngafe aja,, dekat mall Bintang itu tuh ada Kafe yang baru buka menu nya lumayan enak lho" kata Rino
" ya udah cobain yuk... kebetulan dekat kampus kak Chika lagi, biar lebih dekat gue jemput nya " kata Alvin
" ya udah... ayok berangkat" kata Iwan dan Bagas
" Al... maaf kita bertiga tidak bisa ikut, kita ada urusan soalnya" kata Iron teman grup band nya Alvin
" ya udah deh ngk apa-apa" kata Alvin
ke empat pria tampan tersebut pergi menuju cafe yang mereka maksud. setelah mereka memarkirkan mobil dan motor mereka masing-masing kini mereka masuk kedalam kafe.
pada saat mereka menyantap makanan masing-masing, mereka berempat melihat seorang gadis memasuki kafe tersebut.
" ssssuuuuuttt... gays ..gays.. tuh cewek cantik banget" kata Iwan
" itu !!" kata Iwan sambil mengangkat kedua alisnya
" sikat bro,,," kata Bagas pada Alvin
" gue yakin,,, tuh cewe pasti nolak si Al" kata Roni
" sembarangan ajah lo ngomong, yang iya nya pasti dia yang klepek-klepek sama gue" kata Alvin
" banyak bacot lo" kata Roni
" bukti bro... bukti ..." kata Iwan dan Bagas, mereka berdua menaik-naikkan kedua alis mereka
__ADS_1
" nggak percaya banget lo pada... kalau gue berhasil gimana?" kata Alvin
" gue janji gue akan cari istri buat si Kevin dalam seminggu ini" kata Roni
" oke.... " kata Alvin
" kalau lo gagal?" kata Bagas
" tidak akan gagal, tidak ada kata gagal dalam kamus Alvin Pratama Wijaya tertampan sejagat raya" kata Alvin dengan bangganya
" kalau lo gagal, lo yang traktir kita makan selama sebulan ini" kata Iwan
" gampang itu... kapan lagi habisnya harta bokap gue" kata Alvin
" itu memang gampang, gimana tambah lagi hukumannya" kata Roni
" silahkan tambahkan lagi, toh juga itu tidak akan terjadi" kata Alvin
" lho harus bantu Kevin ngurus perusahaan selama setahun ini gimana?" kata Roni
" kan lo tau gue tidak tertarik ke dunia bisnis" kata Alvin
" kan loh bilang tadi itu tidak akan terjadi, kenapa lho takut" kata Roni
" oh iya juga yah. OK siapa takut.."
" trus gue apain tuh Cewe?" kata Alvin
" gampang... kalau lo berhasil cium tangan nya dia tidak marah, lo lolos" kata Iwan
__ADS_1
" gitu doang???" kata Alvin
"itu pun kalau lo berhasil. ya udah buruan..." kata Bagas