Ternyata Dia Jodoh Ku

Ternyata Dia Jodoh Ku
EPISODE 160


__ADS_3

" mereka berdua sehat,,, Alvin ada disini, tapi Kevin sedang di luar negeri" kata Nanda


" kamu tahu Dimas??? ternyata salah satu dari si kembar adalah mantan pacarnya Anakmu" kata Adrian


" oh ya???? ya ampun.... bagaimana mungkin aku melupakannya... Kirana memang pernah bercerita kepadaku, pada saat dia patah hati. katanya dia dipermainkan oleh pacarnya dan kembarannya. tapi aku tidak berpikir itu adalah anak kamu"


" sejak saat itu juga anakku Kirana tidak pernah lagi berpacaran" kata Dimas


" memang dunia begitu sempit untuk kita tinggali" kata Bobi


" lalu dimana istri kalian?" kata Nanda


" istriku sedang di ruang rias, untuk mengurus kirana" kata Dimas


" istriku sedang sakit dan tidak bisa hadir" kata Bobi


" di mana tidak sakit,,, kamu terus saja menggodanya dan juga mengejeknya. sama halnya yang kamu lakukan kepada teman-temanmu" kata Radit


" hei tuan Radit kamu salah,,, aku tidak pernah mengejek istriku. " kata Bobi


mereka semua tertawa dan merayakan pertemuan persahabatan mereka yang sudah lama tidak pernah terjalin lagi.


hari ini Alvin tidak tahan melihat Kirana duduk di pelaminan bersama dengan pria lain hatinya sangat sakit.


tanpa Alvin sadari air matanya menetes, Kirana juga melihat Alvin hadir di acara pernikahan nya.


" kamu baik-baik saja Al,,, bagaimana kalau kita pulang saja?" kata Chika


" aku sedang tidak baik-baik kak, aku ingin sendiri. aku pergi dulu" kata Alvin

__ADS_1


" baiklah.... pergilah tenangkan dirimu" kata Chika


Alvin pergi meninggalkan pesta pernikahan Kirana. sebelumnya dia sudah menghubungi ke tiga teman-temannya untuk datang ke warung yang biasa mereka kunjungi.


" udah.... lhu ikhlasin tuh si Ana... namanya juga kalian tidak jodoh" kata Bagas


" sia-sia gue menunggu nya selama 5 tahun terakhir ini" kata Alvin


" ngapain lagi sih lhu mikirin dia,, dia juga ngk mikirin lhu" kata Roni


" gue pikir dia ngasih gue kesempatan" kata Alvin


" sudah.... dimana jiwa playboy lhu... biasanya juga lhu kalau putus pasti cari gantinya" kata Iwan


"iya tuh,," kata Roni


warung kopi yang mereka kunjungi bersebelahan dengan sebuah minimarket. di depan minimarket tersebut ada seorang anak kecil yang sedang mengamen.


dan pada saat itu juga seorang gadis keluar dari minimarket, Dia adalah Bella.


Bella menghampiri anak tersebut dan memberikannya sebungkus roti dan sebotol minuman, Bella mengajak anak kecil tersebut duduk bersamanya.


" ini roti dan senotol minuman untuk mu" kata Bella


" terima kasih banyak Kak" kata anak kecil tersebut tersenyum menerima roti dan minuman itu


" sini kamu duduk dulu" kata Bella sambil menepuk-nepuk lantai di sebelah Bella


anak kecil tersebut hanya menurut saja apa kata Bella, dia duduk di samping Bella.

__ADS_1


"siapa namamu dek???" kata Bella


" namaku Riko kak" kata anak kecil itu


" berapa umurmu?" kata Bella


" 10 tahun kak" kata Riko


" apa kamu tidak sekolah dek?" kata Bella


" tidak kak.... aku tidak punya biaya untuk sekolah, jangankan sekolah makan aja pun susah" kata Riko


" apa kamu tidak mempunyai orang tua?" kata Bella


" kedua orang tuaku sudah meninggal akibat kecelakaan pada saat aku berumur 8 tahun kak" kata Riko


" lalu keluargamu yang lainnya?" kata Bella


" aku hanya mempunyai seorang paman, tapi Paman ku sudah menjual rumah kami dan mengusirku" kata Riko


" jadi kamu tinggal dimana?" kata Bella


" aku kadang tinggal di kolong jembatan Kak, kadang juga di teras rumah kosong" kata Riko


Bella langsung memeluk tubuh anak kecil itu ada rasa kasihan di dalam dirinya.


" bagaimana kalau kamu ikut tinggal dengan kakak saja?" kata Bella melepaskan pelukannya


" kakak serius mengajak Riko tinggal dengan kakak?" kata Riko

__ADS_1


__ADS_2