
1 bulan berlalu,, Minggu depan adalah hari pernikahan Yanti dan hari ini adalah hari ulang tahun pernikahan Radit dan Nanda. Radit membawa Nanda kehotel WIJAYA karena ini hotel yang sangat mewah di kota ini.
" kenapa kamu membawa aku ke sini?" kata Nanda pada Radit
" aku ingin memberikanmu kejutan sayang" kata Radit
" ada apa dengan mu?, selama ini kamu tidak pernah seperti ini sebelumnya?" kata Nanda bingung.
Nanda tidak menanyadari bahwa ini adalah hari anniversary mereka. dia lupa karena memang pernikahannya pada waktu itu sangatlah mendadak.
" kau diam saja sayang... lihat saja apa yang akan kuberikan kepadamu" kata Radit
mereka tiba di sebuah ruangan, Nanda menyerngitkan kedua alisnya. tidak beberapa lama kemudian 2 orang perempuan memasuki kamar itu.
" oke baiklah sayang kamu berdandan yang cantik untuk ku malam ini" kata Radit berbisik di telinga Nanda
" kamu sangat aneh harini " kata Nanda pada Radit sambil tersenyum
kurang lebih satu jam Nanda sudah siap dengan dandanannya, Radit datang ke kamar itu untuk menjemput Nanda.
" sayang kamu sangat cantik malam ini..." kata Radit
" memang biasanya aku jelek yah" kata Nanda pada Radit
" hahaha.... bukan begitu maksud aku saysng...kamu berbeda malam ini" kata Radit
" cepatlah katakan apa rencanamu malam ini" kata Nanda
" mari ikut aku" kata Radit
Radit membawa Nanda masuk ke dalam lift, Nanda melihat Radit memencet angka 25. setelah mereka sampai di lantai 25 ruangan sangat gelap.
" kenapa gelap sekali apa lampu mati?" kata Nanda
__ADS_1
Radit membawa Nanda. saat Nanda melangkah ke depan, pada saat itu juga disebelah kanan dan kiri mereka2 buah lampu bersamaan hidup.
mereka melangkah lagi, 2 buah lagi lampu hidup sama seperti semula dan begitu seterusnya, hingga disini mereka berhenti dan tiba-tiba lampu hidup berbentuk love.
" apa yang sedang kamu rencanakan" kata Nanda sambil tersenyum
" happy anniversary buat pernikahan kita sayang" kata Radit pada Nanda
" apa??? akh.. aku sungguh lupa aku tidak mengingat nya sama sekali" kata Nanda sambil memukul keningnya.
Radit hanya terkekeh melihat tingkah istrinya itu dengan wajah terkejut.
dan setelah itu tiba-tiba lampu di ruangan itu hidup, Nanda sangat terkejut ternyata di sana sudah banyak tamu undangan.
di sana seluruh keluarga Radit dan juga keluarga Nanda hadir termasuk para sahabat Nanda, selain itu para pengusaha juga hadir di sana.
" baiklah perkenalkan semuanya, ini istriku Nanda Putri Wijaya" kata Radit memperkenalkan istrinya kepada para tamu undangan.
Nanda pergi menghampiri keenam temannya.
" hai semuanya terima kasih sudah hadir di pesta ulang tahun pernikahanku" kata Nanda kepada teman-temannya.
" aduh berbiku kamu cantik banget malam ini, gaun itu sangat cocok untukmu" kata Bobi dengan gaya lebaynya.
" siapa dulu dong desainer nya... gue gitu loh" kata Sarah menyombongkan dirinya kepada Bobi
" apa??? jadi gaun ini lho yang buat? terima kasih banyak aku sangat menyukainya" kata Nanda
" iya, seminggu yang lalu suami lo datang ke butiq gue, dia minta tolong pada gue" kata Sarah
" berarti Rangga enak dong,," kata Bobi yang sudah mulai menggoda Rangga
" Gue kenapa??" kata Rangga
__ADS_1
" enak kenapa " kata Dimas
" iyalah... kalau dia menikah dengan Sarah, tentu mereka tidak usah repot-repot membeli baju untuk pernikahan mereka" kata Bobi
" daripada mulut lo itu kerjaannya hanya mengejek kita, mending lo pakai tuh mulut untuk makan kue ini" kata Sarah sambil memasukkan kue ke mulut Bobi
" yayang tolongin gue.. gue udah ditindas nih sama teman lo" kata Bobi pada Yanti
" apa...tuptup nggak mulut lho,," kata Yanti pada Bobi
" sayang kalau kamu lagi marah tambah cantik deh" kata Bobi menggoda Yanti
" cie....cie...." kata teman-teman Nanda bersamaan
" katanya nggak bucin,,, malah lu yang paling bucin di sini" kata Adrian
" yah daripada gue diam-diam,,, dan rupanya perempuan yang gue cintai sudah menikah. gimana coba apa nggak sakit tuh perasaan" kata Bobi mengejek Adrian
" jangan bilang Yan, nanti kamu menikah minggu depan dengan Bobi" kata Nanda
" tidak lah... ogah gua" kata Yanti
" apa??? kamu bercanda kan Nan, Yanti mau menikah minggu depan?" kata Bobi heran
" yah patah hati lagi " kata Rangga dan Dimas
dan semua teman-teman Nanda tertawa mengejek bobi yang sedang patah hati.
" lo yang jujur aja ditinggal nikah juga, sok ngatain orang aja lu" kata Adrian pada bobi
" hahaha.... rasain lu" kata Sarah
suasana yang begitu ramai malam ini membuat mereka tidak menyadari waktu berjalan begitu cepat dan ini waktunya mereka untuk pulang karena sudah larut.
__ADS_1