
Hari ini nanda merasa sangat lah lelah, karena dia mengurus data-data yang berhubungan ke pembangunan karena direktur lama mereka di pindah tugas kan ke cabang yang ada di Singapore.
sebelum bos nya itu berngkat dia harus serah terima dulu dengan pemimpin yang baru. biar kedepan nya tidak terjadi masalah.
belum juga nanda harus mempersiapkan bahan-bahan persentase nya untuk besok menyambut direktur yang baru.
menurut rumor yang ia dengar, direktur nya yang baru sangat lah galak dan dingin. kalau karyawannya melakukan kesalahan dia tidak segan - segan untuk memecat nya.
semua karyawan di Pt. Canis sangatlah penasaran dengan direktur baru merek terlebih untuk para perempuan.
berbeda dengan nanda. dia tidak sempat untuk memikirkan itu, karna hari ini dia sangat lah sibuk. terlebih lagi dia tidak terlalu tertarik dengan gosip karena dia memang tidak terlalu banyak teman di kantor nya.
dia hanya berteman dengan satu unit nya saja itupun hanya sekedar pekerjaan selebih nya tidak. banyak perempuan yang tidak menyukai nanda karena nanda cantik dan banyak pria jatuh cinta padanya itu yang membuat para wanita tidak menyukai nya.
jam sudah menunjukkan 19.30dia baru saja pulang, dia masuk kekamarnya langsung merebahkan dirinya dan tidak memperdulikan keadaan kamar masih gelap.
ntah sudah berapa lama dia tidur, dia merasa sesorang memegang kening nya dan mencium kening nya itu.
tanpa pikir panjang nanda langsung menendang orang tersebut. tanpa persiapan akhirnya bagian sensitif Radit di tendang oleh nanda.
" owh.... kenapa kamu selalu menindas ku" Radit meringis kesakitan.a
nanda mengenal suara radit, dia langsung menghidupkan lampu.
" apa kamu tidak apa-apa?"
__ADS_1
" tidak apa-apa bagaimana?? kamu hampir saja membunuh ku"
" itu kan salah kamu sendiri yang membuat ku kaget"
" aku hanya tidak ingin membangun kan mu"
" setidaknya kamu kasih kabar ke aku bahwa kamu pulang hari ini"
" aku hanya ingin memberikan kan mu kejutan, tapi lihatlah apa yang kamu lakukan pada ku"
"lalu kenapa kamu tidak memberiku kabar belakangan ini?"
" apakah kamu sudah merindukan ku?"
" tidakkkk.. kamu jangan terlalu percaya diri"
" sudah kubilang.... kamu jangan terlalu percaya diri?"
" Lalu apa namanya kalau kamu tidak rindu?"
" aku hanya kuatir saja"
" terimakasih karen kamu sudah kuatir padaku"
" sebenarnya bukan padamu,,, lebih tepat nya pada diriku dan nasib ku?"
__ADS_1
" kenapa begitu?"
" masa di umur ku yang sangat mudah sudah menjadi janda tentu gak siap dong"
" hahaahaha..... kamu selalu saja mempunyai cara untuk membuat ku diam"
Nanda langsung bangun dari tidur nya untuk membersihkan dirinya. setelah itu dia melihat jam nya sudah menunjukk an 11 malam.
" apa kamu sudah makan"
" sudah... apa kamu belum makan??
" Belum, pulang kerja aku langsung tidur tadi"
" apa kamu lelah?? mari aku temani makan"
" tidak usah.... kamu istirahat lah duluan, aku makan dulu.
Radit tetap ikut menyusul Nanda turun kebawah, nanda yang menyadari radit mengikuti nya tidak mempersalahkan nya.
" kalau kamu mau minum sesuatu buat sendiri saja, aku tidak terlalu pintar untuk itu, tapi aku akan berusaha belajar"
" tidak perlu, berapa kali harus kukatakan. aku menikahi mu bukan untuk jadi pembantu ku"
" tapi aku akan tetap berusaha untuk melakukan tugas ku"
__ADS_1
" berarti termasuk untuk mencintai ku bukan???
nanda tidak menjawab, dia lebih memilih menyantap makanan nya. radit melihat nanda yang sudah mulai makan dia memilih diam. karena tidak ada percakapan diantara mereka berdua kalau sedang makan.