
" ayo aku antar kamu pulang" kata wanita itu memberikan helm kepada Nadia
"terima kasih kamu telah menolongku, namaku Nadia" kata Nadia menjulurkan tangannya kepada wanita itu
"gue Bella" kata Bella
" terima kasih kamu telah menolongku" kata Nadia
" suaramu meminta tolong mengganggu suasana ku. aku sedang menikmati pemandangan di atas bangunan itu" kata Bella
" apa kamu tidak takut malam-malam sendirian di bangunan tua seperti itu" kata Nadia
" kenapa harus takut, lalu jika kamu takut kenapa kamu keluar malam-malam seperti ini" kata Bella
" aku baru pulang kerja, aku tadi lembur" kata Nadia
" sekali lagi jangan biasakan lembur sendirian, jika pekerjaan mu terlalu banyak bawa saja ke rumah. di rumah lebih aman" kata Bella
" iya,,, aku akan jadikan ini sebagai pelajaran buatku" kata Nadia
tidak lama kemudian mereka berdua sudah sampai di rumah Nadia.
" apa kamu tinggal sendiri?" kata Bella
" iya... aku adalah anak yatim piatu" kata Nadia
" apa kamu tidak mempunyai keluarga yang lainnya?" kata Bella
" mereka tidak peduli kepadaku, sebenarnya ayahku masih hidup, tetapi dia tidak pernah peduli kepada aku. lalu bagaimana denganmu" kata Nadia
" kalau aku tinggal di sini bersama dengan paman ku, kedua orang tuaku ada di luar negeri" kata Bella
__ADS_1
" lalu kenapa kamu di sini?, kenapa kamu tidak tinggal bersama dengan kedua orang tuamu?" kata Nadia
" selama ini aku tinggal bersama dengan mereka, tapi aku ingin berkarir di Indonesia ini" kata Bella
" lalu apa pekerjaanmu sekarang?" kata Nadia
" aku hanya membantu pamanku saja mengurus perusahaannya" kata Bella
" lalu apakah kamu sudah menikah?" kata Nadia
" hahaha.... mana ada lelaki yang tertarik dengan ku" kata Bella
" kenapa??? kamu cantik dan juga baik" kata Nadia
"cantik dan baik itu bukan daya tarik. para lelaki tidak pernah melihat itu dari diriku, karena aku dimata mereka adalah seperti laki-laki" Kata Bella
" kenapa seperti itu??" kata Nadia
" aku cewek tomboy.... lelaki mana yang menyukai cewek yang tomboy. mereka lebih suka wanita feminim seperti dirimu" kata Bella dan Dia melihat jam tangan nya.
" bisakah kita jadi teman?" kata Nadia menjulurkan tangannya kepada Bella
Bella terdiam dan memandangi Nadia,
" bagaimana dengan sahabat?" menyambut uluran tangan Nadia sambil tersenyum
" oke aku setuju" kata Nadia
" kalau gitu gue cabut duluan ya Nad....." kata Bella
" minta nomor hp kamu dulu,,,,," kata Nadia tersenyum
__ADS_1
" oh iya... gue lupa .. ini kartu nama gue, jika kamu ada masalah hubungi aku" kata Bella
" oke.... kamu hati-hati yah" kata Nadia
" oke.... bay" kata Bella
malam ini Alvin berkumpul dengan ketiga temannya.
" Gaes malam ini gue mau tanding, mau ikut nggak" kata Bagas
" balapan motor lagi?" kata Alvin
" apalagi kalau bukan balapan motor, si Bagas kan hobbinya itu" kata Iwan
" gua kira lu udah berhenti dari balapan" kata Alvin
" mana mungkin Bagas berhenti dari balapan" kata Roni
" ayo dong buruan....ntar lagi mulai nih,,, ntar gue terlambat lagi" kata Bagas
" alllaaaahh.... paling-paling lhu kalah" kata Iwan
" nggak bakalan gue kalah" kata Bagas
" gimana kalau kita taruhan malam ini, kalau lhu kalah lhu harus berhenti dari balapan." kata Alvin
" kalah dari mana ini maksudnya? dari lhu apa dari semuanya?" kata Bagas
" apa lhu ikut balapan juga Al...." kata Iwan
"oke... gue akan ikut balapan,, jika lho kalah dariku lho harus berhenti dari balapan" kata Alvin
__ADS_1
"oke.... tapi jika loh tidak bisa dapat juara satu malam ini, lho harus tinggal di Indonesia. gimana??" kata Bagas
" oke..... " kata Alvin