Ternyata Dia Jodoh Ku

Ternyata Dia Jodoh Ku
EPISODE 157


__ADS_3

" ayo aku antar kamu pulang" kata wanita itu memberikan helm kepada Nadia


"terima kasih kamu telah menolongku, namaku Nadia" kata Nadia menjulurkan tangannya kepada wanita itu


"gue Bella" kata Bella


" terima kasih kamu telah menolongku" kata Nadia


" suaramu meminta tolong mengganggu suasana ku. aku sedang menikmati pemandangan di atas bangunan itu" kata Bella


" apa kamu tidak takut malam-malam sendirian di bangunan tua seperti itu" kata Nadia


" kenapa harus takut, lalu jika kamu takut kenapa kamu keluar malam-malam seperti ini" kata Bella


" aku baru pulang kerja, aku tadi lembur" kata Nadia


" sekali lagi jangan biasakan lembur sendirian, jika pekerjaan mu terlalu banyak bawa saja ke rumah. di rumah lebih aman" kata Bella


" iya,,, aku akan jadikan ini sebagai pelajaran buatku" kata Nadia


tidak lama kemudian mereka berdua sudah sampai di rumah Nadia.


" apa kamu tinggal sendiri?" kata Bella


" iya... aku adalah anak yatim piatu" kata Nadia


" apa kamu tidak mempunyai keluarga yang lainnya?" kata Bella


" mereka tidak peduli kepadaku, sebenarnya ayahku masih hidup, tetapi dia tidak pernah peduli kepada aku. lalu bagaimana denganmu" kata Nadia


" kalau aku tinggal di sini bersama dengan paman ku, kedua orang tuaku ada di luar negeri" kata Bella

__ADS_1


" lalu kenapa kamu di sini?, kenapa kamu tidak tinggal bersama dengan kedua orang tuamu?" kata Nadia


" selama ini aku tinggal bersama dengan mereka, tapi aku ingin berkarir di Indonesia ini" kata Bella


" lalu apa pekerjaanmu sekarang?" kata Nadia


" aku hanya membantu pamanku saja mengurus perusahaannya" kata Bella


" lalu apakah kamu sudah menikah?" kata Nadia


" hahaha.... mana ada lelaki yang tertarik dengan ku" kata Bella


" kenapa??? kamu cantik dan juga baik" kata Nadia


"cantik dan baik itu bukan daya tarik. para lelaki tidak pernah melihat itu dari diriku, karena aku dimata mereka adalah seperti laki-laki" Kata Bella


" kenapa seperti itu??" kata Nadia


" aku cewek tomboy.... lelaki mana yang menyukai cewek yang tomboy. mereka lebih suka wanita feminim seperti dirimu" kata Bella dan Dia melihat jam tangan nya.


" bisakah kita jadi teman?" kata Nadia menjulurkan tangannya kepada Bella


Bella terdiam dan memandangi Nadia,


" bagaimana dengan sahabat?" menyambut uluran tangan Nadia sambil tersenyum


" oke aku setuju" kata Nadia


" kalau gitu gue cabut duluan ya Nad....." kata Bella


" minta nomor hp kamu dulu,,,,," kata Nadia tersenyum

__ADS_1


" oh iya... gue lupa .. ini kartu nama gue, jika kamu ada masalah hubungi aku" kata Bella


" oke.... kamu hati-hati yah" kata Nadia


" oke.... bay" kata Bella


malam ini Alvin berkumpul dengan ketiga temannya.


" Gaes malam ini gue mau tanding, mau ikut nggak" kata Bagas


" balapan motor lagi?" kata Alvin


" apalagi kalau bukan balapan motor, si Bagas kan hobbinya itu" kata Iwan


" gua kira lu udah berhenti dari balapan" kata Alvin


" mana mungkin Bagas berhenti dari balapan" kata Roni


" ayo dong buruan....ntar lagi mulai nih,,, ntar gue terlambat lagi" kata Bagas


" alllaaaahh.... paling-paling lhu kalah" kata Iwan


" nggak bakalan gue kalah" kata Bagas


" gimana kalau kita taruhan malam ini, kalau lhu kalah lhu harus berhenti dari balapan." kata Alvin


" kalah dari mana ini maksudnya? dari lhu apa dari semuanya?" kata Bagas


" apa lhu ikut balapan juga Al...." kata Iwan


"oke... gue akan ikut balapan,, jika lho kalah dariku lho harus berhenti dari balapan" kata Alvin

__ADS_1


"oke.... tapi jika loh tidak bisa dapat juara satu malam ini, lho harus tinggal di Indonesia. gimana??" kata Bagas


" oke..... " kata Alvin


__ADS_2