
Setelah selesai acara pernikahan nanda kembali bekerja, karna memang dia tadi ijin pada bos nya masuk setengah hari saja.
kini jam jam empat sore waktunya bagi para pekerja pulang. nanda juga sama, dia pulang kerumah menggunakan mobil nya.
setelah sampai di rumah dia langsung menuju kamar nya. dia merebahkan tubuh nya dikasur kesayangan nya.
nanda kembali mengingat pernikahan nya tadi, sekilas senyum di wajah nya bukan senyum bahagia, melainkan senyum karena lucu.
" hem.... begini kah rasa nya menikah"
" coba lihat bahkan sudah menikah pun tapi masih beda rumah apaan coba?"
" lihat lah.... sejak jam dua belas tadi dia tidak memberiku kabar, bahkan bertanya padaku pulang kemana tidak ,"
" ekhhhh.... iya... gimana mau bertanya nomor gue pun tidak ada sama dia"
" ck.... gini banget deh nasib gue"
" tapi tunggu dulu.... kalau di lihat-lihat suami gue ganteng deh,,,, ganteng banget malah"
" hahahAha...... " nanda tertawa kegirangan
tanpa nanda sadari Radit sudah ada di depan pintu kamar nanda dan mendengar semua percakapan nanda.
" sebegitu bahagianya kah dirimu karena mendapat suami ganteng istriku?"
nanda langsung menoleh ke arah suara itu,,
bisa kita bayangkan gays muka nanda gimana??? pasti merah dan malu.
Radit langsung melangkah masuk ke kamar nanda tanpa pamit atau ijin.
" sejak kapan kamu disitu dan siapa menyuruh mu masuk?
" sejak kamu berbicara sendiri,, aku masuk karena ini kamar istriku"
__ADS_1
" kamu tau darimana rumah ku"
" yah... apasih yang gk ku tau tentang mu?"
" dan tau dari mana kamu kamar ku"
" tadi aku setelah sampai, aku melihat bi surti di bawah, dia bilang kamu disini."
" apa tujuan mu kesini"
" tentu saja mau menjemput mu puln8g ke rumah kita"
" bisakah kita menginap disini malam ini?"
sejenak Radit diam untum berpikir, tidak apa-apa lah,, mungkin pernikahan ini terllu cepat bagi nya makanya dia seperti iti.
" baik lah..., tapi aku besok mau pergi ke paris untuk mengurus perusahaan disana, aku akan tinggal disana beberapa waktu sampai urusan ku siap"
" berapa lama kamu disana?"
" mungkin sekitar sebulan "
"****** lho nan... kena tinggal lho khan,,,"
"lihatlah begitu dia menikahi mu dia sudah meninggalkan mu"
" dia beralaskan pekerjaan pada hal untuk bertemu dengan istrinya"
" aduh... gimana ini.... apa malam ini dia mau ngebor gue?? akh... tidak bisa pokok nya tidak bisa"
Namun sepertinya Radit mengerti yang di
dalam hati nanda.
" kamu tenang lah.... tidak usah mikir yang aneh-aneh... karena memang aku kesana untuk urusan pekerjaan tidak ada yang lain.... dan aku janji aku akan cepat menyelasai kan nya dan cepat kita bersama" sambil memegang dan mengelus wajah mulus nanda.
__ADS_1
" akh.... iya sepertinya aku pernah melihat mu sebelum nya,, kamu kan bos sombong perusahaan yang di paris itu"
" hahahaha.... kamu mengatai suami mu sombong"
" astaga .....aku tak percaya rasa nya, bahkan aku mengutuk mu pada saat itu, tapi lihatlah kau sekarang bahkan menjadi suamiku"
" kenapa kamu mengutuk ku, bahkan sejak saat itu aku tidak berhenti mencarimu"
" karena kau pada saat itu tidak ada rasa trimakasih mu sedikit pun, bahkan resepsionis mu itu mempermalukan ku, ingin rasa nya aku menunjukkan pada nya bahwa aku adalah istri bosnya"
" hahahahha.... apa kah kamu sudah mengakui ku suami mu"
" hanya untuk karyawan sombong mu itu saja"
" sepertinya kamu sangat kesal di buat mereka, apa perlu aku memecat nya"
" tidak perlu, aku tidak sejahat itu"
" baiklah... temani aku kerumah kita"
" mau ngapain?"
" hanya untuk mengambil berkas-berkas ku saja"
" baik lah"
kini kami sampai di sebuah rumah,, namun rumah ini berbeda dengan yang tadi malam.. ini jauh lebih besar lagi bahkan di bandingkan dengan rumah pemberian nenek ku tidak ada apa-apa nya.
" ini rumah siapa"
" sudah kubilang tadi
kan rumah kita"
" trus yang tadi malam"
__ADS_1
" bukan kah ku bilang,, aku mempunyai rumah banyak...."
" owh ... "