
Hari ini nanda terlambat masuk kerja karena dia harus kehotel dulu, chris memanggil nanda karena ada yang penting yang harus dibicarakan.
kini nanda sudah duduk di ruang pribadi bersama dengan Chris.
" ada apa om memanggil nanda"
" kapan kamu akan berhenti dari pekerjaan mu nanda? bukan kah waktu mu sudah cukup"
" maafkan nanda om... kasih nanda waktu"
" waktu apa lagi nan, kamu sudah cukup selama ini bermain main"
" nanda belum siap untuk ini om"
" aku akan mengajari mu"
" nanda akan pikirk kan lagi om, lalu dimana dengan saham om"
" saham kita sudah normal dalam sebulan ini. pihak yang membatalkan kontrak 4tahun yang lalu ingin mengajukan kerja sama lagi pada hotel kita"
" sejak kapan mereka mengajukan kontrak dengan kita"
" sudah bulan yang lalu"
nanda kemudian mengaitkan naik nya saham dan hubungan kontrak.
" apa ada kaitannya dengan naik nya saham kita"
" itu yang sedang aku pikirkan sepertinya memang ada"
" lalu apa om sudah menerima nya"
"belum, aku ingin membicarakan nya terlebih dahulu dengan mu"
"tolak kontrak nya, bukan kah mereka sebelum nya yang membatal kan kontrak, dan sekarang ingin mengajukan kontrak. aku yakin ada motif tersembunyi disini. entah apa motif nya kita tidak tau"
" apa kamu yakin nanda?? lalu bagaimana jika berpengaruh dengan saham kita"
" aku akan segera menyelidiki nya, dan kita lihat apa memang ada kaitannya"
chris tersenyum melihat nanda yang begitu tegas mengambil keputusan.
__ADS_1
" dia sama seperti ibu nya" batin chris
" baiklah om nanda pergi dulu"
"cepat lah ambil keputusan nya nan. bergabunglah dengan hotel"
nanda hanya tersenyum pada chris dia tidak menjawab nya. nanda langsung menuju kantornya. saat nanda ingin menuju ruangan nya dia berselisih dengan ayu.
ayu tersenyum mencurigakan kepada nanda. ayu menjabat sebagai kepala material. jadi pekerjaan nanda berkaitan dengannya.
nanda duduk di bangku nya memikir masalah hotelnya, dia menutup matanya sambil mengusut tulang pangkal hidungnya.
Radit melihat nanda yang kebetulan lewat,tapi nanda tidak menyadari nya.
" huh..... semoga saja aku tidak mengambil keputusan yang salah " batinnya
tidak lama kemudian seseorang mengetuk pintu, nada melihat ternyata itu adalah sita.
" permisi buk. pak presidir memanggil anda"
" ok. baiklah"
nanda pergi menemui Radit. dia mengetuk pintunya sebanyak dua kali. setelah itu dia masuk.
" duduk lah"
" ada apa kamu memanggil ku"
Radit berjalan menemui nanda.
" apa kamu kelelahan?"
" tidak aku hanya mengantuk saja"
" kalau begitu tidurlah disana " kata Radit menunjuk pintu yang ada didalam ruangan itu.
" apa itu?, apakah itu sejenis rung rahasia?"
" itu adalah ruangan itirahat ku"
nanda berjalan ke pintu yang ditunjuk Radit, dia melihat disana ada ruangan mini. ternyata ini adalah kamar.
__ADS_1
sudah kebiasaan bagi nanda jika memikirkan kan sesuatu atau ada masalah dia akan membawa tidur.
ntah sudah berapa lama nanda tidur, akhirnya dia memilih bangun. pada saat dia bangun dia melihat Radit juga ikuti berbaring disamping nya.
nanda memandangi wajah suami nya lalu sekilas dia mencium bibir Radit dan tersenyum.
" kamu sangat tampan"
" maafkan aku, aku adalah istri yang tidak baik"
" terima kasih buat kesabaran mu menghadapi ku yang sangat keras kepala
pada mu"
" jangan pernah berubah tetap lah seperti itu"
" untuk saat ini hanya kamu yang ku miliki"
Radit yang sudah bangun dia mendengar nanda berbicara pada nya dan merasakan ciuman nanda. Radit sangat bahagia. namun dia tetap berpura2 tidur, dia takut jika nanda mengetahui nya maka suatu saat nanda tidak melakukan nya lagi.
" berarti aku harus lebih sering sering lagi nih pura-pura tidur" batin Radit
setelah pulang kerja Radit dan hendra pergi ke bandara untuk menjemput sahabat mereka. radit sudah pamit terlebih dahulu pada nanda untuk pulang terlambat.
kini nanda sudah sampai di rumah mereka, baru saja dia memasuki kamar nya tiba-tiba hp berbunyi. ternyata telepon dari Sarah.
" halo.."
" akh...... tenyata kamu jahat pada ku, kamu sudah melupakan ku"
" kamu berkata apa, aku tidak akan pernah melupakan mu"
" benarkah????"
" hm, ,,, kamu sudah hampir dua belas tahun ini hadir di hidupku dan mengganggu ku"
" hais... lihatlah kejam sekali dirimu mengatakan ku pengganggu, mari bertemu di kafe nya kak Arga."
" kenapa harus disitu??? tempat lain saja yah"
" bukan kah kamu biasa kesini, cepat lah datang aku akan memberimu kejutan"
__ADS_1
" apalagi yang mau kau lakukan, ok baiklah aku akan segera kesana"