Ternyata Dia Jodoh Ku

Ternyata Dia Jodoh Ku
EPISODE 35


__ADS_3

6 BULAN KEMUDIAN


Tidak ada yang bisa kulakukan selama enam bulan ini. sebenarnya bagiku sangat lah membosan kan selama ini aku tidak bisa pergi kesekolah.


untuk mengikuti pelajaran mamah harus membayar guru pribadi. namun kalau untuk mengurus diriku mamah juga kembali memanggil pengasuh ku waktu aku kecil.


sejak kami pindah dari YOGYAKARTA aku sudah tidak memiliki pengasuh lagi. karna memang aku sudah besar dan juga sudah ada kakek dan nenek.


saat ini aku belum juga mendapat pendonor mata. aku duduk termenung di balkon kamarku untuk menghirup udara segar di pagi ini. dan memang ini lah kebiasaan baru ku selama 6 bulan ni"


aku mendengar suara langkah kaki memasuki kamar ku.


" ndo.... waktunya makan pagi"


" aku sedang tidak berselera bude"


" sedikit aja ndo.. biar makan obat"


Aku tidak ingin merepotkan bi Surti pengasuh ku akhirnya aku nurut aja. dan tiba-tiba nenek datang menghampiriku.


" sayang ada kabar baik"


" apa nek?"


" akhirnya kita dapat donor mata sayang"


seketika aku menangis bahagia. Terimakasih banyak Tuhan. ternyata Kamu masih memberiku kesempatan untuk bisa melihat.


Tadinya aku sudah putus asa. aku berpikir bahwa aku akan tinggal dengan kegelapan seumur hidupku.


" tapi sayang kita ada masalah"


" apa masalah nya nek"


" operasi nya bukan di Indonesia sayang"


" emangnya dimana nek"


" kita harus ke jepang sayang"


aku alergi dengan cuaca bagaimana ini, seharus nya ini kesempatan emas bagiku. tapi aku dihadap kan dengan pilihan yang sulit"


" trus gimana nek?"


" nenek juga bingung sayang"


" kita akan membawa dokter aditya juga"


itu suara mamah. sepertinya mamah akan ikut juga. syukur lah.

__ADS_1


" bi surti kamu juga ikut"


" baik nyonya"


" tolong urus semua keperluan nya nanda bi, karna besok pagi kita akan berangkat"


" baik nyonya"


seketika aku sangat senang. aku berpelukan dengan bi Surti. karna beliau sudah sangat dekat dengan ku.


" syukurlah ndo... bude bahagia banget mendengar ny"


" iya bude nanda juga sangat bahagia"


"bude bisa tolong ambilkan hp nanda,"


" ini ndo"


" bude tolong hubungi nomor sarah"


" baiklah ndo"


kemudian bi surti memberikan hpnya pada ku dan aku mendengar suara seseorang di ujung sana.


" hallo nan"


" hallo rah"


" lho pulang sekolah nanti sibuk ngk"


" ngk kenapa emang"


" lho datang yah nanti kerumah gue"


" iya... iya .. gue datang... tapi ada apa yah. tumben banget lho"


" gue besok ke JEPANG"


" ngapain lho ke jepang"


" gue udah dapat pendonor mata rah tapi operasi nya harus di Jepang"


" apa.... lho serius nan..... gue ngk percaya sumpah..gue senang banget nan....syukur lah.. ok gue nanti pulang sekolah kesana"


dan aku juga tidak lupa kasih tau kak Jordi.


waktu terus berjalan dan tidak terasa sudah jam dua siang dan kini aku duduk di ruang tamu bersama dengan bi surti.


dan kini aku mendengar keramaian di depan rumah ku sepertinya sarah bersama teman-teman ku datang"

__ADS_1


" nanda berbi....ku. gue kangen banget ma lho" bobi memeluk ku


" apaan sih lho bob... lepasin ngk,,"


" eehh .... lho jangan kesempatan dalam kesempitan deh" Adrian


" ehh .. bilang aja lho cemburu" bobi


" sembarangan aja klau ngomong" adrian


" udah deh rian...sebelum nanda besok pergi mending lho akuin deh, sebenarnya lho itu selama ini cinta terpendam ma nanda" bobi


" lho bisa diam gk?" adrian


" lho berdua berisik banget sih" rangga


" besok jam berapa berangkat nan?" dimas


" pagi-pagi deh tapi ngk tau jam berapa"


" operasinya kapan nan?" Adrian


tiba-tiba saja semua teman-teman ku menyoraki Adrian.


" cie.....cie..... "


" tumben banget lho perhatian sama nanda" dimas


" akh.... gue cemburu. selama ini gue di abaikan" sarah


" ehhhh.... perasaan banget lho" Adrian


hahahahahaha semuanya tertawa, ruang tamu kami begitu ramai.


" operasi nya lusa "


"tapi tumben banget lho rian banyak bicara hari ini" melati


" semoga berhasil" Dimas


" amin terimakasih"


" mungkin karna dia kangen ma lho nan" Bobi


" lho bisa diam ngk bob?" Adrian


" gampang....tinggal lho traktir gue makan untuk tutup mulut" bobi


memang benar... Adrian hari ini tumben banyak bicara tidak biasa nya.

__ADS_1


aku sangat bersyukur memiliki taman seperti mereka. dalam keadaan ku seperti ini mereka tidak mengabaikan ku..


__ADS_2