Ternyata Dia Jodoh Ku

Ternyata Dia Jodoh Ku
EPISODE 143


__ADS_3

waktu terus berjalan hari terus berganti dan tidak terasa terlewatkan sudah enam bulan berlalu.


hubungan Kirana dengan Alvin semakin hari semakin dekat. namun Kirana masih belum mengetahui bahwa yang sedang bersamanya selama ini adalah Alvin.


hari ini Kevin harus keluar kota menyelesaikan sesuatu, karena Radit bersama Nanda sedang pergi ke luar negeri.


hotel Radit yang ada di luar kota sedang ada masalah kecil, jadi Radit menyuruh Kevin lah yang harus menyelesaikannya.


lokasi hotel Radit berada di puncak, dan jalanan menuju kesana sangatlah sunyi. namun hotel tersebut sangat lah banyak yang diminati orang.


tidak jarang hotel Radit di kontrak beberapa perusahaan film, untuk dijadikan lokasi syuting.


Di mana letak hotelnya nya yang pas di atas bukit membuat pemandangan yang begitu indah dan menarik.


disana Radit mempekerjakan lumayan banyak karyawan.


hari ini seluruh staf dan karyawan hotel sibuk untuk menyambut kedatangan putra pemilik hotel.


karena hotel ini sangat jarang dikunjungi oleh Radit baik pun keluarganya.


malam ini Radit duduk di balkon kamarnya menikmati pemandangan yang begitu menarik.


angin berhembus menemani malam sepinya, dan darisana dia bisa melihat ada sebuah desa kecil yang agak jauh dari hotelnya.


dia mendengar seseorang mengetuk pintu kamarnya dan setelah itu dia membuka pintu kamar tersebut.

__ADS_1


dia melihat ternyata seorang karyawan wanita yang mengantarkan makanan ke dalam kamarnya.


" permisi tuan,,, ini makan malam tuan" kata wanita itu


" letakkan saja di meja itu" kata Kevin menunjuk ke arah meja yang ada di dalam kamarnya


" kalau begitu saya permisi tuan" kata wanita itu


" tunggu dulu,,, sepertinya kita pernah bertemu. tapi saya lupa di mana" kata Kevin


" maaf tuan,, mungkin Tuan salah mengenali saya, saya merasa kita tidak pernah bertemu sebelumnya" kata wanita itu


Kevin kembali mengingat-ingat.


" saya tidak pernah salah mengenalinya orang, kita pernah bertemu 6 bulan yang lalu" kata Kevin


" bukankah kamu wanita yang berada di gubuk pada malam itu? dan bukankah kamu bilang kamu bekerja sebagai kurir?" kata Kevin


kemudian wanita itu mengingat apa yang terjadi padanya di saat 6 bulan yang lalu.


" oh iya.... ternyata Tuan lah yang menyelamatkan saya,,,, terima kasih banyak Tuan, berkat Tuan aku bisa selamat" kata wanita itu


" lalu kenapa kamu bekerja disini?" kata Kevin


" setelah kejadian itu, saya sudah tidak bekerja sebagai kurir lagi, pamanku yang mencarikan saya pekerjaan di sini tuan." kata wanita itu

__ADS_1


" tempat ini sangatlah jauh dari kota, lalu apakah keluarga mu mengizinkanmu bekerja disini?" kata Kevin


" saya sangat membutuhkan pekerjaan tuan, jadi saya tidak memikirkan tempat ini jauh atau dekat" kata wanita itu


" lalu apakah kamu tidak kuliah?? karena umur kita tidak terlalu jauh berbeda, di usia sekarang kamu seharusnya masih kuliah" kata Kevin


" untuk sekarang kuliah tidak terlalu penting bagi saya, karena adik saya sedang sakit parah. prioritas utama ku sekarang hanyalah kesembuhan adik saya tuan" kata wanita itu


" lalu kemana kedua orang tuamu? apakah kamu tulang punggung di keluargamu?" kata Kevin


" ibu saya sudah meninggal pada saat saya umur 10 tahun. setelah itu ayah saya menikah kembali. ayah saya tidak pernah menganggap kami karena dia takut kepada istri keduanya. selama itu kami tinggal bersama dengan nenek kami, namun di umurku 15 tahun nenek kami meninggal" kata wanita itu


ada rasa kasihan di dalam hatinya Kevin mendengar cerita wanita tersebut.


" oke baiklah,,, mudah-mudahan kamu betah bekerja disini" kata Kevin


"terima kasih Tuan, kalau begitu saya permisi dulu. selamat malam" kata wanita itu


" tunggu dulu,,,, siapa namamu" kata Kevin


" nama saya Nadia Tuan" kata Nadia


" oke baiklah,,, lanjutkan pekerjaanmu" kata kevin


" mari tuan" kata Nadia

__ADS_1


" ya silahkan" kata Kevin


setelah itu Nadia pergi meninggalkan Kevin.


__ADS_2