Ternyata Dia Jodoh Ku

Ternyata Dia Jodoh Ku
EPISODE 16


__ADS_3

"berpisah..bukan berarti bapak kamu lepas dari tanggung jawab nya kan.. karna bagai mana pun kamu tetap anak nya" kata bapak killer.


tanpa tertahan air mataku turun dengan deras nya.


" papah sama mamah bercerai sewaktu aku berumur 5 tahun. yang aku tau papah pergi kekorea. dan sejak itu aku sudah tidak pernah lagi bertemu dengan papah"


" tapi bukan kah kamu punya kakek dan nenek?? kenapa salah satu dari mereka tidak datang?"


" kakek dan nenek sedang berada di jepang pak..kakek sedang kurang sehat jadi beliau sedang menjalani perobatan disana."


" mudah-mudahan kakek kamu cepat sembuh. beliau adalah orang yang baik."


" makasih pak. tapi apakah bapak mengenal kakek nanda?"


" yah bapak kenal kakek kamu..kakek kamu disini adalah seorang investor di sekolah ini. tapi jangan kamu pikir kamu bisa lolos dari hukuman saya. kamu tetap dihukum.kamu dan yang menjadi hukuman mu kamu harus bisa mendapat peringkat 10 besar di kelas mu."


" baik pak"


" sekarang kamu boleh pergi"


" permisi pak"..nanada


" silahkan"


" saya juga permisi pak" kata kak Arga


" siapa suruh kamu pergi?? bukan kah tadi kamu minta di hukum juga??" kata pak killer. namun aku masih berdiri disana aku tidak enak meninggalkan kak Arga. karna aku dia jadi seperti itu.


" kamu belum pergi juga nan?? kata pak killer.


" permisi pak" kataku


oh ya sedikit tentang kak Arga. dia ketua osis di Sma Garuda. dia kelas XI ipa 1.


dia bersahabat dengan Rudy. dan mereka juga satu meja.


" kamu tau apa salah mu arga??"

__ADS_1


" tau pak"


" ok. sekarang kamu hormat bendera di lapangan sampai jam 12 nanti dimulai dari sekarang..dan ingat


jangan coba-coba menurunkan tangan mu sebelum jam 12 mengerti?"


" mengerti pak"


" ok. mulai dari sekarang"


setelah aku tiba di kelas semua siswa melihatku dengan pandangan masing-masing dan juga penilaian mereka masing-masing.


aku langsung ketempat duduk ku. dan sekarang adalah pelajaran fisika tapi guru kami tidak masuk kata melati guru kami sedang melahirkan.


" loh ngk papa kan beb" kata sarah


" iya aku ngk papa kok. tapi kak Arga dihukum ma BP kataku"


" tau dari mana kak arga lho ada di ruang BP?" kata melati


" gue yang kasih tau ma kak Arga, kali dia bisa bantuin nanda" kata sarah


" emang kak Arga dapat hukuman apa?" Sarah


" ntah lah gue juga gak tau" kataku


" kasihan deh yayang Arga" kata melati


" heh..perasaan lho..itu buat gue..dia tipe gue..lho sahabat gue kan?? jadi lho ngalah


aja.. sama gue" sarah


" enak aja loh ngomong" melati


" mel apa susah nya sih ngalah toh juga kamu gampang jatuh cinta kok ma cowok.beda ma gue" kata sarah


aku tertawa mendengar perdebatan mereka berdua. yah inilah kebiasaan mereka.

__ADS_1


dan seketika laki-laki yang di belakang sarah memanggil ku.


" hai nan..Arga menghormat bendera di lapangan tuh.." kata Dimas


" apa" kata melati dengan sarah bersamaan.


aku langsung pergi kearah jendela kaca kelas ku aku mengintip dari balik gorden jendela yang benar saja memang kak Arga disana aku langsung duduk kembali kebangku ku.


" gara-gara lho ni" kata melati pada sarah


" heh... kok lho malah nyalahin gue sih" kata sarah


" seandainya lho ngk kasih tau nanda di BP pasti dia ngk kesana" kata melati


" dia nya aja sok pahlawan kesiangan..lagi pula apa salah ny sih berkorban buat cinta iya ngk nan.." kata sarah


" diam lho berdua...ni gara2 kak Rudy sialan itu ." kataku


" dasar lho ny aja yang ****.. masa cuman gara2 gitu doang lho trus mogok sekolah " kata melati padaku


" lho kok malah nyalahin nanda sih,,,,jelas2 juga nanda korban coba kamu pikir seandainya nanda di posisi mu..mungkin kamu sih tidak menganggap tu masalah secara kan lho ceweknya ganjen" kata sarah


" ngk usah sok suci deh lho.." kata sarah


BRAAAAAKKK


aku menggerebek meja dan seketika aja kelas ku hening gara2 suara tersebut.


" lho berdua bisa diam ngk sih??


" lagi pula ini urusan gue..ngk usah kalian ikut campur. kalian kapan dewasa nya hah?? selalu aja kyak gini" kata ku


" maaf" kata sarah bersamaan dengan melati.


" lho sih " kata sarah pada melati


" lho juga" kata melati lagi

__ADS_1


namun aku langsung menatap mereka berdua..melati langsung membalikkan badannya ke depan sementara sarah mengambil buku fisika nya dan dia membaca buku tersebut.


__ADS_2