
sudah tiga bulan berlalu besok adalah hari ulang tahunnya pernikahan Nanda dan juga Radit.
mereka menyuruh Kevin pulang, hari ini Kevin berangkat dari Singapura menuju Indonesia.
sementara Alvin, dia sibuk mengurus galeri nya karena hari ini juga dia kedatangan tamu yang sangat penting dan istimewa bagi Alvin.
dia adalah seniman yang dikagumi Alvin semenjak dia kecil hingga pada saat ini. dia selalu terinspirasi dari karya-karya seniman tersebut.
Alvin menyukai dunia lukisan semenjak dia kecil, dia tertarik dengan lukisan seseorang. itu sebabnya Alvin mencintai lukisan.
sejak kecil dia ingin bertemu dengan pelukis favoritnya, namun bertemu dengannya sangatlah sulit.
karena 3 hari lagi Alvin mengadakan pameran dia berhasil untuk mengundang pelukis favoritnya.
seniman yang dikagumi oleh Alvin adalah pelukis internasional dari China yaitu bernama Xin Yufei .
Alvin mengurus galeri nya tidak sendiri, dia juga dibantu sahabat yaitu Roni dan 3 orang karyawan lainnya.
mereka semua sangat disibukkan mengurus hal-hal yang berkaitan dengan pameran.
" aku tidak mau terjadi kesalahan selama tiga hari ini"
" dan untuk penyambutan tamu istimewa kita apakah sudah dipersiapkan yang berhubungan ke situ"
" saya harap kita jangan mengecewakan tamu istimewa kita" kata Alvin kepada Roni dan juga ketiga karyawannya
" baik bos" kata ke-4 nya
jika di dalam pekerjaan Alvin dan Roni sangat profesional. didepan karyawan lainnya mereka menyamping kan persahabatan mereka.
" ok.... Roni kamu temani saya ke bandara menjemput nyonya Xin Yufei" kata Alvin
" ok Al..." kata Roni
pada saat itu juga hp Alvin berbunyi, dia melihat Chika lah yang menelepon nya.
__ADS_1
" hallo kak..." kata alvin
" lho di mana Al... udah pulang nih gue... siapa yang jemput?" kata Chika
kebetulan jika sudah bekerja di rumah sakit dan menjadi dokter, dan satu minggu ini dia bertugas menjadi malam.
kini waktunya pulang ke rumahnya.
"kakak pulang bareng Aditya aja, Al ada urusan nih kak" kata alvin
" ya udah deh kalau begitu" kata Chika
setelah telepon Chikaa terputus, ini hp Alvin berdering lagi, di sana kevin yang menelepon.
" halo Kev...." kata alvin
" lho dimana Al....?" kata Kevin
"gue mau kebandara ini, ada apa Kev??? kata Alvin
" hah???? kenapa lho Kev...." kata alvin
" lho kebandara mau jemput gue kan?" kata Kevin
" kepedean banget lho.... gue ke bandara mau jemput rekan bisnis gue, bukan mau jemput lho" kata Alvin
" rekan bisnis apa?? macam betul aja lho, gue serius nih Al...." kata Kevin
" ya gue juga serius Kev...." kata Alvin
" terus yang jemput gue siapa??" kata Kevin
" mana gue tau,,,, lagian lho gak ada ngomong kan? udah lho tinggal naik taksi aja kok susah banget sih" kata alvin
" ya udah deh gue naik taksi, memang lhu benar-benar saudara yang tidak bisa diharapkan" kata Kevin
__ADS_1
" hahahaha... sori yah Kev.... lain kali gue janji akan bantu lho" kata alvin
" udahlah... gue matikan ini teleponnya, lho hati-hati" kata Kevin sambil memutuskan teleponnya.
kevin langsung sepulang menuju rumahnya menaiki taksi. setelah satu jam lebih kini dia sudah sampai di rumahnya.
Kevin melihat hanya Nanda yang ada di sana.
" Mah..... kevin pulang" kata Kevin menghampiri ibunya
" kamu sudah pulang sayang, siapa yang jemput kamu?" kata Nanda
"Kevin naik taksi Mah,,," kata Kevin
" ya sudah.... kamu istirahat aja lah dulu, mungkin kamu kecapean" kata Nanda
" Papah di mana Mah,,,?" kata Kevin
" Papah kamu jam segini kan di kantor sayang...." kata Nanda
" ya udah deh Mah Kevin langsung ke kantor Papah aja" kataa Kevin
" apa kamu tidak istirahat dulu, lagian ke kantor Papah kamu kan kapan-kapan bisa?" kata Nanda
" Kevin tidak lama di Indonesia Mah,,, Kevin hanya 4 hari doang disini... besok acara ulangtahun pernikahan Mamah dan Papah, lusa Kevin ke kantor pusat dan setelah itu kepamera nya Alvin. dan terus itu Kevin balik Mah" kata Kevin
" apa kamu tidak ingin kembali lagi tinggal di sini nak??,,,,," kata Nanda
" untuk sekarang Kevin belum niat Mah... tapi untuk nanti Kevin belum tahu. udah deh Mah Kevin berangkat ya Mah" kata Kevin mencium pipi Nanda
" ya udah kamu hati-hati ya nak" kata Nanda
" iya Mah... bay Mamah..." kata Kevin
" bay sayang...." kata Nanda
__ADS_1