Ternyata Dia Jodoh Ku

Ternyata Dia Jodoh Ku
EPISODE 144


__ADS_3

satu minggu berlalu Kevin di desa ini, dalam seminggu ini dia bisa menyelesaikan pekerjaannya, dan kini waktunya dia kembali ke kota untuk bersama dengan seluruh keluarganya.


dan pada saat itu juga Nadia mendapat telepon dari pihak rumah sakit bahwa adiknya sedang mengalami kritis.


tanpa persiapan apapun Nadia langsung bergegas pergi ke rumah sakit. Nadia membawa motor matic nya, namun ditengah perjalanan dia lupa mengisi bensin dan motornya tersebut mogok.


Nadia tidak punya pilihan,terpaksa dia harus berjalan dan sambil menunggu mobil bus lewat. karena biasanya 3 kali dalam sehari pasti ada bus yang akan pergi keluar kota.


sebelum Nadia pergi, dia memarkirkan motornya di pinggir jalan.


pada saat itu Kevin ingin kembali ke kota, dia melihat motor Nadia terparkir di jalan. dia mengingat itu adalah motor Nadia.


Kevin keluar dari dalam mobil dan menghampiri motor tersebut, namun dia tidak melihat pemiliknya.


" ke mana dia?"


" jangan-jangan terjadi sesuatu yang buruk padanya " kata Kevin


kemudian Kevin menelepon manager hotel untuk meminta nomor ponsel Nadia. setelah Kevin mendapatkan nomor ponsel Nadia. dia langsung menelpon tanpa berpikir panjang.


" halo..." kata Nadia


" halo,, kamu di mana" kata Kevin


" aku sedang di perjalanan menuju ke kota, ada apa ? dan siapa ini?" kata Nadia


" aku Kevin" kata Kevin

__ADS_1


" kenapa lagi kamu menelepon saya? tidak puas kah kamu menggangguku selama ini, tolong jangan ganggu aku. " kata Nadia


" apa maksudmu?? aku tidak pernah mengganggumu" kata Kevin


" sudah cukup.... kamu bahkan rela berulang kali untuk mengganti nomor mu setelah aku memblokir semua nomormu. dan aku akan tetap memblokir nomor mu ini juga" kata Nadia mematikan panggilan Kevin


Kevin bingung, dia tidak mengerti maksudnya Nadia. padahal Nadia berpikir bahwa dia adalah Kevin mantan kekasihnya.


setelah itu Kevin mencoba menelepon Nadia lagi, namun teleponnya tidak bisa masuk karena Nadia sudah memblokirnya.


akhirnya Kevin masuk ke dalam mobil dan melanjutkan perjalanannya.


setelah beberapa jauh Kevin mengemudi dia melihat Nadia sedang berjalan kaki.


tiiin ....tin....


Kevin memberhentikan mobilnya tepat di sebelah Nadia. Kevin membuka kaca mobil tersebut.


" masuk...." kata Kevin


Nadia mengintip dari jendela mobil untuk melihat siapa yang di dalam mobil, dia melihat ternyata Kevin.


" ada apa Tuan? kenapa Tuan ada disini?" kata Nadia


" apa maksudmu? kenapa kamu bilang aku mengganggumu?" kata Kevin


" maaf tuan aku tidak mengerti" kata Nadia

__ADS_1


" kenapa kamu berjalan sendiri, kamu tahu ini jalannya sangatlah sunyi. apa kamu tidak takut jika terjadi sesuatu padamu?" kata Kevin


" motor saya sedang kehabisan bensin, saya lupa mengisinya dulu" kata Nadia


" biasakan sebelum berangkat periksa semua apa yang berkaitan ke situ, biar tidak terjadi masalah" kata Kevin


" saya buru-buru tadi Tuan, dan lain kali saya akan melakukannya " kata Nadia


" panggil aku Kevin, aku bukan tuan mu" kata Kevin


" ya tetap saja Tuan, Anda adalah bagian dari atasan saya" kata Nadia


" saya bukan bagian dari hotel, itu adalah hotel ayah saya. saya hanya bekerja sama seperti dirimu" kata Kevin


" ya tetap saja Tuan,"kata Nadia, namun dia menghentikan kalimatnya setelah dia mendapatkan pandangan tajam dari Kevin.


sudah agak jauh mereka mengemudi, sepertinya mobil Kevin terjadi sesuatu masalah.


" ada apa ??? kenapa berhenti?" kata Nadia


" sepertinya ban mobilku pecah" kata Kevin sambil keluar dari dalam mobil.


Kevin Melihat ternyata ban belakang mobilnya pecah.


" apakah kamu tahu ada bengkel di dekat sini?" kata Kevin pada Nadia


" ada,, di desa sebelah sana... tapi desanya masih agak lumayan jauh dari sini" kata Nadia

__ADS_1


__ADS_2