
" bagaimana keadaan Bella kak..." kata Nanda pada Yolan
" Keadaan Bella sangat memprihatin kan nan,"
" Bella mengalami luka yang sangat serius di bagian otak belakang nya"
" akibat pukulan itu, tulang kepala Bella retak, dan beberapa Saraf otak Bella juga putus"
" dan tidak ada kemungkinan baginya untuk bertahan hidup. jika pun itu terjadi, Bella akan mengalami kehilangan ingatan atau tidak kegilaan lah yang akan terjadi pada nya, karena otak nya sudah rusak dan tidak dapat berfungsi dengan baik dan itupun tidak berlangsung lama" kata Yolan
Doni yang mendengar keadaan Bella sangat memprihatinkan, dia langsung terduduk lemas.
kini hanya penyesalan yang datang kedalam dirinya, seandainya saja dia mengikuti Bella pada saat itu juga mungkin ini tidak akan terjadi pada Bella.
" apa???? tidak mungkin....." kata Kevin
" tolong kak selamat kan Bella, Jangan biarkan ini terjadi padanya" kata Nanda
" maaf nan.... aku tidak bisa... aku sudah berusaha sebaik mungkin tapi inilah yang terjadi" kata Yolan
" tidak mungkin itu terjadi pada anakku,,,, tidak .... Bella ku pasti sehat... Bella ku kuat..." kata Yanti yang baru saja tiba
" sayang.... Bella kita pasti baik-baik saja kan?? Bella kita tidak akan seperti itu" kata Yanti menangis sambil memeluk Katuo
" sayang tenangkan dirimu dulu" kata Katuo, namun Yanti langsung terjatuh dan tidak sadarkan diri
__ADS_1
" Yanti...... Yanti......" teriak Nanda
" Maaf Nan... aku harus bawa Yanti dulu, mungkin dia lagi syok" kata Katuo
"............" Nanda hanya menganggukkan kepalanya
Kevin pergi meninggalkan tempat itu, dia pergi mencari tempat yang sunyi.
" aaaaaaaakkkkk"
" kenapa????? kenapa semuanya terjadi pada kami?"
" Tuhan....... tolong jangan berikan seperti ini pada kami.."
" kenapa dia menolong ku,,, kenapa????"
" aku tidak bisa menerima ini,,,,"
" aku mohon bertahan lah" teriak Kevin sambil menangis
Sudah satu minggu berlalu, Alvin masih tetap berada didalam rumah sakit untuk mendapatkan perawatan, sementara Nadia dan juga Bella masih dalam keadaan kritis dan belum sadarkan diri.
" Nan.... kita bisa menolong Nadia " kata Arga
" gimana caranya kak??" kata Nanda
__ADS_1
" kita harus lakukan operasi cangkok hati, tapi kita bisa melakukan itu jika kita mendapatkan pendonor" kata Arga
" apa ada orang yang mau mendonorkan hati nya kak?" kata Nanda
" itu jarang terjadi, nan..." kata Arga
" ambil saja hati ku paman" kata Kevin
" Kevin apa kamu gila???" kata Nanda dan Arga
" lalu apa aku hanya berdiam diri saja dan menyaksikan wanita yang aku cintai terletak dan tidak sadarkan diri hanya gara-gara menolong saudara kembar ku?" kata Kevin
" dan kamu pikir Nadia akan bahagia jika mengetahui kenyataan nya??" kata Nanda
" mah..... Kevin sangat mencintai Nadia, Kevin tidak bisa kehilangan Nadia" kata Kevin menangis
" mamah juga mengerti sayang.... mamah tau apa yang kamu rasakan. kita berdoa saja supaya yang terbaik yang terjadi buat Nadia nak" kata Nanda
" lalu bagaimana dengan keadaan Bella" kata Radit
" tidak ada tanda-tanda yang baik untuk keadaan Bella. semakin hari keadaan Bella semakin memburuk" kata Yolan
" apa yang harus kita lakukan?" kata Radit
" kita hanya menunggu hasil saja, kita sudah berusaha semampu kita dan kita sudah lakukan yang terbaik" kata Yolan
__ADS_1
"kak Arga.... cepat kabari kami jika ada pendonor buat Nadia" kata Radit
" iya Dit..." kata Arga