Ternyata Dia Jodoh Ku

Ternyata Dia Jodoh Ku
EPISODE 23


__ADS_3

Kini aku baru sadar ternyata aku tadi pingsan perlahan kubuka mataku aku memandangi langit-langit kamar ini ternyata aku berada didalam kamarku. Aku melihat melati dan sarah juga ada.


" nan... syukurlah lho sudah bangun" sarah


" nan.. lho makan dulu yuk, biar ada tenaga" melati


" gue ngk selera mel"


" dikit aja yah... kalau kamu ngk makan nanti kamu bisa pingsan lagi" sarah


aku melihat jam di narkas menunjuk kan jam 9mlm.


" kakek gimana?"


" masih ada dibawah nan" sarah


" gue mau kebawah"


" setidak ny lho makan dulu nan..... biar lho ada tenaga... kalau lho pingsan lagi nanti gimana?" sarah


dengan terpaksa aku memakan makanan ini meskipun hanya sedikit yang bisa ku makan tapi setidak nya ada sedikit tuk menambah tenaga ku.


" gue kebawah dulu"


" setidak nya lho ganti baju dulu" melati


yah aku masih mengenakan seragam sekolahku. aku memasuki kamar mandiku dan setelah beberapa menit kemudian aku udah siap dengan ritual mandiku meskipun aku hanya mandi asal-asalan tpi setidaknya badan ku sudah sedikit segar. kuraih kemeja hitam ku dan celana bahan hitam. setelah semuanya rapi kami turun. disana masih banyak orang tapi tidak seramai tadi siang sepertinya mereka semua kolega dan teman bisnis kakek .mereka duduk di lantai yang sudah dialasi karpet. aku melihat mendiang kakek sudah dimasukkan kedalam peti mayat namun bagian atas dibiarkan terbuka dan seluruh badan nya hanya ditutupi tirai berwarna putih. aku kembali menangis kak jordi datang menghampiriku dan merangkul ku.


" kamu yang sabar yah sayang"


hanya anggukan yang kujawab.


aku melihat nenek sepertinya sangat terpukul matanya sudah sangat bengkak. nenek duduk dan sambil bersandar di tembok.

__ADS_1


kupandangi wajah mendiang kakek perlahan kubuka tirai yang menutupi bagian wajah nya saja kemudian aku mencium nya mungkin ini akan menjadi ciuman ku yang terakhir buat kakek. namun aku tidak melihat mamah disini mungkin mamah sedang istirahat. waktu terus berjalan para tamu sudah mulai meninggalkan tempat kediaman kami.


Disini kami tidak mempunyai keluarga dekat dari kakek, karna kakek hanya anak tunggal tapi keluarga dari nenek semuanya ada di Jepang mereka sedang di perjalanan menuju kemari karna besok kakek di dikebumikan dan mungkin besok pagi mereka sudah sampai. kulirik jam tangan ku sudah menunjukkan jam setengah 12 malam.


" nan... kita istirahat yah.." sarah


" nggk rah.. kamu saja yang istirahat, kamu sudah capek dan istirahat dikamar aku aja, " kataku


" gue ngk berani sendirian nan"


" lho ajak melati"


" tapi lho gimana nan"


" aku masih mau disini temanin kakek" kataku


" iya udah kalau gitu. gue pinjam baju loh yah nan.. gue ngk nyaman tidur pake baju igini"


" ia ambil saja di lemari.. disana masih ada yang baru "


aku hanya mengangguk kan kepalaku. setelah kedua sahabat ku pergi aku melihat kak jordi masih disini aku baru sadar ternyata dia belum pulang padahal kedua orangtua nya sudah pulang.


" kakak kenapa belom pulang"


" ngk... aku masih mau disini aja sayang"


" ngk papa kak.. kakak pulang aja.. disini kakak ngk nyaman tidur disini sangat ramai"


kak jordi tersenyum ke arahku.


" aku tidak ingin tidur sayang... aku mau jagain kamu, "


" setidak nya kakak istirahat kak.. besok kakak baru datang kesini lagi"

__ADS_1


"ngk lho sayang....aku ingin jagain kamu lho benaran"


" aku ngk perlu dijagain kak.. aku udah ngk papa kok kak.."


" kalau kamu nanti pingsan lagi gimana, kamu tau betapa takut nya aku tadi melihatmu ngk sadar-sadar"


" tadi itu aku hanya terkejut aja kak.."


" ngk deh pokok ny.. tolong kamu jangan paksa aku pulang"


" ia udah deh kak kalau gitu, tapi setidak nya kakak istirahatlah walaupun hanya sebentar. mari aku antar ke kamar tamu"


Akhir nya kak jordi dia mau disuruh istirahat walaupun dia tidak mau pulang. aku mengantar nya kemar tamu. setelah kami sampai di pintu kamar aku mempersilahkan kak jordi masuk.


" masuklah kak.."


" kamu nggk istirahat sayang?"


" ngk kak... nanda ingin menjaga kakek malam ini, karena ini yang terakhir nanda lihat kakek jadi nanda puas-puaskan dulu kak"


" ia udah deh sayang kalau gitu aku istirahat dulu:


" kalau kakak butuh sesuatu bilang ke aku yah kak"


"iya sayang"


aku pergi meninggalkan jak jordi namun sebelum tu kak jordi menarik tangan ku.


" tunggu dulu" dia menangkup wajah ku dengan kedua telapak tangan nya dan dia mencium kening ku.


" kamu jangan terlalu cape. jaga kesehatan, kalau kamu terlalu capek malam ini besok kamu tidak bisa ikut ke acara penguburan kakek " kata kak jordi


" iya kak. nanda akan jaga diri kak"

__ADS_1


" I love you sayang " katanya dan mencium kening ku lagi.


Aku bertunangan dengan kak jordi sudah 6 bulan. tapi ini baru pertama kali dia mencium ku padahal kami sering keluar dan berkencan tapi dia tidak pernah macam- macam terhadapku. itu yang membuat ku tambah cinta pada nya, sepertinya dia yakin bahwa diriku lah jodohnya maka dia tidak pernah terburu-buru untuk menikmati diriku padahal aku wanita yang lumayan cantik. pria di jaman sekarang sangat lah susah mendapat kan pria yang seperti itu.


__ADS_2