
" aku masih bisa terima jika kamu menghina ku. tapi aku akan membunuhmu jika kamu menghina ibuku" kata Nanda menampar wajah ayu
"berani-beraninya kamu menamparku perempuan murahan dan anak dari perempuan murahan juga" kata Ayu kembali menghina ibu Nanda
PLAAAAKK
Nanda kembali menampar Ayu hingga ujung bibir Ayu mengeluarkan darah.
" sudah ku bilang pada mu, jangan coba-coba menghina ibu ku." kata Nanda
karyawan yang ada di ruangan Ayu melihat Nanda dan Ayu yang ribut dia menghampiri mereka.
" kenapa???? buah jatuh tidak jauh dari pohon nya, jika induknya seperti itu maka anak nya juga akan seperti itu" kata Ayu
Nanda yang sudah emosi dia hilang kendali. Nanda mencekik leher Ayu dengan menggunakan satu tangan.
" sudah kubilang dari tadi padamu untuk membunuh mu jika kamu menghina ibuku " kata Nanda mencekik leher Ayu
karyawan yang melihat ayu segera memanggil temannya untuk membantu Ayu.
Wajah ayu sudah sangat merah akibat kesusahan bernapas dia memegang tangan Nanda yang masih mencekik lehernya.
" le....pas....kan..." kata Ayu kesusahan berbicara
" berani sekali kamu menghina ibuku bahkan kamu tidak mengenal ibuku sama sekali.lebih baik kamu mati dari pada kamu hidup" kata Nanda
" mba Nanda lepas kan mba Ayu.... kamu bisa saja nanti membunuh nya" kata karyawan itu
" aku tidak akan menyesal jika dia mati ditangan ku " kata Nanda
orang-orang sudah sangat ramai berkumpul diruagan nya Ayu dan pada saat itu Sita lewat.
dia penasaran melihat karyawan yang sudah berkumpul. Sita menghampiri mereka dia melihat Grace menangis di sana.
__ADS_1
" mba Nanda aku mohon lepaskan ayu. kita bisa selesaikan masalah nya" kata Grace
Nanda yang melihat Grace menangis akhirnya dia melepaskan Ayu.
" uhuk....uhuk....dasar manusia psicopat" kata Ayu
" itu teguran ku buat kamu, aku melepaskan mu karena aku menghargai Grace" kata Nanda
" dasar wanita murahan..." kata Ayu
plaaaak.
lagi-lagi Nanda menampar wajah nya ayu. dan Sita masih di sana dan melihat Nanda menghajar Ayu.
" wanita gila.... kamu menamparku. sialan kamu, dasar anak *******" kata ayu
emosinya Nanda kembali lagi, dia mencekik leher ayu lagi menggunakan kedua tangan nya, Nanda menggigit giginya hingga menghasilkan bunyi, badan nya gemetar dan wajah nya sudah memerah.
Sita yang melihat itu langsung menghampiri Nanda dan menelepon Radit. Radit langsung berlari menuju ruangan nya Ayu.
" Bu Nanda... jangan gegabah lepaskan dia..Bu Nanda ... kendalikan dirimu." kata sita
" tidak ... aku harus membunuh nya..." kata Nanda
" bu Nanda.... dia bisa mati...." kata sita dengan suara yang keras dia mencoba melepaskan tangan Nanda dari ayu.
" Bu sita....jangan ikut campur... pergilah" kata Nanda
Radit yang sudah sampai di ruangan Ayu langsung memeluk Nanda dari belakang.
" sayang.... jangan seperti itu,,, aku tidak mau kamu menjadi seorang pembunuh" kata Radit
Nanda yang menyadari ada Radit disini akhirnya emosi nya mulai mereda, pelan-pelan dia melepaskan cengkraman nya.
__ADS_1
semua karyawan PT.CASNIS yang menyaksikan itu terkejut melihat presidir mereka memeluk Nanda dan memanggil nya sayang.
" apa yang terjadi? kenapa kamu menghajarnya?" kata Radit pada Nanda
Nanda tidak menjawab pandangan nya masih tertuju pada Ayu, dia masih marah dan kesal.
" wanita murahan ini ingin membunuh ku pak Presidir" kata Ayu
" tutup mulut mu nona" kata Radit pada Ayu
" apa bapak ingin membelanya setelah apa yang dia lakukan pada ku" kata Ayu
Ayu memang sengaja membuat Nanda marah, supaya Nanda menghajar nya dengan cara itu dia bisa menyingkir kan Nanda.
" apa yang kau lakukan sehingga Nanda ingin membunuh mu" kata Radit
" bapak ingin mencoba mencari kesalahan ku? bapak sudah lihat dengan jelas dia ingin membunuhku, apa bapak tidak ingin memecat nya? " kata Ayu
" Hm....jikapun saya dipecat dari sini, detik ini juga saya bisa dapat pekerjaan. aku sangat bersyukur hari ini bisa memberimu pelajaran" kata Nanda
" dasar wanita murahan, kamu masih tidak tau malu setelah apa yang kamu lakukan hari ini" kata Ayu
" kamu dari tadi selalu mengatakan ku perempuan murahan, baiklah akan kutunjukkan pada mu siapa aku." kata Nanda
Nanda langsung menjinjit kan ujung jari kakinya untuk menyamakan badan nya dengan Radit. dia meraih tengkuk nya Radit dan mencium bibir Radit didepan semua karyawan PT.CANIS.
Radit yang mengerti tujuan Nanda langsung membalas ciuman Nanda dan memeluk badan Nanda.
tentu semua karyawan PT.CANIS sangat terkejut menyaksikan Nanda dan presidir mereka berciuman kecuali Sita, karena Sita sudah mengetahui bahwa Nanda adalah istrinya Radit.
setelah aktifitas mereka selesai Radit dengan begitu percaya diri memperkenalkan Nanda sebagai istrinya kepada seluruh karyawan nya.
" khm.... baiklah semuanya. saya akan memperkenalkan istri ku pada kalian semua." Radit merangkul pundaknya Nanda.
__ADS_1
" perkenalkan dia adalah istriku Nanda Wijaya Putri, jadi tolong kalian jaga sikap kalian terhadap istriku" kata Radit
semua karyawan PT.CANIS sangat terkejut mengetahui bahwa Nanda adalah istri dari presidir mereka, terlebih Ayu badannya gemetaran ketakutan.