Ternyata Dia Jodoh Ku

Ternyata Dia Jodoh Ku
EPISODE 149


__ADS_3

1 bulan berlalu, dalam sebulan ini setelah adiknya Nadia meninggal Kevin tidak pernah lagi bertemu dengan Nadia. bahkan Nadia keluar dari pekerjaannya, hari ini adalah ulang tahunnya Alvin dan Kevin.


di kampus ini mereka berlima bersahabat berkumpul dan mereka membahas perihal ulang tahun si kembar.


" selamat ulang tahun buat kalian berdua" kata ketiganya


" terima kasih" kata Alvin dan Kevin


" mana nih kemek-kemek nya" kata Bagas


" nggak asyik lhu berdua" kata Roni


" gimana nanti malam kita pesta" kata Iwan


" pesta apa" kata si kembar


" kita sekali sekali minum di bar dan di sana banyak wanita seksi..." kata Iwan


" gue setuju" kata Roni dan Bagas


" gue nggak ikut" kata Kevin


" gak asyik lho" kata ketiganya


" ayo dong Kev..., sekali ini saja" kata Alvin


" aku nggak mau yang kayak gituan,," kata Kevin


" bukan....kita hanya sekedar minum doang,,," kata Alvin

__ADS_1


"iya nanti tiba di sana, kalian berempat sibuk dengan wanita kalian masing-masing. kalian biarkan aku sendiri di sana" kata Kevin


" tidak ada wanita-wanitaan nanti malam" kata Alvin


" bener ya,,, kalau kalian berempat nanti malam bersama dengan wanita aku akan tinggalin kalian" kata Kevin


" oke....oke.." kata mereka berempat


malam ini kini tiba untuk mereka berlima merayakan pesta ulang tahun di sebuah bar yang lumayan mewah.


" gue ke toilet dulu" kata Kevin


"iya pergilah" kata Alvin


setelah Kevin pergi, dan pada saat itu juga Nadia datang membawa beberapa botol minuman ke meja yang diduduki oleh rombongan Alvin.


Nadia sangat terkejut melihat Alvin, namun Alvin tidak merasakan apa-apa karena memang dia tidak mengenal Nadia.


" bukan urusanmu,,, kamu bukan siapa-siapa aku" kata Nadia kesal menjawab Alvin


"sayang... cantik-cantik galak" kata Alvin


" neng... udah punya pacar belum?" kata Iwan


" kalau belum... kami pada jomblo nih" kata kata Roni dan Bagas


" maaf aku bukan perempuan seperti itu" kata Nadia


" bukan seperti itu tapi kenapa kamu bekerja di tempat yang seperti itu" kata Roni

__ADS_1


" sudah saya bilang,,,, kalian jangan terlalu ikut campur dengan urusan ku" kata Nadia melihat ke arah Alvin


" biasa saja dong ngomongnya,, kok malah melihat ke arah ku" kata Alvin


" saya tidak menyangka ternyata kamu laki-laki yang seperti ini. saya pikir kamu lelaki yang baik" kata Nadia


" apa maksudmu?? apakah kita saling mengenal?" kata Alvin


" oh... maaf... ternyata di depan teman-temanmu, kamu tidak mengenalku, atau mungkin kamu malu kepada mereka jika berteman denganku. dan ternyata aku hanya salah mengenali orang, sekali lagi maafkan saya" kata Nadia


Nadia pergi meninggalkan mereka berempat, ada rasa kecewa di hatinya. dia berpikir Kevin sangat jahat dan munafik.


pada saat itu juga Kevin mantan kekasihnya Nadia datang dan menemuinya.


" hai calon istriku, bagaimana bekerja di sini apa kamu betah?" Kata lelaki itu


" berhenti menggangguku, aku bukan calon istrimu" kata Nadia


" waktunya sudah 1 bulan, dan kamu belum bisa mengembalikan kan uangnya" kata Kevin


" aku sudah bilang aku akan menggantinya" kata Nadia


" ayahmu sudah mengikhlaskan mu kepadaku" kata Kevin menarik tangan Nadia


" apa yang kamu lakukan lepaskan tanganku" kata Nadia berusaha melepaskan dirinya


" tentu saja aku akan menikmati mu" kata Kevin


" oke jika kamu ingin menikah denganku, aku akan turuti tapi tolong kamu jangan lakukan ini kepadaku sebelum kita menikah" kata Nadia

__ADS_1


" kamu pikir aku percaya dengan apa yang kamu katakan? aku tidak akan membiarkanmu lagi pergi dariku" kata Kevin menarik tangan Nadia


" gue bilang lepaskan...." kata Nadia berusaha melawan Kevin


__ADS_2