
malam ini Radit sedang mengobrol dengan kakek dan juga ayahnya di ruang tamu. sementara Nanda membantu ibu dan neneknya Radit di dapur. membuat beberapa kue untuk menyambut tahun baru.
di sana bukan cuman mereka saja ada juga sepupunya Radit.
Radit mempunyai sepupu namanya Sonia, sejak kecil keluarga Radit dan keluarga Sonia sudah menjodohkan Radit dengan Sonia. tetapi Radit selalu menentang perjodohan itu.
" carson bilang pernikahan kalian sudah 10 bulan, apa yang kau lakukan sehingga dia bisa menikah denganmu?" kata ibu nya Radit
" aku yakin dia pasti menjebak carsons bi" kata Sonia
" maaf mami aku tidak melakukan apa-apa" kata Nanda
" aku bukan mamimu sampai kapanpun aku tidak akan pernah merestui pernikahan mu dengan anak saya" kata ibu Radit
" maafkan saya" kata Nanda
" aku hanya menganggap Sonia yang jadi menantuku" kata ibu Radit
" kalau kamu mencintai Radit tolong tinggalkan dia" kata neneknya Radit
" maaf.. saya tidak bisa melakukan itu" kata Nanda
" aku akan membayarmu berapapun yang kau mau, dan aku akan menanggung semua biaya hidupmu asalkan kamu mau meninggalkan Radit" kata ibunya Radit
" maaf kan saya. saya bukan perempuan seperti itu. pernikahan kami adalah ikatan suci dan sakral. kami sudah saling berjanji untuk tidak berpisah kecuali kematian lah yang memisahkan kami" kata Nanda
"sombong sekali kau, aku akan berusaha untuk memisahkan kalian" kata ibu Radit
" bagaimana perasaan nyonya jika keluarga suami nyonya menyuruh anda untuk meninggalkan suami nyonya, apakah nyonya siap" kata Nanda
" jaga ucapanmu apakah kamu sudah gila beraninya kamu berbicara seperti itu kepada bibi" kata Sonia
__ADS_1
" kamu berani melawanku, begitu tidak sopan nya dirimu kepadaku" kata ibu Radit
" aku tidak melawan anda nyonya, aku hanya ingin tahu bagaimana perasaan anda jika itu terjadi pada diri anda, apakah saya salah?" kata Nanda
" aku berbeda dengan dirimu aku berasal dari keluarga yang terhormat" kata ibu Radit
" bahkan nyonya tidak menunjukkan sedikit pun bahwa nyonya berasal dari keluarga yang terhormat. terbukti dari perilaku dan cara berbicara nyonya.itu tidak termasuk kategori keluarga yang terhormat" kata Nanda
dan pada saat itu Radit ingin pergi ke dapur, Dia merasakan sesuatu yang tidak enak tentang Nanda. dia tersenyum dibalik ding-ding mendengarkan perkataan Nanda yang tidak bisa ditindas.
" lihat lah dia yang tidak mempunyai sopan santun sedikitpun. beraninya kamu melawan bibi" kata Sonia
" kamu berani menghina keluarga kami beraninya kau... siapa kau...? " kata neneknya Radit
" ada apa ini??? dari mana cardons pendapat kan wanita seperti ini" kata ibu Radit
" aku tidak ada menghina keluarga ini, bagaimana mungkin aku bisa menghina keluarga suami ku sendiri. aku hanya ingin menyadarkannya saja" kata Nanda
namun Nanda sudah lebih dulu menahan tangan Sonia.
" jangan kamu coba coba mengangkat tanganmu pada saya dan saya bisa saja mematahkan tanganmu ini" kata Nanda pada Sonia
" apa yang ingin kamu lakukan kepada menantu ku lepaskan tangan menantu ku jangan menyentuhnya" kata ibu Radit
" aku hanya ingin memberikan dia pelajaran, karena dia ingin mencoba merebut suamiku " kata Nanda
" carson adalah anakku. jadi terserah padaku menikahkan dia pada siapapun, bukan dia yang ingin merebut carson darimu tapi kamu yang sudah merebut calon suaminya" kata ibu Radit
" saya tidak merebut siapapun kami hanya saling mencintai. dan suami saya berhak bahagia dengan pilihannya sendiri" kata Nanda
" dasar wanita yang tidak waras" kata Sonia
__ADS_1
" yang seharusnya tidak waras itu adalah kamu. kamu yang ingin mengharapkan suami orang lain menjadi milikmu" kata Nanda
" aku yakin kamu sudah memelet cucuku sehingga cucuku bisa jatuh cinta kepada perempuan seperti mu" kata nenek Radit
" hahahaha.... sepertinya nenek memang sangatlah pandai, nenek bisa tahu apa yang sudah saya lakukan pada cucu nenek. "
" ayolah....bukan kah ini hari natal?? marilah saling berdamai tidak ada artinya untuk kita saling berdebat. apakah kalian tidak ingin berteman denganku? tapi sepertinya memang kalian tidak ingin berteman denganku. ya sudahlah,,, aku pergi dulu" kata Nanda pergi meninggalkan dapur.
setelah Nanda pergi Radit menghampiri ketiga wanita itu yang berada di dapur.
" bagaimanadengan istriku hebat bukan???" kata Radit
" dia bukan perempuan yang baik cepat tinggalkan dia" kata ibunya Radit
" dia perempuan yang sangat baik, cuman masalahnya adalah dia perempuan yang sangat kuat. dan aku tidak akan pernah meninggalkan nya. mami maafkan aku" kata Radit pada ibunya
" aku tidak akan pernah merestui kalian sampai kapanpun" kata ibu Radit
" bukankah kami sudah menikah, jikapun mami tidak memberikan Restu mami aku akan tetap mempertahankannya" kata Radit pada ibunya
" lihat bibi.... dia bahkan berubah setelah menikahi perempuan gila itu" kata Sonia
" istriku bukan gila, yang gila itu adalah kamu. bagaimana dengan tanganmu apakah masih terasa sakit? harusnya tadi istriku mematahkannya sekalian" kata Radit
" apa yang kamu katakan son, cepat sadar lah." kata nenek Radit
"seharusnya yang sadar itu kalian bukan kami. dan jangan kalian coba-coba untuk menindas istriku. dia tidak selemah itu" kata Radit
" ah mimpi apa aku ini, memiliki anak seperti ini?" kata ibunya Radit
" baiklah mami saya pergi dulu istriku sudah menunggu di kamar. kami akan membuatkan cucu yang banyak untuk kalian" kata Radit pergi meninggalkan mereka bertiga.
__ADS_1