Ternyata Dia Jodoh Ku

Ternyata Dia Jodoh Ku
EPISODE 59


__ADS_3

" tapi aku perempuan yang buruk,,,"


" aku tidak perdulikan itu, buruk atau baik itu adalah tetap lah jati diri kita, aku juga sebaliknya"


" aku bahkan tidak bisa memasak, menyuci, menyetrika, semua pekerjaan rumah bahkan hal yang kecil pun aku tidak bisa?"


"tujuan ku menikahi mu bukan untuk menjadi kan mu pembatu ku tapi untuk taman hidupku baik suka maupun duka"


nanda terdiam dan tidak tau apa yang harus dikatakan, semuanya terjadi begitu tiba-tiba.


" oke baiklah"


" terima kasih"


" bisakah aku meminta sesuatu?"


" apa itu katakan lah"


" tolong pernikahan kita di rahasia kan, dan jangan ada pesta dan media hanya saksi saja yang hadir itu pun masing- masing satu"


" tapi kenapa?"


" untuk itu aku belum siap terlebih lagi sangat merepotkan"


" oke baiklah"


" kapan rencanamu"


" besok pagi jam 10"

__ADS_1


" apa??? bukan kah itu terlalu cepat bahkan aku belum memberikan data-data ku"


" semuanya sudah di urus... tentang data pribadi mu sangat lah gampang bagiku untuk mendapat kan nya."


" oke baiklah"


" kalau begitu kamu istirahat lah"


" bisa kah kamu memberiku pakaian mu? aku tidak nyaman tidur berpakaian seperti ini"


" tunggu sebentar" Radit berjalan menuju lemari nya, dia mengambil sebuah kemeja putih disana.


" pakai lah ini,,, disini tidak ada pakaian wanita jadi aku memberikan mu ini"


" tidak masalah,,, terimakasih"


setelah dia selesai dia keluar dari dalam kamar mandi namun radit tidak ada disana.


nanda langsung naik keranjang dia menarik selimut untuk menutupi tubuh nya bagian bawah, karna kemeja Radit pas diatas dilutut nya.


tidak beberapa kemudian dia masuk ke dalam kamar dia melihat nanda sudah tertidur. dia tersenyum memandang nanda dari jarak yang agak jauh.


" sekian lama aku mencarimu, kini kamu di sini besama ku"


" dan besok kamu akan menjadi milik ku selamanya"


" aku tidak akan menyia-nyia kan kesempatan itu"


" dengan semampu ku aku akan membahagiakan mu"

__ADS_1


" selamat malam sayang"


lalu radit mengambilkan selimut dari lemari untuk nya dia tidur di sofa yang terdapat di kamar itu juga.


kini hari pernikahan Nanda dam radit, mereka hanya mengundang saksi seperti yang nanda minta. nanda membawa bi Surti yang jadi saksinya dan Hendra yang jadi saksi Radit.


kini mereka berdua di hadapkan dengan seorang pendeta didepan Altar mereka. di nikah kan.


" untukmu Carsons Radit Pratama aku bertanya padamu"bersedia kah kamu menerima Nanda Putri Wijaya dengan setulus hatimu dan segala kekurangan nya menjadikan dia sebagai istri mu" pendeta


" owh jadi nama yang akan menjadi suami ku adalah Carsons Radit Pratama" batin nanda


"saya bersedia"


" untukmu Nanda putri Wijaya aku bertanya padamu bersedia kah kamu menerima Carsons Radit Pratama dengan segala kekurangannya kau menerima dia sebagai suamimu?"


" aku bersedia" nanda


" sekarang saling bersalaman lah" kemudian pendeta itu menggenggam tangan mereka berdua yang telah menyatu ( posisi bersalman).


" kalian bukan lagi dua melainkan sudah menjadi satu, tidak ada yang dapat memisahkan atau menceraikan kalian , kecuali kematian lah yang menceraikan kalian. DIDALAM NAMA TUHAN YESUS KRISTUS kalian diberkati."


kini nanda dan radit sudah terikat didalam ikatan suci. mereka sudah sah menjadi suami istri.


Radit sangat bahagia dihari pernikahan nya ini walaupun pernikahan yang sangat sederhan dan tanpa pesta, namun dia sangat bersyukur menikah dengan wanita pilihan nya dan wanita yang dicintainya.


berbeda dengan nanda, nanda merasa itu adalah mimpi, dia masih belum bisa mempercayai nya. dari dulu dia berpikir menikah dengan laki-laki yang dia cintai, namun kenyataan nya dia tidak mengenal laki-laki yang jadi suaminya, bahkan nama suaminya dia tau pada saat acara pernikahannya. lucu sekali bukan??


tidak ada yang mengetahui pernikahan nanda termasuk kedua sahabat nya. dia merahasiakan pernikahan ini karena dia takut sewaktu-waktu radit menceraikan nya agar dia tidak malu pada teman teman nya, terlebih pada publik.

__ADS_1


__ADS_2