
Dokter memeriksa keadaan ku.
" syukurlah nanda keadaan kamu mulai membaik"
" trimakasih dok"
" tidak perlu berterima kasih.. ini sudah tugas ku sebagai dokter. "
" iya tetap aja nanda berterima kasih dok"
" ok lah kalau begitu. sekarang nanda waktunya istirahat kamu jangan terlalu banyak gerak dulu"
" baik dok"
" kalau begitu aku permisi dulu "
setelah dokter pergi nenek menyelimuti ku. dan aku mendengar sepertinya pintu ruangan ku terbuka lagi.
" mamah... gimana keadaan nanda?"
itu suara mamah,seperti ny mama datang menjenguk ku.
" seperti yang kamu lihat ra"
" hai nek... hai tan.."
" nak jordi kamu sudah datang rupanya"
" tante kapan datang"
" tante baru saja datang dy"
" gimana keadaan nanda nek"
" masih belom ada perubahan nak."
" mudah-mudahan nanda cepat siuman" jordi
" jordi apa yang terjadi pada nanda? kenapa bisa nanda mengalami kecelakaan"
" jordi juga tidak tahu tante"
" lalu kamu... apa yang kamu lakukan selama ini?" nenek
" aku ke singapore mah"
" aku tau kamu kesana. lalu apa yany kau lakukan selama ini disana?"
" Diandra ada urusan mah"
" urusan apa?? sampai kamu tidak bisa dihubungi?"
__ADS_1
" Diandra sibuk mah?
" apa yang kamu sibuk kan"
" ya Diandra mengurus bisnis mah"
" jangan bohong kamu... kamu pikir mamah tidak tahu? kita tidak ada kolega bisnis di singapore"
" lalu apa lagi yang mamah tau?"
" kamu ngapain ke singapore?"
" Diandra ada urusan mah"
" mamah selama ini tidak pernah mengurusi masalah mu dengan nanda. tidak bisa kah kamu memperhatikan dia? dimana tanggung jawab mu sebagai ibu? tidak taukah kamu betapa menderita nya dia selama ini?" nenek
" mamah mohon pada mu. bersikap baik lah kepadanya. dia tidak pernah meminta apa pun darimu, dia hanya butuh kasih sayang mu nak." kata nenek lagi
" maafin Diandra mah.. diandra tidak pantas.."
" nanda tidak pernah berpikir seperti itu terhadap mu" kasihani lah nanda nak..."
" Diandra bukan ibu yang baik mah... semuanya sudah terlambat"
" tidak ada kata terlambat nak, pikir-pikir kan lah dulu?"
" biarlah nanda membenciku. hanya itu yang kuharapkan darinya."
namun nenek tidak menjawab perkataan mamah lagi. aku tahu aku memang salah, karna mulai dari kecil aku selalu menyalah kan mamah dan aku yang duluan membenci mamah.
padahal jelas-jelas aku melihat dan mendengar mamah yang memaksa papa pisah. tapi mamah malah menyalahkan papa.
berulang kali aku minta penjelasan dari
mamah tapi mamah tidak mau menjelaskan nya. itulah awalnya aku membenci mamah.
dan ternyata itu pula yang membuat ku jauh dari mamah. yang aku minta dari mama hanya penjelasan saja. tapi mamah lebih rela kehilangan ku dari pada menjelaskan masalah itu.
sebenarnya apa yang sudah terjadi. dan apa kesalahan papah.
tidak terasa air mataku menetes. dan aku merasakan seseorang mengusap nya dengan jari tangan nya.
mungkin itu jak jordi. kemudian dia menggenggam tangan ku dan mencium nya.
" tante... nenek... jordi pamit dulu. besok lagi jordi kesini "
" pergilah nak" nenek
" apakah kamu tidak pulang? istirahat lah, kamu mungkin capek" nenek
" baiklah mah... diandra pergi dulu"
__ADS_1
setelah mamah dan kak jordi pergi nenek menghampiriku. aku pura-pura tidur biar nenek merasa aku tidak mendengar perdebatan mereka.
" nanda sayang ..."
"........." aku tidak menjawab
" apa kamu sudah tidur sayang"..
" ......" tetap tidak ada jawaban
" baik lah sayang... tidur lah" sambil mencium kening ku.
"hai nek "
sepertinya itu suara kak Arga. untung aja aku pura-pura tidur, kalau tidak aku pasti ketauan .
" sejak kapan nak Arga disini"
" Arga baru aja masuk nek. sebenarnya Arga sudah dari tadi diluar. cuman Arga lihat motornya jordi masih ada di parkiran"
" oh.. iya.. ibu nanda juga datang"
" aku tau nek"
" nak Arga tau dari mana?"
"Arga tadi tidak sengaja selisih di depan"
" oh ya arga bawa makanan buat nenek. sepertinya nenek belum makan"
" tidak perlu nak.. nenek akan makan dirumah saja. itu buat nak Arga saja mana tau nanti nak Arga lapar"
" tapi nenek belum makan, Kalau Arga lapar Nanti Arga beli lagi nek"
" hehehe.... tidak apa-apa nak. kamu anak yang sangat baik dan sopan. orangtua mu mendidik mu dengan baik"
" makasih nek"
" seandainya nanda belum bertunangan. nenek akan menyuruh nanda menikah dengan mu"
" haha..... tapi nanda tidak mencintai Arga nek"
" siapa perempuan tidak jatuh cinta padamu nak, secara nak Arga baik dan tampan"
" ada nek... buktinya nanda tidak cinta pada Arga"
" berarti nanda itu wanita paling bodoh kalau menolak mu"
" hahahaha... tapi nanda orangny pintar kok nek"
" akh... ntah lah nenek pun jadi bingung,,, kalau begitu nak Arga sama nenek ajalah.. nenek juga udah janda"
__ADS_1
" hahahaahhah.... nenek ada ada aja"
Apaan tuh nenek bikin malu bangat tau ngk. untung aku pura-pura ngk sadar. kalau aku sadar betapa malunya aku di depan kak Arga.