Ternyata Dia Jodoh Ku

Ternyata Dia Jodoh Ku
EPISODE 72


__ADS_3

tidak terasa waktu terus berjalan kini jam makan siang para pekerja. sepuluh menit sebelum waktu tiba, Radit sudah memesan makan siang mereka kepada sita.


setelah itu Radit menyuruh nanda datang keruangan nya. mereka sudah selesai makan Radit merebah kan dirinya di sofa ingin tidur sebentar.


dengan langkah yang sangat pelan nanda berjalan ingin pergi keruangan nya. namun nanda melihat labtop Radit yang berada di meja kerja Radit masih menyala, dia menghampiri laptop itu ingin bermaksud menyimpan data Radit yang sudah dia kerjakan.


namun nanda terkejut membaca yang ada di laptop radit. radit membuka situs google " cara menaklukkan hati seorang perempuan " setelah membaca itu nanda langsung tertawa


sekuat nya hingga dia sampai sakit perut.


" hhahahhahahahaha...a" nanda tertawa sambil memegang perutnya


Radit yang masih baru mulai berdamai dengan mimpinya langsung terkejut dan spontan bangun akibat tertawa nanda, beruntung ruangan Radit kedap suara. kalau tidak pasti karyawan lainnya sudah datang.


" apa yang terjadi... kamu mengagetkan ku saja" kata Radit yang benar-benar lupa


" hahahaha..." nanda masih saja tertawa.


Radit yang masih bingung, akhirnya dia menghampiri laptop nya. begitu malu nya dia pada nanda, mukanya langsung merah.


" ini gara-gara zoan, coba saja tadi dia tidak menyuruh ku minta tolong padanya" batin radit


setelah zoan pergi Radit langsung membuka situs google, dia menghabiskan waktunya setengah hari ini utuk membaca nya.

__ADS_1


" hahahaha untuk apa kamu membacanya"


" itu untuk hendra "


dan tanpa terduga nama orang yang disebut membuka pintu.


" oh... inikah yang sedang jatuh cinta yah"


hendra yang tidak mengerti maksud nanda dia hanya menyerngit kan kedua alis nya bingung, dan dia menatap pada Radit untuk bertanya, namun Radit yang berusaha memberikan kode pertolongan dari matanya.


" apa maksud mu nanda" hendra


" seorang asisten menyuruh bos nya untuk mencari tau bagaimana cara menaklukkan hati seorang perempuan, apakah itu tidak terdengar janggal pak hendra?"


" disini aku sahabat nya "


" hahahaha, kenapa kamu membuka yang begituan son?" hendra


" bukankah kamu sendiri yang meminta pendapat dariku?"


" aku tidak pernah meminta pendapat seperti itu pada mu, kamu jangan coba melemparkan nya pada ku" hendra


Radit meninju bahu hendra

__ADS_1


" kamu betul-betul tidak bisa diandalkan"


" hahahaha... kamu yang ingin mempermalukan kan ku pada istri mu" hendra


" kalau kamu ingin menaklukan hati ku tidak harus seperti itu"


" setidak nya kamu bertanya lah padaku son yang sudah berpengalaman"


" kenapa kalian berdua jadi menyerang ku?"


" kami tidak menyerang mu, aku hanya ingin membantu mu saja"


"bukan nya jam istirahat sudah habis. dan kenapa kamu datang kesini"


" aku adalah istri mu, aku ingin bermain-main disini jadi terserah ku dong"


" tiba giliran seperti ini saja kamu mengakui ku suami mu"


" aku mau niat ajak kamu makan siang aja tadi" kata hendra sambil tersenyum menyaksikan perdebatan nanda dan Radit.


" syukur dong di pada saat kau susah aku masih mengakui mu suami, dari pada disaat senang nya aja di akui"


" ya....ya.... ku akui aku akan kalah disaat berdebat dengan mu"

__ADS_1


" baik lah aku harus pergi, dan lanjut kan lah membacanya" nanda pergi dan tersenyum meninggalkan mereka berdua.


hendra hanya tersenyum dan menggeleng kan kepala, betapa gampang nya nanda menjinakkan seorang Radit.


__ADS_2