
sudah 10 jam berlalu, namun Nadia dan Bella belum juga sadarkan diri. mereka berdua masih dalam kritis belum lagi itu keduanya juga mengalami pendarahan yang sangat hebat.
Arga, Chika dan juga tim nya sudah berhasil mengeluarkan Peluru dari dalam perut nya Nadia. Namun melihat kondisi dan keadaan Nadia sangat sulit untuk Nadia bertahan Hidup.
Dimana tembakan peluru itu tepat mengenai sasaran Empedu Nadia. dan empedu Nadia pecah mengenai hati Nadia.
Jadi sangat sulit untuk nya bertahan hidup, itu yang dijelaskan Arga kepada keluarga nya Nanda.
mendengar kabar buruk itu, Kevin langsung terduduk lemas, dia kehilangan tenaga dan dia tidak henti-hentinya menangis.
" ini semua salah ku... Nadia seperti itu karena dia ingin menyelamatkan ku" kata Alvin yang tidak berhenti menyalahkan dirinya juga
" harusnya aku yang tertembak pada saat itu..... harus nya aku yang diposisi itu sekarang... seandainya dia tidak mendorong ku dan menyodorkan dirinya dia tidak akan seperti itu" kata Alvin menangis
"Sudahlah Al.... tenangkan dirimu sekarang.... keadaan mu pun masih belum pulih" kata Chika
" aku tidak akan bisa memaafkan diriku jika sesuatu yang buruk terjadi pada Nadia" tangis Alvin
" Pah.... Mah... bisa kita bicara sebentar?" kata Aditya suaminya Chika
__ADS_1
" mari kita bicara" kata Radit
Aditya membawa Nanda dan Radit kedalam ruangan nya.
" apa yang ingin kamu bicarakan??" kata Radit
" Mah... pah.... ini tentang keadaan Alvin..." kata Aditya
" apa yang terjadi pada Alvin??" kata Radit dan Nanda
" untuk sekarang Alvin mengalami kelumpuhan, kedua tulang paha Alvin patah dan sumsum yang terdapat di tulang paha Alvin kini tidak berfungsi lagi."
" kita harus segera melakukan operasi, jika tidak sum-sum tersebut akan membusuk dan menyebabkan infeksi"
" apa????? " kata Radit
" ya Tuhan bagaimana ini???? kenapa Semua ini terjadi di dalam keluarga ku" kata Nanda tang tidak hentinya menangis.
" lalu apa Alvin mengalami kelumpuhan selama nya??" kata Radit
__ADS_1
" kita bisa melakukan operasi dengan memasukkan beberapa pen kedalam tulang paha nya Al."
" namun itu semua tergantung pada kesehatan Alvin, jika dia rajin kemoterapi dan setiap bulan hasil kemoterapi Al menunjukkan hasil yang meningkat paling cepat kita bisa melakukan operasi itu 5 tahun ke depan"
" tetapi jika selama lima tahun ini hasil kemo nya tidak ada peningkatan setiap bulannya, kita tidak bisa melakukan operasi nya. dan kita harus mengulangi bya lagi 5 tahun kedepannya, jika tidak berhasil di tahun ke 10 juga, kita akan ulangi lagi sampai tahun ke-15 begitu seterusnya"
" dan itu semua kuncinya ada pada Alvin " kata Aditya
" tolong kamu jangan beritahu kan kabar buruk ini kepada Kevin terlebih kepada Alvin, aku takut dia akan kehilangan semangat untuk sembuh. tolong rahasiakan ini dari siapapun" kata Radit kepada Aditya
" bagaimana dengan Chika?? aku yakin Chika juga akan tahu soal ini" kata Aditya
" Biar aku yang bicara pada Chika nanti" kata Radit
" baiklah pah kalau begitu" kata Aditya
kemudian mereka bertiga keluar dari ruangan Aditya, Nanda langsung pergi menuju ruang ICU, disana Doni dan Kevin masih setia berjaga diluar.
" bagaimana Kev.... apa bibi mu sudah keluar dari dalam?" kata Nanda pada Kevin
__ADS_1
" belum mah.... bibi Yolan belum keluar" kata Kevin
dan tidak lama kemudian orang yang dinanti-nanti kan akhirnya keluar juga dari ruangan ICU.