Ternyata Dia Jodoh Ku

Ternyata Dia Jodoh Ku
EPISODE 156


__ADS_3

kini waktunya Alvin kembali ke Indonesia, Kevin mengantar Alvin ke bandara.


" sampaikan salam ku pada keluarga" kata Kevin


" ya.... kalau begitu gue pergi dulu" kata Alvin


" ya lhu hati-hati,,, kabarin aku kalau kamu sudah sampai" kata Kevin


" ternyata adik gue satu-satunya ini sangat menghawatirkan ku" kata Alvin


" gue khawatir pada lho, karena lho sebentar lagi akan sangat patah hati" kata Kevin


" hahahaha.... okelah oke... gue cabut" kata Alvin


" iya.... gue juga mau balik ini" kata Kevin


pada malam ini Nadia pulang agak malam karena dia lembur untuk menyelesaikan pekerjaan yang menumpuk.


Nadia melihat jam tangannya sudah menunjukkan kan jam 9 malam. dia sudah menunggu 30 menit lebih namun tidak ada bus dan taksi yang lewat.


jalanan sudah semakin sunyi, dan pada saat itu juga dua motor menghampirinya. dan masing-masing motor tersebut berboncengan.


keempat Pria tersebut turun menghampiri Nadia, dan sepertinya mereka bukan orang yang baik.


" hai cantik,, kenapa sendirian? apa perlu kita temani" kata salah satunya


" maaf.... saya bisa sendiri" kata Nadia yang sudah mulai ketakutan


" hahahaha.... ayolah neng bagaimana kalau kita bersenang-senang dulu malam ini" kata pria itu menarik tangan Nadia

__ADS_1


" tolong lepaskan saya, saya akan memberikan kalian uang tapi tolong jangan menggangguku" kata Nadia kepada keempat lelaki itu


" kami tidak akan melukai Mu kami hanya mengajak mu untuk bersenang-senang. ayolah hanya sebentar saja" Kata lelaki itu


kemudian mereka menarik tangan Nadia ke sebuah gedung kosong yang tidak terlalu jauh dari kantornya Nadia.


keempat lelaki itu membawa Nadia ke sebuah ruangan kosong, mereka berempat menutup pintunya dan mereka saling tertawa.


" tolong......" kata Nadia berteriak minta tolong


" berteriaklah sayang,, tidak akan ada yang mendengarmu. ini adalah bangunan yang sudah lama tidak digunakan lagi. dan orang tidak pernah datang kemari. kita akan menghabiskan malam kita disini" kata salah satu laki-laki itu


Nadia sudah menangis,


" tolong......" kata Nadia lagi


kemudian salah satunya mendorong tubuh nya Nadia. kini Nadia sudah terbaring.


kemudian laki-laki tersebut mendekati tubuhnya Nadia, dan ingin menimpanya.


namun seseorang mendobrak pintu ruangan tersebut.


bruukkkkkk


di sana seseorang wanita datang untuk menyelamatkan Nadia.


" dasar laki-laki laknat, bajing" kata wanita


" hahahaha.... Ternyata kita kedatangan makanan yang lezat lagi" kata salah satunya

__ADS_1


"lepaskan perempuan itu" kata wanita itu


" kami tidak akan melepaskan dia, dan begitu juga dengan kamu cantik" kata laki-laki itu


" cuih..... dasar laki-laki sinting" kata wanita itu


kemudian wanita itu mendekati Nadia dan mengulurkan tangannya untuk membantu Nadia bangkit berdiri.


" kamu baik-baik saja kan?" kata wanita itu


" iya... tapi kamu pergilah dari sini" kata Nadia


" lebih baik kamu pikirkan dirimu saja daripada memikirkan orang lain" kata wanita itu


" tidak.... mereka bisa saja melakukan yang buruk kepada mu" kata Nadia


" sudah kubilang kepadamu, pikirkan saja dirimu" kata wanita itu


" hah.... kebanyakan ngomong lhu berdua, kita sudah lapar" kata laki-laki itu ingin mendekati kedua wanita itu.


namun perempuan itu langsung menendang lelaki tersebut dan lelaki itu terjatuh.


ketiga lelaki tersebut heran melihat perempuan itu, ketiganya langsung mendekati mereka, namun wanita itu melawan mereka bertiga sekaligus.


beberapa menit kemudian, keempat lelaki tersebut kini tergeletak sudah tidak sadarkan diri. dan wanita itu menelepon polisi.


lalu perempuan itu membawa Nadia pergi meninggalkan gedung tersebut. Nadia melihat di sana ada sebuah motor tapi itu adalah motor Suzuki GSX-R150.


tidak banyak perempuan yang bisa mengendarai motor tersebut. kerena sepeda motor ini adalah cenderung untuk pria.

__ADS_1


__ADS_2