Ternyata Dia Jodoh Ku

Ternyata Dia Jodoh Ku
EPISODE 62


__ADS_3

" apakah kamu pergi bekerja dengan seperti ini"


" itu semua salah mu yang tidak membangunkan ku"


Radit tidak menjawab lagi, dia takut nanda berpikir kalau dirinya terlalu agresif pada Nanda dan membuat nanda menjadi tidak nyaman. dia tidak mau itu terjadi.


kini mereka sudah berada di meja makan, tidak ada percakapan diantara keduanya.


setelah menyelesaikan serapan nya mereka berangkat bersama..


sebelum Radit berangkat dia mengantar nanda terlebih dulu. nanda memutar kaca spion yang di dalam mobil kearah nya.


Radit menyeryit kan kening nya bingung, namun dia melihat nanda meraih tasnya dan mengambil beberapa makeup dari dalam sana.


dipoles nya satu persatu ke wajah nya. kini dia sudah siap dengan makeup nya. Radit melihat nanda membuka ikat rambut dan menyisir nya. seketika dia tersenyum melihat nanda tidak memamerkan leher belakang nya.


Nanda menyadari Radit tersenyum.


" aku tau aku cantik, jadi tidak usah heran lah"


" kenapa???"


" apanya kenapa??"


" ditanya malah balik bertanya"


" seharusnya memang aku yang harus bertanya kepadamu bukan"


" maksud kamu apa aku ngk ngerti"


" kenapa kamu tersenyum, apa ada yang salah dengan bedak ku?"


" akh.. tidak... tidak ada yang salah"


" lalu apa yang lucu?"

__ADS_1


seketika radit tidak bisa menjawab, tidak mungkin kan dia bilang gara-gara rambut..


" tidak ada"


" ck.... malang nya nasibku, menikah mendadak, dan menikahi pria yang tidak normal"


" apa????jadi kamu mengatai ku tidak normal?"


" lalu sebutan apa yang harus kuberikan pada orang yang tersenyum tanpa sebab?"


lagi-lagi Radit tidak bisa menjawab Nanda.


" akh... dia selalu saja mempunyai cara untuk membuat ku diam"


" untung kantor nya sudah sampai, coba seandainya masih jauh bisa mati kutu aku terus dibuat nya" batin Radit


" okelah.... hati-hati disana" kata nanda sebelum turun dari mobil


" jaga dirimu " kata Radit


nanda menoleh kearah Radit dan bertanya.


" ap....."


seketika radit langsung mencium bibir nanda. nanda yang mendapat serangan mendadak matanya melotot dengan sempurna.


dia diam membisu tanpa perlawanan, Radit menggit bibir bawah nanda pelan dan tanpa sadar nanda membuka mulut nya.


lidah Radit sangat bebas bermain didalam mulut nanda, namun nanda hanya membiarkanya begitu saja.


sudah puas rasa radit dengan serapan pagi nya akhirnya radit menyelesaikan ciuman nya.


" aku akan merindukan mu sayang" kata radit sambil mencium kening nanda.


nanda tidak berkata apapun dia hanya mengangguk kan kepalanya setelah itu dia pergi meninggal kan Radit.

__ADS_1


Radit melihat nanda sudah jauh akhirnya dia melajukan mobil nya menuju bandara.


Dikantor nanda masih mengingat kejadi n itu membuat nya tidak berkonsentrasi menggambar.


kelima anggota nanda kebingungan melihat tingkah bos nya itu yang tidak biasanya.


lembar perlembar kertas berjatuhan dilempar begitu saja, Grace anak buah nanda menyadari tingkah bos nya itu.


" mba nanda,,, apakah nba baik-baik baik saja?"


" aku baik-baik saja, hanya sedikit kurang konsentrasi"


" kalau begitu mba istirahat lah dulu"


" baiklah trimakasih"


setelah beberapa jam terbang menikmati pemandangan langit kini Radit sudah sampai di kantor nya.


senyum di wajah nya tidak pernah lepas, raut wajah bahagia nya sengaja di pamerkan nya pada karyawan nya.


kini dia duduk di kursi kerajaan nya sambil tersenyum.


" heh... wajahnya begitu lucu tadi, hampir saja aku lupa bahwa hari ini aku ke sini."


" bibirnya sangat manis,,"


" apakah ini yang pertama buatnya?"


" akh tidak mungkin.... dia sudah 3tahun bertunangan, dan ngk mungkin brengsek itu tidak melakukan hal kecil seperti itu, bahkan si brengsek itu ingin melakukan yang lebih dari itu"


" pada saat di korea juga dia sudah berpacaran bahkan tinggal bersama dengan pacarnya."


" tidak mungkin dia tidak melakukan itu, mustahil ada yang seperti itu. aku tau istriku perempuan baik-baik tapi yang nama nya iblis kita tidak tau"


" akh..... ngapain aku jadi memikirkan masa lalunya??"

__ADS_1


" seperti apapun dirimu sayang, aku akan menerima segala kekurangan mu itulah janjiku pada saat menikahi mu"


__ADS_2