Ternyata Dia Jodoh Ku

Ternyata Dia Jodoh Ku
EPISODE 69


__ADS_3

" tidak perlu,, jika saya mau..saya sendiri yang akan melakukan nya"


" bukan kah sudah ku bilang sebelum nya tuan PRATAMA, jangan coba-coba untuk mengganggu ular yang sedang tidur tapi kau slalu mengabaikan nya" batin nanda


beberapa menit rapat telah selesai, semua anggota rapat bubar. nanda sengaja lewat dari depan Radit menggandeng tangan romi berpura2 cuek.


Radit yang melihat itu makin kesal dan sangat emosi.


" tolong jaga sikap nya, dilarang berpacaran saat jam kerja"


" maaf pak" kata romi


" ok baiklah pak, seperti nya nanti jam istirahat kita lanjutkan ya rom" kata nanda sambil melewati radit.


Radit makin kesal mendengar nanda berbicara seperti itu.


" kamu lihat dia kan?? dia bahkan menggandeng pria itu didepan ku" kata Radit pada hendra


" sepetinya tidak ada yang khusus diantara mereka , nanda hanya menjadikan nya sebagai umpan"


" bukan kah kamu bisa melihat bahwa laki-laki itu menyukai nya"


" siapa laki-laki yang tidak menyukai nanda"


" berarti kamu menyukai nya juga"


" hahahaha kalau kamu mau berbagi dengan ku, lagian aku bukan lah seorang penghianat"


"dan aku akan pegang kata kata mu itu"

__ADS_1


jam istirahat telah tiba namun nanda tidak pergi untuk makan karena pekerjaan nanda yang begitu banyak.


Radit sudah menelepon nanda, namun hp nanda sedang posisi diam jadi dia tidak mendengar nya.


" lihatlah ..... dia bahkan mengabaikan diriku , apa sebegitu marah nya dia padaku sudah beberapa kali aku menelpon nya tapi dia tetap mengabaikan ku"


" tapi aku tadi melihat laki-laki itu pergi dengan wanita lain"


" maksud kamu bukan nanda"


" iya...."


setelah mereka selesai makan Radit masuk kekantor nya sebelum Radit pergi keruangan nya dia melewati ruangan nanda, dia melihat sepetinya dia sedang menggambar sesuatu disana. radit tersenyum dan kembali keruangan nya.


Radit melihat jam tangan nya masih ada waktu lima belas menit lagi. dia menyuruh hendra untuk membeli makanan.


" baik tuan"


tidak beberapa lama seorang perempuan cantik masuk ke dalam ruangan radit. dia adalah sita sekretaris nya Radit.


Radit tidak lupa menyuruh sita untuk memanggil nanda.


tok.....tok..


suara ketukan pintu diruangan nanda , nanda melihat seseorang memanggil nya.


" maaf bu nanda, ibu dipanggil segera ke ruangan bapak presidir"


" ada apa yah bu saya dipanggil"

__ADS_1


" saya tidak tahu buk"


" ok baiklah kalau begitu"


pada saat itu ayu mendengar sita dipanggil presidir dia tersenyum puas. ayu adalah wanita cantik . dia sangat membenci nanda, menurut nya dia selalu kalah pada nanda.


" hm.... hari pertama pak presidir masuk kamu sudah berani membuat nya marah. rasa kan lho" ayu


" nona tolong jaga sikap anda" sita


" tidak apa-apa bu. biarkan saja"


" masih lagi bersikap sombong pada hal nasib mu sudah di ujung tanduk"


nanda mendekati wanita itu, dan membisik kan sesuatu.


" saya bisa saja menendang mu dari sini detik ini juga jika saya mau, tapi saya tidak sekejam itu. sebelum itu terjadi padamu jadi berhati hati lah dengan ku"


ayu yang mendengar perkataan nanda, seketika gemetar.


nanda mengetok pintu ruangan Radit ntah untuk kesekian kali tapi tidak ada suara menyuruhnya masuk.


akhirnya nanda mencari cela berharap ada lubang kecil untuk dia mengintip kedalam apa ada orang.


pada saat itu juga pintu terbuka, seseorang membuka nya dari dalam. hingga nanda langsung mencium perut nya radit. Radit tersenyum.


" sejak kapan kamu menjadi tidak waras seperti itu, hingga kamu ingin mencium pintu itu. beruntung aku tiba tepat waktu. kalau kamu mau kita bisa melakukan nya disini"


" sejak aku mengenal dirimu membuat ku menjadi tidak waras. dan jangan kepedean kamu, aku tadi sudah mengetuk pintunya ntah berapa kali, namun tidak ada jawaban dari dalam. aku hanya mencoba melihat apa ada orang atau tidak, kau saja yang muncul seperti hantu saja dan mengagetkan ku"

__ADS_1


__ADS_2