
Radit juga mempunyai apartemen dan rumah di Indonesia. karena beberapa perusahaan, termasuk hotel nanda sebelumnya bekerja sama dengan perusahaan Radit di luar negeri.
Nenek Radit yang melahir kan ibunya adalah orang indonesia, namun menikah dengan kakek nya carson dan akhir nya menjadi warga negara korea.
kini mereka sudah sampai di rumah carson dan pada saat mereka di perjalanan Radit sudah menelepon dokter.
kini Nanda berbaring dikamar nya Radit, Radit memandang NANDA dengan iba dan kasihan, dia berpikir sejenak.
" apa jadinya jika aku terlambat, kenapa aku begitu bodoh,, selalu saja gagal untuk mengenal dirimu, padahal mencarimu sangatlah susah , 4 tahun lebih aku membuang waktuku demi mencari dirimu."
" tapi lihatlah,, semakin bodohnya diriku bahkan aku membiarkan mu diseret sama ******** tengik itu" kata Radit dalam lamunanya.
" apakah dia baik-baik saja dokter?" Radit
" keadaan nya sangat memprihatin kan dia sangat lemah, karna dia terlalu capek dan dia juga belum makan satu harini"
" apa dia belum makan?"
" iya... dia juga lemah karena dia masih dalam pengaruh obat bius, belum lagi kecelakaan yang menghantam nya"
" maksud dokter obat bius,,, obat bius apa dok?"
" sepertinya dia dibawa dengan keadaan terpaksa atau di culik."
Radit mengepal kan tinjunya saat ini, dia sangat emosi melihat keadaan wanita nya kacau balau seperti itu.
" sialan.."
" kalau begitu saya permisi dulu, jika dalam waktu dua jam kedepan dia belum sadar juga maka segeralah hubungi saya kembali?"
" trimakasih dok"
lalu dokter itu pergi meninggalkan nanda dan Radit di kamarnya.
" cepatlah bangun"
" kita akan sama-sama membalas nya nanti"
" aku tidak akan membiarkan mu di tindas lagi"
__ADS_1
Radit tidak bisa mengontrol dirinya, dia pergi ke arah kolam renang. dia meninju beberapa beton disana.
Hendra menyadari sahabat nya kacau seperti itu.
" ada apa dengan dirimu, apa yang terjadi?"
" apakah kamu tau siapa mereka?"
" owh mereka adalah anak buahnya Jordi ceo dari PT. Sinar Bintang yang bergerak dibidang ekspor impor berlian."
" ooohhh... jadi mereka ingin bermain - main rupanya dengan saya"
" apa maksud kamu son?"
" kamu tau siapa wanita yang diatas?"
" tentu saja aku tidak tau"
" dia adalah wanitaku,,, wanita yang ku cari selama 4 tahun ini"
" apa???? apa kamu tidak bercanda son?"
" memang tidak, tapi bukan nya kamu bilang bahwa perempuan itu ada di paris???" bagaimana jika kita nanti salah mengenali orang"
" apakah aku pernah salah dalam memilih bahkan mengenal?"
" iya memang,,, tapi bukan kah kamu bilang kamu bertemu dengan nya di paris?"
" sebelumnya juga aku bertemu disini?"
" huh..... terserah kau saja lah, lalu apa rencana mu?"
" cari tau semua imformasi mengenai ******** itu"
" baik lah... apa cuman itu saja,,, lalu informasi dengan perempuan itu?"
" apakah aku harus menjelaskan semuanya dari A-Z?"
" ok baik lah kalau begitu"
__ADS_1
Nanda membuka matanya dia melihat di sekitar kamar lalu kepalanya di balut dengan perban. dia masih merasa sangat pusing.
"akh..... dimana lagi aku ini,, kepalaku sangat pusing"
Radit mendengar suara nanda, dia dari tadi duduk di sofa kamar menunggu nanda bangun dan dia sedang membaca koran..
" syukurlah kamu sudah sadar" Radit melangkah sambil mendekati nanda, namun nanda langsung mundur menjauhi Radit. seketika Radit menyeryit kan kening nya.
" siapa kamu? jangan mendekati ku"
" aku tidak akan berbuat sesuatu yang buruk kepadamu tenang lah, aku akan cek dulu suhu tubuh mu" Radit menempelkan telapak tangan nya di kening nanda.
" syukur lah sudah tidak demam lagi"
" dimana aku?"
" kamu di rumah ku"
" aku tau"
" lalu kenapa bertanya" nanda seketika diam tidak tau menjawab lagi, karena jawaban pria tersebut ada benarnya.
" trimakasih"
" buat"
" kamu sudah menolong ku"
" tenang lah.... semuanya ku lakukan tidak gratis kok"
" iya pasti aku akan membayar mu nanti"
" bukan kamu yang membayar ku, tapi aku yang membayar mu"
" apa maksud mu?"
" nantilah lanjut kan jika ingin berdebat dengan ku, setidak nya kamu makanlah sedikit biar kamu mempunyai tenaga untuk berdebat dengan ku"
" tidak... tidak... aku tidak mau... jelaskan dulu pada ku apa maksud mu ingin membayar ku?"
__ADS_1