Ternyata Dia Jodoh Ku

Ternyata Dia Jodoh Ku
EPISODE 76


__ADS_3

" hei... kamu bilang nanda lebih cantik" kata rangga


" iyah... kamu tau??? aku dari dulu mencintai nanda, awalnya aku senang pada saat dia putus dengan kak Arga. namun aku tau pada saat itu nanda sudah bertunangan.aku sangat sedih. tapi setelah pertunangan nya putus ternyata aku mengetahui adrian mencintai nanda juga. akhirnya aku lebih memilih mengalah karena adrian adalah sahabatku" kata dimas


" kamu salah... kalau menurut ku sarah lah wanita tercantik, kamu tau?? dulu aku juga pernah menembak sarah. tapi dia menolak ku karena dia mencintai adrian, waktu itu aku


bertanya pada adrian apakah dia mencintai sarah. rian bilang tidak menyukai sarah, aku sangat senang, aku pikir sarah menerima ku, ternyata tidak " kata rangga


" hahahahaha... setidaknya kamu lebih beruntung dari ku, walaupun di tolak tapi kamu mengungkap kan nya. sedangkan aku hanya memendam nya saja" kata dimas


" kenapa kamu tidak coba jujur saja pada nya?" kata rangga


" hari itu pada saat jam pelajaran seni budaya aku catingan dengan nya, aku ingin mencoba mengatakan nya, tapi nanda langsung memberitahu ku bahwa dia sudah bertunangan dan akhir nya aku tidak jadi memberitahu nya. kamu tau aku sangat terluka." kata dimas


nanda mengingat kembali kejadian itu, " ternyata itu dimas bukan adrian" batin nanda.


" hahhhahaha.... ternyata mereka berdua sama-sama cinta bertepuk sebelah tangan"kata nanda pada adrian


adrian juga tersenyum mendengar curhatan rangga dan juga dimas. namun sarah dan juga bobi sudah tertidur akibat mereka terlalu mabuk.

__ADS_1


" jadi apa kamu masih mencintai sarah" kata dimas


" iya.... dia tambah cantik sekarang, lalu bagaimana dengan mu " kata rangga


" aku juga begitu" kata dimas"


" hahahahaha.... ternyata penderitaan kita sama" kata dimas dan rangga bersamaan.


nanda dan adrian tertawa melihat kedua teman nya yang sudah tidak menyadari apa yang mereka bicara kan.


kini mereka berencana mau pulang, seketika nanda bingung mau membawa sarah pulang kemana. tidak mungkin dia membawa nya pulang kerumah Radit. dan tidak mungkin membawa nya juga pulang kerumah sarah.


" bu de... nanda balik yah" kata nanda pada surti


" iya ndo. hati-hati " kata bi surti


" oh ya bude.. kalau nanti teman nanda sudah bangun, tolong bilang pada nya aku ada kerja mendadak ke kantor. dan tolong jangan kasih tau aku sudah menikah" kata nanda


" iya ndo." kata surti

__ADS_1


nanda langsung melajukan mobil nya menuju rumah nya radit. dia takut Radit pulang duluan dari nya. kini dia sudah sampai di rumah mereka, dia melihat mobil Radit belum juga kembali.


nanda langsung masuk kerumah mereka.


" hah..... syukur lah dia belum pulang " batin nanda


nanda langsung membersihkan dirinya dan setelah itu dia tidur. sudah jam 3 pagi nanda sudah bergabung dengan dunia mimpinya, sementara itu radit baru saja pulang dengan keadaan yang setengah sadar.


Radit masuk kekamar mereka dan melihat nanda tertidur disana, dia tersenyum dan langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya.


Radit terkejut melihat ada jaket laki-laki tergantung di dalam kamar mandi mereka. seketika terlintas di otak nya tentang perdebatan nya tadi dengan kim. radit sangat kesal dan emosi, dia meninju kaca besar yang tergantung disana, dalam sekejap kaca tersebut hancur berkeping -keping.


nanda terbangun akibat suara yang ribut didalam kamar mandi. dia menghampiri Radit disana, nanda terkejut melihat tangan Radit terluka dan berdarah.


" astaga Radit.... tangan kamu kenapa?" kata nanda mencoba meraih tangan Radit, namun Radit langsung mengibas kan tangan nanda dngan kasar. nanda menyerngit kan kedua alis nya bingung.


" Radit kamu kenapa?" kata nanda


Radit tidak menjawab, dia melihat nanda dengan pandangan membunuh dan wajah nya sangat merah. nanda yang menyadari itu dia ketakutan dan mencoba berjalan mundur menjauhi radit.

__ADS_1


Radit langsung menarik tangan nanda kasar dan melemparkan nanda ketempat tidur mereka.


__ADS_2