Ternyata Dia Jodoh Ku

Ternyata Dia Jodoh Ku
EPISODE 168


__ADS_3

" tapi aku tidak ingin bersama mu lagi" kata Nadia


"selama hidupku aku tidak pernah menginginkan apapun. aku hanya menginginkan dirimu untuk menjadi istriku, hidup bersamamu dan menuai juga hanya untuk bersama mu. Nadia aku mohon tolong berikan aku kesempatan itu" kata Kevin


" maaf Kevin.... aku tidak bisa" kata Nadia


Kevin langsung menarik tengkuknya Nadia. dia langsung mencium bibirnya Nadia.


Awalnya Nadia berusaha melawan Kevin, namun semakin dia melawan Kevin semakin menjadi.


Akhirnya Nadia hanya diam saja, melawan pun tidak ada artinya baginya. entah sejak kapan Nadia membalas ciuman Kevin, kini mereka berdua saling menyalurkan rasa rindu yang begitu lama mereka pendam.


cinta yang dipisahkan jarak dan keegoisan membuat mereka berdua saling kehilangan orang yang mereka cintai.


bagi Kevin ini adalah ciuman yang pertama baginya, karena memang Nadia lah perempuan pertama yang dia cintai.berbeda dengan Nadia, Nadia sudah pernah berpacaran sebelumnya dan dia juga sering melakukan ini dengan mantan kekasih nya dulu.


Namun meskipun Nadia yang pertama buat Kevin dia tidak kaku sama sekali, dia melakukan ciuman tersebut dengan sangat baik, karena dia melakukan nya berdasarkan apa yang dia rasakan dan belum juga respon yang dia dapat dari Nadia.

__ADS_1


kini dua sijoli tersebut tidak mau kalah, mereka saling beradu dan saling memautkan bibir mereka satu sama lainnya.


entah sudah berapa menit berlalu ciuman itu masih terus berlanjut, tanpa mereka sadari sejak kapan Kevin berhasil membuka kancing kemejanya Nadia.


ciuman berganti hingga turun ke leher, namun Nadia masih setia menikmati nya. ingin rasanya dia menghentikan Kevin namun dia tidak berdaya karena dia juga menginginkan nya.


kini sekarang Kevin sudah berada di gunung kembar nya Nadia dan Nadia masih saja membiarkan nya, setelah Kevin puas di daerah tersebut kini ciuman nya kembali berpindah ke bibir Nadia, dan ciuman berlangsung hingga beberapa menit, kemudian Kevin menyudahi ciumannya.


" maaf aku tidak bisa mengontrol diri, aku berbuat berlebihan hari ini padamu"


" cepat bereskan dirimu, jika kita terus melakukan nya, aku takut tidak bisa mengontrol diri ku " kata Kevin pada Nadia


Nadia merasa begitu sangat malu terhadap Kevin, bagaimana mungkin dia tidak bisa mengontrol diri nya,apa yang dipikirkan Kevin nanti tentang dirinya.


Kevin yang merasa Nadia sangat malu kepada nya, dia hanya tersenyum.


setelah Nadia rapi dia pamit kepada Kevin.

__ADS_1


" maafkan aku.... aku harus pergi " Kata Nadia


" terima kasih.... dan jangan pernah pergi lagi dari ku" kata Kevin


"........" Nadia hanya menganggukkan kepalanya karena pada saat ini dia masih malu kepada Kevin


" ini waktunya makan siang,, ayo kita makan siang" kata Kevin menggenggam tangan nya Nadia dan membawa Nadia keluar dari ruangan Radit


" maaf... aku makan siang di kantin saja" kata Nadia


" ayolah sayang.... setelah lima tahun lebih kita tidak bertemu, apakah kamu tidak merindukan ku?" kata Kevin


" tapi Kevin... aku bisa saja terlambat nanti. lihatlah waktu istirahat tinggal 15 menit lagi" kata Nadia


" ayolah... tidak usah pedulikan soal itu. aku masih kangen banget sama kamu. dan aku akan meminjam mu sampai nanti malam" kata Kevin


" tapi Kev...." kata Nadia menghentikan ucapannya karena Kevin langsung memotong pembicaraannya.

__ADS_1


" Nadia aku sudah lapar, jika kamu terus seperti ini, aku bisa saja nanti menjadi kan mu menjadi makan siang ku" kata Kevin berhasil membuat Nadia menurutinya.


__ADS_2