Ternyata Dia Jodoh Ku

Ternyata Dia Jodoh Ku
EPISODE 108


__ADS_3

jam kerja sudah berakhir dan ini saatnya untuk mereka para pekerja pulang ke rumah masing-masing. Nanda pergi meninggalkan hotel Wijaya menuju rumah Radit.


kini Nanda dan Radit sudah tiba di rumah mereka, rencana mereka malam ini ingin makan malam ke restaurant nya Arga.


namun sebelum mereka memasuki mobil tiba-tiba bibi Surti pengasuhnya Nanda menelepon Nanda, Dia menyuruh Nanda untuk datang ke rumah neneknya dulu.


Radit dan Nanda menuju rumah neneknya Nanda. sesampainya mereka di sana mereka melihat Surti menggendong seorang bayi yang menangis.


" bude.... bayi siapa ini?" kata Nanda bertanya pada Surti


" bude tidak tahu ndo... tadi bude pas ke pasar tidak sengaja melihat bayi ini diletakkan di dekat mobil nya bude" kata Surti


" apa tidak ada orang merasa kehilangan anak di situ?" kata Nanda


" kami sudah mengumum kan tadi bahwa bude menemukan seorang bayi, tapi tidak ada orang yang merasa dirinya kehilangan bayi disana" kata Surti


bayi itu terus menangis di gendongan nya bi Surti. Nanda sangat kasihan melihat bayi itu menangis akhirnya dia menggendong bayi itu.


" sini berikan pada ku bude, " kata Nanda.


setelah Nanda menggendong bayi tersebut dia langsung diam Radit tersenyum melihat bayi itu.


" bayi yang sangat manis begitu malangnya nasibmu nak" kata Radit pada bayi itu


" apa yang harus kita lakukan kepada anak ini" kata Nanda pada Radit


" gimana kalau kita adopsi saja bayi ini, biar aku yang akan mengurus semuanya" kata Radit


" apa kamu tidak apa-apa mengadopsi anak?" kata Nanda


" tidak.. lihatlah bayi yang sangat cantik,,," kata Radit


" apa kamu menyukainya?" kata Nanda


" mmmm.... Dia sangat imut, apa kamu tidak menyukainya?" kata Radit

__ADS_1


" aku sangat menyukainya, oke baiklah... kalau begitu kita adopsi anak ini" kata Nanda


" sepertinya bayi ini masih baru lahir, terlihat dari pusar nya dia masih sekitar umur 1 minggu" kata Surti


" tega banget sih ibunya meninggalkan anak yang tidak berdosa ini" kata Nanda


akhirnya Nanda dan Radit mengadopsi bayi perempuan tersebut mereka membawa anak itu ke rumah mereka.


sesampainya di rumah Radit begitu teleponnya menggendong bayi itu.


" kita beri siapa nama anak ini?" kata Nanda pada Radit


"mmmmm... aku tidak tahu coba kamu pikirkan saja" kata Radit


" gimana dengan nama Chika?" kata Nanda


" kenapa Chika?" kata Radit


" aku tidak tahu, itu yang ada di pikiranku saja nama yang imut cocok untuk anak ini" kata Nanda


" gimana dengan Chika Putri Pratama" kata Radit


" Putri itu diambil dari nama kamu sayang, dan Pratama itu diambil dari nama aku juga" kata Radit


" kalau orang-orang mengartikan nya seakan-akan artinya Chika Putri Pertama" kata Nanda


" kan memang Putri pertama" kata Radit


" iya .... dia tidak akan mempunyai adik" kata Nanda


Ada rasa sedih didalam hati Nanda melihat Radit yang begitu bahagia menggendong Chika. dia berpikir seandainya nya saja itu anak kandung mereka pasti Radit lebih bahagia lagi.


Radit yang menyadari apa yang dipikirkan Nanda dia langsung merangkul Nanda dengan satu tangannya.


" kamu mikirin apa hmmm?" kata Radit

__ADS_1


" maafkan aku yang tidak bisa memberikan mu keturunan" kata Nanda menangis


" sayang,, jangan seperti itu. aku tidak pernah mempermasalah kan nya.begini saja bagiku sudah cukup, asalkan aku tetap bersamamu, aku bahagia ." kata Radit


" terimakasih " kata Nanda


setelah mengurus data-data nya Chika, Radit dan Nanda pergi berbelanja untuk keperluan Chika.


Nanda tidak sengaja bertemu dengan Sarah di sana.


" anak siapa beb...?" kata Sarah sambil mencubit pipi mungilnya Chika


" anak kami lah" kata Nanda


" anak lho??? kapan buncit nya lho???" kata Sarah pada Nanda


" enak aja lho, bilang gue buncit" kata Nanda


" yah.... gue bingung aja kali Nan... baru 4 bulan yang lalu gue ketemu sama lu, perut lu masih datar macam btriplek" kata Sarah


" hahaha.... lho ngk- ngk deh Rah" kata Nanda


" enggak,,,, gue serius lho Nan ini anak siapa?" kata Sarah


" iya....anak gue lah....." kata Nanda


" dari mana keluarnya?" kata Sarah bingung


" hahaha....." Nanda tertawa mendengar pertanyaan Sarah.


akhirnya Nanda menceritakan semuanya pada Sarah.


" berarti Lo sekarang jadi mama muda dong" kata Sarah


" iya biar Radit kasih gue duit sejuta" kata Nanda.

__ADS_1


" hahahahahsh" kata Nanda bersama dengan Sarah


setelah mereka selesai berbelanja keperluan Chika, Radit dan Nanda langsung pulang ke rumah mereka.


__ADS_2