
Adrian mencoba menelepon Dimas, tetapi Dimas sedang pergi keluar negeri dan nomornya tidak aktif karena Adrian hanya memiliki nomor Dimas yang ada di Indonesia.
Adrian mencoba menelepon Bobi dan syukurlah Bobi mengangkatnya.
" halo..." kata Bobi
" Bob..lu pergi dulu temui Arga sekarang juga cepat" kata Adrian kepada Bobi
" kenapa lu suruh gue nemuin dokter itu? ada urusan apa kamu sama dia?" kata Bobi pada Adrian
" Bobi cepatlah... ini mengenai Nanda" kata Adrian pada Bobi
" ck... sebegitu besarnya cintamu kepada Nanda, sampai kamu tidak bisa melupakannya. bahkan Nanda sudah menikah dan mempunyai anak. kamu ternyata masih memendamnya setelah 10 tahun lebih"
" ada apa dengan Nanda apakah kamu sudah menemukan Nanda?" kata Bobi
" Nanda selama ini bersama gue, dan dia sekarang dalam keadaan kritis" kata Adrian
" sialan lu.... lu berani berani nya bawa bini orang kabur" kata Bobi
" cepatlah Boby kita tidak punya waktu nanda sekarang dalam keadaan kritis" kata Adrian
" ada apa dengan Nanda?" kata Bobi
" cepatlah sekarang pergi temuin Arga, kalau saja kamu terlambat nyawa Nanda akan melayang" kata Adrian
Boby yang mendengarkannya nanda dalam keadaan kritis dia akhirnya tancap gas menuju rumah sakit tempat Arga bekerja.
__ADS_1
namun Arga cuti, kata perawat hari ini Arga ingin pergi ke luar negeri bersama keluarganya.
Bobby langsung berlari menuju bandara namun jalan sangat macet, sangat sulit baginya membawa mobilnya untuk melewati mobil-mobil yang mengatri macet.
Bobby melihat di sebelahnya ada motor parkir yang sedang memberikan koran kepada pemilik toko, tanpa pikir panjang Bobi langsung mencuri motor tukang koran tersebut.
dia memberikan kunci mobilnya kepada pemilik motor itu. tentu saja pemilik motor itu sangat senang bahagia, dia berpikir motor bututnya bisa terganti jadi mobil mewah.
" makasih banyak den..."
" gue dapat rejeki nomplok nih" kata tukang koran tersebut
padahal Bobby hanya meminjam motor tersebut bukan untuk digantikan.
setelah Bobby sampai di bandara dia melihat Arga bersama dengan Yolanda.
" kenapa lu Bob ??ada apa lu ke sini??" kata Arga
" Nanda kak...." kata Bob yang masih ngos-ngosan
" ada apa dengan Nanda?, apa kamu tahu kabar tentang Nanda?" kata Arga
Bobi langsung menelepon Adrian, setelah teleponnya tersambung dia langsung memberikannya kepada Arga.
" halo ...di mana Nanda?" kata Arga
" Nanda sedang tidak sadarkan diri, dia lagi kritis" kata Adrian
__ADS_1
Yolan yang mendengar Nanda sedang kritis Dia sangat sedih dan dia langsung menangis.
" apa yang terjadi pada Nanda,?" kata Yolan pada Arga
" apa yang terjadi pada Nanda?" kata Arga
" Nanda membutuhkan darah istrimu, cepatlah datang ke sini bawa istrimu. nanti kalian tahu sendiri apa yang terjadi pada Nanda" kata Adrian sambil memberikan alamat
tidak lama kemudian Arga dan Yolan langsung berangkat ke tempat yang diberikan Adrian.
setelah mereka sampai di dalam mobil, Yolan mencoba menelepon Radit dan Arga langsung tancap gas.
" hallo.... siapa kamu....apa kamu istriku??" kata Radit yang masih setia dengan mabuknya
" Radit... sadarlah... Nanda sudah ditemukan.." kata Yolan
Radit yang mendengar Nanda sudah ditemukan dia langsung sadar 85 derajat
" dimana istriku sekarang?" kata Radit
" Nanda sedang keadaan kritis cepatlah kemari" kata Yolan sambil memberikan alamat kepada Radit
" apa yang terjadi pada istriku??" kata Radit
" aku tidak tahu,,, katanya kita lihat saja langsung keadaannya" kata Yolan
Radit yang mendengarkan Nanda dalam keadaan kritis dia langsung tancap gas
__ADS_1