
Hari ini adalah pertemuan Pertama bagi Bella dan Nadia setelah mereka sadar dari kecelakaan yang menimpa mereka lima tahun yang lalu.
sebelum Nadia bertemu dengan Bella Alvin sudah lebih dulu menjelaskan kepada Nadia keadaan Bella yang sebenarnya.
" Bella....." kata Nadia memanggil Bella
" hai.... Nadia....." kata Bella
" lama kita tidak bertemu, aku sangat merindukan mu" kata Nadia sambil memeluk Bella
" aku juga merindukan mu" kata Bella
" dia siapa Bel??" kata Nadia
" ini adik gue nama nya Riko" kata Bella
" mba... saya Riko" kata Riko sambil tersenyum menyalam tangan Nadia
" oh... saya Nadia" kata Nadia
" kamu sendiri yah??" kata Bella
" tidak.... ada Kevin, kebetulan kita lagi fitting baju di mall ini" kata Nadia
__ADS_1
" cie-cie yang mau nikah, gue ikut dong fitting baju nya" kata Bella
" hahahaha buat apa bel" kata Nadia tertawa
" lho belum ada kan pendamping wanita nya?" kata Bella
" lho serius Bel???" kata Nadia
" apa kamu tidak mau yah jika aku pendamping wanita mu?" kata Bella
" tentu saja aku mau.... " kata Nadia
" tapi tidak gratis, gue ada dua permintaan" kata Bella
" apa itu bel?? kata kan saja" kata Nadia
" tapi bel... apa itu tidak masalah??" kata Nadia
" apa masalahnya?? apa memang kamu sungguh-sungguh tidak menyukai ku menjadi pendamping wanita mu yah??" kata Bella
" tentu saja aku ingin, tapi Bel jika kita melakukan itu orang-orang akan mengatakan bahwa mempelai wanita nya ada dua. itu tidak bisa terjadi" kata Nadia
" yang mau nikah kan kamu Nadia, aku tidak meminta suami mu menikahi ku, aku hanya ingin jadi pendamping wanita mu saja."
__ADS_1
" umurku sudah tidak lama lagi, sebelum aku pergi... aku ingin merasakan seperti apa rasanya menikah" kata Bella
" bel... permintaan mu sudah diluar batas, aku tidak bisa memenuhi nya" kata Nadia
" nad.... aku tidak meminta Suami mu, aku hanya meminta menjadi pendamping wanita mu saja dan mengenakan baju dan dandanan yang sama seperti mu, lalu apa aku salah?? apa aku berlebihan??"
"Nad, tolong kabulkan permintaan terakhir ku" kata Bella
Nadia melihat ke arah Riko, Riko menganggukkan kepalanya dan memberikan tatapan memohon.
" baiklah.... lalu apa syarat yang kedua" kata Nadia
"calon suami mu punya saudara kembar kan?? kayak seru juga jika dia menjadi pendamping pria nya, lalu pria itu mengenakan pakaian yang sama juga dengan suami mu. dan disana seperti nya akan terlihat 2 pasang pengantin kembar aku ingin seperti itu yang terjadi" kata Bella
" cukup Bella,,, apa kamu pikir pernikahan ku adalah mainan?? kamu betul-betul tidak punya perasaan" kata Nadia marah
" kenapa kamu harus marah seperti itu padaku Nad... aku janji... setelah ini aku tidak akan mengganggumu dan aku tidak meminta apapun lagi dari mu"
" sungguh, aku hanya ingin merasakan bagaimana rasanya menjadi seorang pengantin, walaupun tidak sungguhan"
" setidaknya aku pernah memakai pakaian pengantin dan juga berdandan dandanan pengantin. berpasangan dengan lelaki yang mengenakan pakaian pengantin juga walau itu tidak sungguh-sungguh setidaknya aku bisa merasakan kebahagiaan itu di masa-masa terakhir ku. hanya itu Nadia.." kata Bella menangis
Nadia langsung menangis memeluk tubuh Bella.
__ADS_1
" Bella aku mohon, kamu jangan mengatakan itu lagi. baiklah aku akan memenuhi permintaan mu, tapi berjanji padaku kamu harus tetap kuat" kata Nadia
" aku akan berusaha" kata Bella