
Marchel masuk keruangan nanda dia melihat hyun bersama nanda. seperti nya kedua wanita itu sedang bercerita hal yang lucu, karna pada saat Marchel masuk keduanya tertawa.
" kak... marc... sedang apa kakak disini?" kata yolan
" aku memang lagi mengurus beberapa pekerjaan disini, dan istri carsons memanggil ku untuk menemui nya dan kamu sedang apa disini" kata marchel
" aku membantu sahabatku Arga untuk mengoperasi wanita cantik ini besok. hei cantik kenapa kamu memanggil singa lapar ini kemari? kamu bisa saja nanti dimakan sama dia" kata yolan
" tutup mulut mu, besok habis operasi kita ke Jogja berjiarah karna lusa aku pulang. dan aku tidak tertarik dengan nya" kata marchel
" ya.... baiklah... kalau begitu aku pergi dulu, kak marc.. bicara yang baik... sicantik masih dalam keadaan sakit" kata yolan
" kak... kamu juga ikut disini" kata nanda
" hei cantik.. aku bukan kakak mu.. ada apa kamu memanggil kita berdua disini" kata yolan
" apa hubungan mu dengan poto yang aku pegang kemarin? dan sebelum nya aku minta maaf karna sudah menyentuh barang mu" kata nanda
" bukan urusan mu" kata marchel
" poto apa kak" kata yolan
" dan kamu bilang tadi besok kalian mau ke Jogja jiarah. apa kalian ingin ke makam ibu dan adik kalian" kata nanda sambil menangis
" aku bilang ini bukan urusan mu, tutup mulut mu dan jaga batasan mu, aku bisa saja melupakan bahwa kamu adalah istri dari sahabat ku" kata Marchel
" apa kamu mengenal ibuku dan adik ku" kata yolan
" iyah aku mengenal mereka. mereka bukan di Jogja tapi mereka ada dikota ini" kata nanda
__ADS_1
" omong kosong apa yang kau bicarakan. kamu ingin menipu kami?dasar penipu" kata Marchel
" cukup.... berhenti menghina ku, kamu selalu saja menghina ku, aku bukan penipu" kata nanda
Radit yang mendengar suara nanda kuat, dia langsung masuk kedalam ruangan. dia melihat nanda menangis diatas tempat tidur, dia menghampiri nanda dan memeluk nanda.
" ada apa ini? apa yang terjadi pada kalian" kata radit
" katakan apa yang kau inginkan" kata Marchel pada nanda dengan emosi
" kak... yolan.... apa aku seperti seorang penipu" kata nanda pada yolanda
" apa kamu mengenalku " kata yolanda menangis dan menghampiri nanda
Marchel sangat terkejut mendengar nanda menyebut nama yolan.
" tidak mungkin.... ini ....tidak mungkin.." kata Marchel sambil menggeleng kan kapala nya. sementara yolan langsung berlari memeluk nanda
" mana janji mu kak marchel... bukan kah dulu kau bilang tidak melupakan ku?? bukan kah dulu kau bilang pasti mengenali ku?? bukan kah kamu bilang aku adik mu yang paling baik"
" tapi lihatlah... kamu bilang tadi aku penipu, kamu bilang aku penggoda, kau menghina ku dan juga mamah... kau jahat kak marchel... apa salahku padamu" kata nanda
Marchel langsung menangis memeluk nanda
" gadis kecil ku.... maaf kan aku sayang....." kata Marchel menangis.
Radit hanya diam dan bingung menyaksikan nya.dia memberikan waktu utuk mereka bertiga. dia memilih duduk di sofa yang disediakan khusus ruangan ini.
" kakak jahat tau ngk..... kakak pembohong...." kata nanda
__ADS_1
" maaf kan kakak sayang....kakak sangat bodoh.... kenapa aku tidak bisa mengenali mu? kenapa kau tidak memberitahu ku sebelum nya" kata marchel
" aku sudah memberitahu mu... tapi kau memarahi ku memanggil mu kakak" kata nanda
" maafkan aku gadis kecil ku" kata Marchel
" pantsan pertama kali aku bertemu dengan mu aku sudah merasakan sesuatu" kata yolan
" sayang gimana keadaan mamah" kata Marchel
" mamah sudah meninggal kak lima tahun yang lalu" kata nanda
" lalu kakek dan nenek" kata yolan
" kakek dan nenek juga sudah meninggal" kata nanda
" pasti sangat berat kamu menghadapi nya sendiri" kata Marchel
" dan itu membuat ku menjadi dewasa" kata nanda
" aku merindukan mu" kata yolan dan marchel
" aku juga begitu merindu kan kalian, kak.. hari ini aku mau mengajak kalian ke makam mamah, kakek dan nenek" kata nanda
" tunggu kamu siap operasi aja sayang" kata Marchel
" tidak kak.. aku ingin membawa kalian sebelum aku operasi" kata nanda
" Iya udah baik lah" kata yolan dan marchel
__ADS_1