Ternyata Dia Jodoh Ku

Ternyata Dia Jodoh Ku
HEPISODE 84


__ADS_3

kini nanda sudah merasa lebih baik, namun dia melihat ada sepasang kekasih yang sedang berantam. nanda mendengar itu adalah suara melati dan jordi.


" nan... itu bukan nya melati dan mantan tunangan kamu yah?" kata Arga


" iya.. kakak diam aja dulu, kenapa mereka berantam" kata nanda


Sementara jordi dan melati tidak menyadari disana ada Arga dan nanda , nanda dan Arg a juga bisa mendengar dengan jelas perdebatan itu.


" maaf kan aku mel aku tidak bisa" kata jordi


" apa maksud mu.. ini anak kamu, darah daging kamu sendiri" kata melati


" aku belum siap menikah" kata jordi


" tapi jor... bagaimana dengan anak ini?" kata melati


" aku tidak perduli, kamu gugur kan saja dia" kata jordi


nanda dan Arga sangat terkejut mendengar nya.


" apa kamu gila?? bagaimana mungkin kamu berkata seperti itu" kata melati


" bukan nya slama ini kamu selalu meminum pill kb, lalu bagaimana mungkin kamu bisa hamil. jangan-jangan kamu sengaja biar aku menikahi mu" kata jordi


" iya... aku sengaja... karna aku tidak mau terus seperti ini" kata melati


" bukan kah dari awal kita sudah sepakat bahwa diantara kita hanya sekedar sex aja!??? kamu yang ingin mencoba menjebak ku, jadi tanggung sendiri akibatnya" kata jordi

__ADS_1


" oke.. klau kamu tidak mau tanggung jawab aku akan menyebarkan ini kepublik, dan kamu tau akibat nya kan?" kata melati


" kamu mencoba mengancam ku? akan kubunuh kau jika mencoba melakukan itu" kata jordi


" aku tidak perduli jika kamu membunuh ku, apa kamu tega melihat anak mu lahir tanpa seorang ayah" kata melati


" jangan lahirkan anak itu... aku mohon" kata jordi


" aku tidak bisa membunuh anak ini, karna aku bukan seorang pembunuh, dan aku tidak mau jadi pembunuh" kata melati


" kamu tau kan?? aku tidak akan pernah menikahi wanita kalau bukan nanda" kata jordi


" nanda lagi....nanda lagi... nanda bahkan tidak mencintai kamu lagi, kamu sadar itu?" kata melati


nanda yang mendengar namanya di sebut emosi nya naik, dia mengepalkan tangan nya dan bangkit berdiri.. namun arga mencegah nya, dia menarik tangan nanda dan menggeleng kan kepalanya.


" kamu tidak mencintai nya... kamu hanya ter obsesi pada nya. kalau kamu memang mencitai nya kamu tidak akan tega menyakitinya" kata melati


" aku pada saat itu hanya terbawa emosi, aku merasa bersalah tidak bisa menjaga nya. aku tidak bisa menerima kenyataan nanda buta." kata Jordi


" kalau kamu memang mencitai nya, kamu pasti menerima segala kekurangan nya. kamu tau... nanda tidak akan bisa memberimu keturunan" kata melati


" apa maksud mu?? jaga ucapan mu" kata jordi


" akibat kecelakaan itu nanda juga bukan cuman kehilangan matanya, dia juga mengalami kerusakan dibagian rahim nya. rahim nanda tergores. dokter pada saat itu ingin mengangkat rahim nya, tapi nyonya besar tidak mengijinkan nya."


"dokter bilang nanda tidak bisa memiliki anak,

__ADS_1


jikalau pun itu bisa kemungkinan hanya 5 persen saja yang berhasil dan itu tidak lah mungkin terjadi."


" kamu tau lima persen itu bukanlah hal yang mudah tapi mustahil itu jika terjadi"


"kalaupun itu terjadi nanda hanya bisa mengorbankan nyawanya untuk menyelamatkan anak nya" kata melati


nanda dan Arga juga jordi sangat lah terkejut mengatahui kebenaran tentang dirinya, terlebih nanda badan nya gemetar mendengar kenyataan itu. kini airmata nya jatuh lagi.


bertubi- bertubi masalah menimpa nya, cobaan tidak pernah berhenti dari hidup nya.


" kamu tau darimana berita ini? kamu ingin mencoba menipuku dan tolong jangan bercanda seperti ini, ini sangat lah tidak lucu?" kata jordi


" aku tidak menipu mu dan aku tidak bercanda, kalau kamu tidak percaya kamu bisa tanya pada dokter nya langsung" kata melati


" apa nanda mengetahui ini?" kata jordi


" tidak.. hanya aku dan nyonya besar yang mengetahui ini. hari itu aku tidak sengaja mendengar percakapan dokter dan nyonya."


" nyonya membuat ku berjanji pada nya untuk tidak memberitahukan ini pada siapapun termasuk pada nanda. aku terpaksa memberitahukan ini padamu agar kamu mengerti keadaan nya"


" dan jikapun kamu ingin menikahi nya agar kamu tidak menyesal di kemudian hari dan kembali menyakitinya" kata melati


" cobaan apa lagi ini kak?" kata nanda pada arga


" kamu yang sabar yah... aku tau kok kamu wanita yang kuat. kamu ingat dulu apa yang kamu katakan pada ku sewaktu kita masih sekolah?? kamu pernah bilang padaku kamu tidak selemah itu dan tidak perlu dilindungi" kata Arga.


arga mencoba menguatkan nanda sebenarnya dia juga terpukul mengetahui kabar buruk itu, tapi dia berusaha tegar untuk nanda.

__ADS_1


__ADS_2