Ternyata Dia Jodoh Ku

Ternyata Dia Jodoh Ku
EPISODE 147


__ADS_3

pada saat Nadia menangis, seorang perawat menemuinya.


" Mbak.... tolong dibayar biaya administrasinya dulu" kata perawatnya itu


" bisakah kamu memberikan ku waktu?? aku akan membayarnya dua hari lagi" kata Nadia


" baik mbak...." kata suster itu pergi meninggalkan Nadia


Nadia bangkit berdiri dan pergi meninggalkan rumah sakit, Kevin masih setia mengikuti Nadia, ternyata dia pergi ke sebuah rumah yang agak lumayan mewah.


namun Kevin tidak diizinkan masuk oleh penjaga.


setelah itu Kevin pergi ke rumah sakit, dia membayar semua biaya administrasi adiknya Nadia.setelah dia selesai dengan urusan rumah sakit lalu dia pulang ke rumah.


kini Kevin sudah sampai di rumah,


" hai Mah.... hai kak chika .." kata Kevin kepada kedua wanita yang dia cintai itu


" hai sayang,,, hai Kev..." kata kedua wanita itu


" kamu sudah pulang nak?" kata Nanda


" udah mah..." kata Kevin


" capek yah??" kata Chika


" lumayanlah kak...." kata Kevin membuka kancing baju dan dasinya.


pada saat itu juga Alvin dan Radit baru saja pulang dari kantor, mereka langsung menemui ketiganya.


" hai semua kalian pasti menungguku,,, kalian kangen kan sama aku" kata Alvin


" pede lhu....." kata Kevin


" udah pulang lho Kev???" kata Alvin


" lhu udah liat gue disini kan??" kata Kevin kepada Alvin


" lhu lagi datang bulan yah?? bawaan nya selalu saja sensitif" kata Alvin

__ADS_1


" Pikir lhu gue perempuan??" kata Kevin


" mulutnya maksudnya,,," kata Alvin


" mana mobil mu Kev...?? Papah lihat mobilnya tidak ada di garasi" kata Radit


" Kevin tinggalin Pah, bannya kempes" kata Kevin


" terus pulangnya lho naik apa?" kata Alvin


" naik bus lah" kata Kevin


" hahahaha lho naik bus??" kata Alvin


" lho ketawa??? apa yang lucu dengan naik bus??" kata Kevin


" nggak nyangka aja gue,,, seorang Kevin Pratama Wijaya yang terkenal super sombong dan super angkuh bisa naik bus" kata Alvin


" seseorang menyadarkan ku, tidak selamanya kekayaan kita itu bisa kita andalkan"


" dan memang benar,,,, gue ngerasa gue ngk berguna,," kata Kevin


" gua nggak sendiri kali" kata Kevin


" hah...????" kata Alvin dan Chika


" sama siapa lagi Kev???" kata Chika


" ada deh,,,,,," kata Kevin


" laki apa perempuan??" kara Chika dan Alvin


" kepo lhu berdua,," kata Kevin


" hahaha.. adik gue udah jatuh cinta yah??" kata Chika


" siapa sih wanita yang bisa menaklukkan hati si kulkas freezer ini" kata Alvin


" dari pada lho... si api neraka" kata Kevin pada Alvin

__ADS_1


" hahahaha......" tertawa semuanya


" aku lebih milih kulkas freezer aja daripada api neraka" kata Chika


" bagus itu kk,,, kamu memang kakak yang terbaik buat ku, tidak seperti yang disana" kata Kevin sambil mengacungkan jempolnya kepada Chika


" kak Chika gk asyik,,,, acara pilih-pilihan" kata Alvin


" siapa Kev yang menemani mu?" kata Nanda


" idih.... Mamah kepo juga" kata Kevin


" bukan kepo.... Mama penasaran aja?" kata Nanda


" penasaran kan Mah??" kata Radit


"........" kata Nanda menganggukkan kepalanya


" sama,,,, Papah juga" kata Radit


" lalu apa bedanya penasaran dengan kepo" kata Kevin


" cerita dong Kev,, gitu aja ribet" kata Alvin


" Pah.... bilangin dong sama orang sana biar diurus mobil Kevin yang rusak" kata Kevin


" iya.... nanti Papah bilang" kata Radit


" apa wanita itu tinggal disana?" kata Nanda


" tidak Mah...." kata Kevin


" lalu??" kata Chika dan Alvin


" Kevin ngk tau dia tinggal dimana, ketemu langsung aja ngk pernah " kata Kevin


" hah,,,,, maksudnya??" kata Chika


" ketemu di mimpi doang" kata Kevin

__ADS_1


" huh ..... kirain beneran lho jatuh cinta" kata Alvin


__ADS_2