
nanda sudah interview ke perusahaan yang berbeda dan tidak terasa waktunya untuk makan siang.
nanda memilih restoran yang sering dia datangi dulu saat bersama jordi, sekilas senyum nya muncul, dia melihat bayangan nya disini bersama jordi.
" hem... apa yang kau lakukan nanda... bukan kah kamu sudah melupakan nya selama ini?? lalu kenapa kamu mengingat nya kembali?"
" sadar lah nanda.... dia bukan laki-laki yang baik" nanda berbicara sendiri disana.
nanda memesan makanan nya, sambil menunggu pesanan nya. nanda berniat pergi ke toilet. setelah dia kembali dari toilet tidak berapa lama pesanan nya datang.
namun yang datang berbeda dengan yang di pesan, nanda memesan steak namun yang datang kare kambing. sementara nanda alergi dengan daging kambing. kemudian nanda memanggil pelayan.
" permisi mbak"
" ada yang bisa kami bantu nona"
" akh ini... sepertinya pesanan saya salah deh mba"
" coba saya lihat dulu yah mba.."
" sepertinya bukan deh mba... nomor meja ini memang benar memesan ini"
" bagaimana mungkin?? saya pesan itu, saya alergi daging kambing"
" tapi benar nona... nona memesan ini, lihatlah nomor mejanya juga sama"
" maaf kalau begitu, tapi bisakah kau menggantikannya?"
" jika nona ingin mengganti nya nona harus membayarnya terlebih dahulu."
" aku akan membayar nya, tapi cepatlah bawa itu pergi dari hadapan ku"
" maaf ada apa ini ribut-ribut" seseorang dari belakang nanda bertanya pada pelayan.
" maaf tuan hanya salah paham dengan nyonya ini"
nanda membalikkan badan nya sambil berkata.
" jangan ikut camp..." seketika nanda diam... dia berjumpa dengan seseorang yang sangat dekat dengan nya dulu dan sudah 5 tahun lebih tidak berjumpa.
" nanda...."
__ADS_1
" ka Arga....." seketika mereka berpelukan
" akh..... ternyata sifat judesmu belum juga berubah"
" oh ya mba pesanan saya mana" kata Arga pada pelayan.
" apakah tuan Arga pesan yang ini?" kata pelayan memberikan kare kambing dan tidak lama kemudian pesanan nanda datang.
" tunggu dulu... sepertinya tadi meja ini kosong deh pada saat aku datang"
" yah... aku juga merasa begitu tapi tidak apa-apa lah... ini yang membuat ku bertemu dengan mu setelah sekian lama. dan kamu semakin tambah cantik dan sudah dewasa"
" kakak selalu begitu kepadaku..." mereka memakan makanan masing-masing.
" ohya tumben kamu kesini,,"
" kakak berkata tumben pada ku seakan-akan kakak sering kesini"
" hahahahaha.... aku memang sering kesini karena ini restoran ku"
" apa.....aku jadi malu pada kakak"
" hahahahaha tidak usah malu"
" bagaimana dengan penyakit alergi mu?"
" akh.... ternyata kamu masih mengingat nya. aku sudah sembuh, lalu ada apa dengan kakak.. kenapa kakak disini bukan nya kakak sekolah mengambil jurusan kedokteran iya?"
" iya... aku sekarang lagi dinas malam, jadi saat dapat dinas malam aku akan kesini, lalu kamu tau darimana aku jadi dokter, padahal aku bukan mengatakannya pada siapa pun."
" hahahaha kakak ternyata lupa pada saat malam itu kakak sangat banyak mengoceh"
" hah... dari mana kamu tau?"
" bahkan kakak bilang mau jadi kakek ku, begitu cintanya kakak pada nenek ku"
" hahahahahaha.....kamu tau darimana nanda"
" pada malam itu aku sudah sadar, namun aku berpura-pura tidak sadar."
"apa??? lihat lah dirimu betapa kejamnya padaku, bahkan disaat aku pergi kamu tidak memberi ku kata perpisahan"
__ADS_1
" HahAha... kalau aku memberi tahu mu pasti kakak tidak banyak bicara pada saat itu"
" iya.... tapi lihatlah betapa malunya aku padamu"
" hahahahaha kakak tidak perlu malu pada ku"
" dari dulu memang kamu selalu tega padaku"
" maafkan aku kak, saat itu keadaan ku sangat kacau"
"tapi setidaknya nanda aku bisa tenang meninggalkan mu pada saat itu"
" kakak tidak akan tenang,, malah kakak tidak jadi pergi seandainya nya kakak tau apa yang terjadi pada ku saat itu"
" memang nya apa yang terjadi setelah kamu sadar"
" aku mengalami ke butaan pada saat kecelakaan itu.
" apa??? maafkan aku seandainya aku tau aku tidak akan meninggalkan mu"
" dan karena itu aku tidak memberitahu kakak"
" begitu berat nya kau hadapi sendiri nanda"
" dan karena itu aku jadi lebih dewasa,, baik lah kak.. nanda masih ada urusan lain kali kita bertemu "
" aku antar kamu yah"
", tidak usah kak.. nanda bawa mobil sendiri"
disaat nanda mengambil uang dari dompet nya Arga menahan tangan nanda.
" ada apa kak??"
" tidak usah di bayar, kamu bebas makan apapun disini gratis buat kamu"
" maaf kak tidak boleh seperti itu"
" kenapa tidak, aku kan bos disini, dan aku tidak akan bangkrut jika memberi mu makan."
" kalau begitu aku akan berhenti datang kesini"
__ADS_1
dengan terpaksa akhirnya Arga menerima uang nya nanda.