Ternyata Dia Jodoh Ku

Ternyata Dia Jodoh Ku
EPISODE 34


__ADS_3

" oh ya... apa nenek belum pulang?"


" oh nenek akan pulang. nenek titip nanda yah nak"


" nenek tenang aja... Arga akan jaga nanda dengan sebaik baiknya."


"oh ya nak, besok nak Arga tidak perlu lagi kesini"


" kenapa nek? apa sesuatu terjadi pada nanda?"


" tidak nak.. nanda baik-baik saja kok. cuman ibu nya nanda sudah disini. mungkin besok nenek gantian jaga nanda. lagi pula nenek takut nanti nak jordi mengetahui nya bisa salah paham jadinya."


" baiklah nek ..mulai besok Arga ngk kesini lagi"


" kalau begitu nenek pamit pulang dulu"


" baiklah nek. nenek hati-hati "


" iya"


aku mendengar suara pintu sepertinya nenek sudah pergi.


dan aku mendengar suara langkah kaki juga. lama kelamaan suara tersebut semakin mendekat.


kak Arga mencium kening ku. lalu dia duduk dibangku dekat tempat tidur ku. dia meraih tangan ku lalu mencium nya.


" hai nanda sayang"


" apakah senyeyak itu kamu tidur sehingga kamu ngk mau bangun-bangun"


dia sambil menyisihkan rambut yang menutupi mataku.


" bangunlah sayang aku merindukan mu"


" sudah cukup lama kamu tidur satu minggu ini"


" sebegitu buruk nya kah diriku hingga kamu rela mengorbankan nyawa mu demi menghindar dariku"


" awalnya aku terkejut pada saat aku mendengar suara pianomu "

__ADS_1


" aku melihat kearah suara piano itu namun disana tertutup layar"


" kamu tau waktu aku bernyanyi sepanjang lagu, aku hanya penasaran siapa yang bermain piano di balik layar itu"


" tapi setelah layar terbuka kamu tau sayang betapa terkejutnya diriku"


" aku melihat dirimu disana sangatlah cantik"


" benar-benar seorang bidadari"


" tapi rupanya kau melakukan itu hanya untuk membuat diriku benar-benar kehilangan mu"


" kamu tau ngk? seberapa takutnya aku melihatmu disana tergeletak berlumuran darah. aku pikir kamu benar-benar akan pergi untuk selamanya."


" seperti orang gila rasanya. baru kali itu aku merasakan takut. yaitu takut kehilangan mu.


" mungkin kamu merasa sekarang aku berbeda"


" karna selama seminggu ini aku tidak ada berbicara"


" kamu tau ngk nan kenapa aku berbeda malam ini"


" mungkin setelah besok aku tidak kan pernah melihat mu lagi. dan malam ini aku mau pamit padamu"


" aku besok pagi akan berangkat ke london nan"


" aku akan belajar sungguh - sungguh disana"


" kamu tau ngk nan?? aku akan mengambil kedokteran."


" cita-citaku dari dulu adalah aku ingin menjadi seorang pilot"


" tapi setelah aku tau kamu memiliki penyakit. seketika saja aku ingin menjadi seorang dokter yang hebat"


" dan aku janji, setelah aku menjadi dokter aku akan berusaha untuk mencari obat dari alergi mu"


" kamu akan bisa pergi keluar negri mencari kedua kakak mu dan juga papah mu"


" aku tau itu dari dulu yang kamu inginkan"

__ADS_1


" tunggulah sebentar lagi sayang"


" nanti setelah kamu bangun aku sudah pergi"


" apa kamu akan melupakan ku?


" tapi aku tidak akan melupakan mu"


" apa selama ini tunangan mu mempelrlakukan mu dengan baik?"


" jika dia menyakitimu lagi aku akan menghajar dia buat kamu"


" oh ya sayang terima kasih karna aku yang pertama mencium mu"


" aku tau itu yang pertama buat kamu dan aku sangat bersyukur dan berharap supaya nantinya aku juga yang terakhir.


malam ini kak Arga sudah terlalu banyak bicara. ingin sekali rasanya aku menjawab semua pertanyaan nya dan memarahi nya.


tapi aku takut dia akan tau keadaan ku yang sekarang.


bukan nya aku kepedean , melihat sifat nya, aku rasa kak Arga pasti mau mendonorkan matanya buat aku, seandainya dia tau aku buta. biktinya saja dia rela mengorbankan cita-cita nya demi aku.


Dan aku tidak mau itu terjadi.


kenapa kak Arga sebegitu gigih ny sih?


padahal aku banyak menyakitinya.


" oh ya nan... kamu tau ngk nenek bilang apa ke aku"


" hahahahahaha.... lucu rasa nya kalau aku ingat perkataan nenek"


" masa nenek kamu minta aku menikahinya"


" hahahahahaha.... dan aku akan jadi kakek kamu"


" hehehe... harus nya tadi aku terima tawaran nenek kamu nan...."


" nanti tiap hari aku bisa bersamamu... bersama cucu kakek yang sangat cantik..."

__ADS_1


ingin rasanya aku meninju kepala nya kak Arga. enak aja dia mau jadi kakek aku.


__ADS_2