Ternyata Dia Jodoh Ku

Ternyata Dia Jodoh Ku
EPISODE 87


__ADS_3

Sudah dua hari berlalu nanda masih belum sadarkan diri juga. kini hyun sudah sampai di indonesia dan sekarang mereka sedang bebincang diruangan nya Arga.


" jadi bagaimana perasaan mu saat kamu tau wanita yang kamu cintai sudah menikah" kata hyun pada Arga.


" tentu saja aku sakit hati, tapi aku bersyukur dia mendapat suami yang baik" kata Arga


" jadi apa rencana mu selanjutnya?" kata hyun


" aku hanya pokus untuk kesembuhan nya dulu, tentang perasaan ku, aku sedang berusaha untuk melupakan nya" kata Arga


" semoga berhasil, kamu tau?? aku juga mencitai sesorang sejak aku berumur 7 tahun dan sampai sekarang aku masih mencintai nya" kata hyun


" apa laki-laki itu tau kau mencintai nya?" kata Arga


" dia tau... tapi dia selalu mengabaikan ku, dia bilang aku hanya seorang adik bagi nya. hm.. sangat membosan kan. dia sahabat kakak ku juga" kata hyun


" ternyata kita sama-sama merasakan cinta yang bertepuk sebelah tangan" kata Arga


" hahahaha..... memalukan sekali" kata hyun


"iya... sangat memalukan" kata Arga


" ya... baik lah. bawa aku bertemu dengan wanita itu, aku jadi penasaran secantik apakah dia" kata hyun


Arga membawa hyun keruangan nya nanda, sementara Radit disana menemani nanda.


Radit terkejut melihat hyun ada disini. hyun mencitai Radit sejak dia kecil hingga sekarang, tapi Radit hanya menganggap hyun sebagai adik.


hyun juga adalah saudara kembar nya nanda, namun pada saat hyun berumur tiga belas tahun, dia dan zoan mengalami kecelekaan. wajah hyun hancur hingga harus dioperasi plastik, itu yang membuat wajah mereka berbeda.


" kak carsons...?" kata hyun


" hyun??? kenapa kamu ada disini, bukan nya kamu di Amerika?" kata Radit


" dia teman sahabat ku, jadi aku ingin membantu nya. lalu kak carsons sedang apa disini" kata hyun

__ADS_1


" dia adalah istri ku" kata Radit


" apa..? kakak bohong" kata hyun


" aku sudah menikah tujuh bulan yang lalu" kata radit


" tidak mungkin... bibi bahkan tidak memberitahu ku" kata hyun


" mamy belum mengetahui pernikahan ku" kata Radit


" apa?? bagaimana mungkin" kata hyun


" aku brencana akan memberitahu kan perihal pernikahan ku kepada keluarga ku di hari natal nanti" kata Radit


" semoga kakak bahagia, aku mau masuk dulu kedalam untuk menjenguk nya" kata hyun


" silahkan " kata Radit


hyun masuk keruangan nanda, dia melihat nanda berbaring disana, hyun merasa sesuatu ada yang aneh pada dirinya.


" ada apa ini? kenapa badan ku gemetar,"


" kamu adalah istri dari laki-laki yang aku cintai. seharusnya aku membenci mu, tapi kenapa rasa itu tidak ada?"


" begitu melihat mu kenapa aku langsung mengiklas kan carsons untuk mu?"


" siapa kamu sebenarnya..." seketika tangis hyun pecah dia merasakan sesak didada nya.


dia semakin merasa takut kehilangan nanda dan nanda juga bisa mendengar suara hyun.


" rasa apa ini,,,? tolong sadar lah... tolong jangan pergi" tanpa sadar hyun mengucap kan kata-kata itu. dia juga tidak menyadari nanda menggenggam tangan nya.


" kenapa aku merasa kamu bagian dari diri ku"


" Hubungan apa yang kita miliki? aku tidak pernah merasakan ini seblum nya"

__ADS_1


" kenapa aku merasa ada iktan dengan mu"


" aku mohon bangun...."


" aku mohon kembali lah.."


dan mesin yang berada disamping nanda berbunyi panjang. tiiiiiiiiiiiii jantung nanda berhenti berdetak.


Radit ketakutan melihat Arga berlari dengan beberapa perawat keruangan nanda. hyun sangat panik dia tidak bisa mengontrol dirinya. arga menyadari tingkah hyun


arga masih sibuk memompa jantung nanda.


" naikkan tekanan nya sus" perintah Arga


" naikkan lagi"


" naikkan lagi"


" bangun..... aku mohon.... kembali lah... kumohon....." namun tanpa ada yang sadar nanda masih menggenggam tangan hyun.


tiiit...tit....tit.. suara mesin yang terhubung ke tubuh nanda kembali normal.


" syukur lah... jantung nanda kembali berdetak" kata Arga


" dokter hyun tenang kan dirimu, nanda sudah selamat" kata Arga


pada saat hyun ingin pergi dia menyadari tangan nya di pegang nanda.


" dokter arga... lihat dia memegang tangan ku" kata hyun tersenyum senang.


Arga menyadari nya dia langsung kembali memeriksa nanda


" nanda sudah lewat dari masa kritis" kata Arga


" syukurlah..." kata hyun

__ADS_1


__ADS_2