
Kevin terus saja menarik tangan Nadia mereka berdua melewati meja Alvin, Alvin melihat Nadia ditarik oleh seseorang laki-laki.
Alvin berdiri dan menghalangi mereka berdua.
" berhenti berbuat kasar kepada seorang wanita" kata Alvin
" ternyata lhu lagi... apakah sebegitu inginnya kamu kepada calon istriku" kata Kevin mantan kekasihnya Nadia
" oh ternyata dia itu calon istrimu, tapi lebih baiknya kamu tidak berbuat kasar kepadanya" kata Alvin
" kamu tidak usah ikut campur urusanku, urus saja urusanmu sendiri" Kata lelaki itu
" kasihan calon istrimu begitu cantik, tapi kamu memperlakukan dia begitu kasar. bisakah kamu dengan lembut sedikit memperlakukannya" kata Alvin
Nadia memandang Alvin dengan rasa tidak suka.
" aku sudah memperingatkanmu untuk tidak ikut campur urusanku. apakah kamu sengaja memata-matai kami?" Kata lelaki itu
" apakah kita pernah bertemu ?" kata Alvin
" hemm.... ternyata kamu sangat pandai untuk ber akting" Kata lelaki itu
" sudah Al.... biarkan saja dia" kata Bagas
dan pada saat itu juga Kevin adiknya Al datang menemui mereka semua.
" ada apa ini ribut-ribut" kata Kevin
__ADS_1
seketika Nadia dan mantan kekasihnya heran melihat Alvin dan Kevin
" Nadia???? sedang apa kamu di sini??" kata Kevin
" oh.... ternyata yang dia maksud adalah kamu" kata Alvin kepada Kevin
" jadi kamu yang bertemu dengan kami pada malam itu" Kata lelaki itu
" lepaskan tangan Nadia, kamu jangan berani-beraninya mengganggunya lagi" kata Kevin menarik tangan Nadia
" siapa kamu,, berani ikut campur dengan urusanku" Kata lelaki itu
" aku adalah temannya, aku akan menghabisi orang yang berani mengganggu temanku" kata Kevin
" ayahnya sudah menjualnya kepada aku, lalu apa yang bisa kamu lakukan?" Kata lelaki itu
" memangnya berapa ayahnya menjualnya pada mu" kata Kevin
" dia meminjam uang sebanyak 30 juta dan Dia harus menikah denganku"
" namun dia membatalkannya, di dalam perjanjian tersebut jika dia berani membatalkannya maka dia harus mengganti 3 kali lipat dari uang yang dia pinjam"
" dia sudah berjanji menggantinya selama sebulan ini, waktunya nya sudah lewat seminggu dia belum membayarnya juga." Kata lelaki itu
" aku akan membayarnya 150 juta malam ini juga, jadi berikan dia kepadaku" kata Kevin
Alvin dan juga ketiga temannya sangat terkejut melihat Kevin yang begitu gigihnya ingin mendapatkan wanita itu.
__ADS_1
Nadia melihat ke arah Kevin dan menggelengkan kepalanya.
" bagaimana dengan 300 juta" Kata lelaki itu
" baik..." kata Kevin lalu menulis selembar cek dan memberikan cek tersebut kepada lelaki itu
" saya tidak menyangka, ternyata nilai kamu sangat mahal di mata lelaki ini" Kata lelaki itu kepada Nadia
" jangan pernah mengganggunya lagi, jika kamu berani mengganggunya maka kamu akan berurusan kepadaku" kata Kevin kepada lelaki itu
" oke baiklah,,,, sekarang nikmat lah dia" Kata lelaki itu pergi meninggalkan mereka
" bisakah kita bicara??" kata Kevin kepada Nadia
"......." Nadia menganggukkan kepalanya
" gays...... gue tinggal dulu" kata Kevin kepada keempat nya
" tadi yang bilang tidak ada wanita-wanita an itu siapa?" kata Bagas
" iya.. ngk profesional lhu, ngk tanggung jawab banget dengan omongan mu" kata Roni
" biarkan saja,,,, mungkin dia sedang jatuh cinta" kata Alvin
" gue tidak menyangka,,, ternyata Kevin bisa jatuh cinta juga" kata Roni
" ya udah pergilah nikmati malam kalian" kata Iwan
__ADS_1
Kevin pergi membawa Nadia keluar dari tempat itu.